Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Crypto Lawas Bergerak Serempak, Naik Tanpa Berisik

Naufal Muhammad     Wednesday, April 14 2021

Crypto-crypto yang sudah berada dari masa awal pasar crypto atau “lawas” nampaknya terlihat naik secara bersamaan.

Bersama dengan apresiasi yang dibawa oleh Bitcoin, mayoritas crypto lawas ini mengalami apresiasi yang cukup signifikan, bahkan luput dari perhatian pasar.

Dalam artikel ini akan dibahas tiga crypto lawas yang luput dari perhatian pasar tapi naik cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.

1. Cardano (ADA)

Crypto pertama yang mengalami apresiasi cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir adalah Cardano (ADA).

Sebelumnya, crypto ini dianggap sebagai salah satu crypto yang akan stagnan atau “mati” dalam beberapa waktu ke depan.

Hal tersebut disebabkan walau terdapat berita positif yaitu pembaruan jaringan bernama Mary Mainnet harganya tidak naik secara signifikan bahkan berkonsolidasi.

Crypto yang sudah ada sejak 2015 ini nampaknya telah berhasil membuktikan asumsi mayoritas pasar salah, dengan apresiasinya yang membawanya keluar dari zona konsolidasi.

Apresiasi ini datang bersama kabar melantainya Coinbase di bursa saham Amerika, dimana ADA menjadi salah satu aset crypto yang tersedia di Coinbase.

Baca juga: Hasil Survei: Warga Amerika Lebih Yakin Pada Cardano Dibanding Bitcoin

Dalam satu pekan, ADA berhasil naik sekitar 33% lebih, yang membawanya ke harga tertinggi barunya saat ini.

Trading Bitcoin Daftar di LMT TRADE
Harga ADA saat ini telah menyentuh harga tertinggi barunya pada sekitar $1,53 atau Rp22.403 dan masih terlihat terus naik secara kuat.

Grafik Harian ADAUSD

Kemungkinan besar apresiasi ini akan mengalami koreksi kecil ke batas atas sebelumnya untuk menguji coba kembali batas tersebut.

Koreksi kemungkinan akan menuju $1,47 sebelum kembali naik lebih tinggi kemungkinan hingga $1.6.

Dalam jangka panjang kemungkinan besar target harga untuk ADA berada pada $2,4 yang berada di dekat daerah 161,8% Fibonacci Extension.

LINK juga menjadi salah satu crypto yang naik secara diam-diam akibat harganya yang juga telah membentuk harga tertinggi barunya di sekitar $37,9 atau Rp555.000.

Dalam satu pekan terakhir, crypto yang sudah ada sejak 2017 ini telah naik sekitar 22% lebih yang membawanya ke harga tertingginya saat ini.

Apresiasi ini terjadi juga secara diam-diam akibat tidak adanya sentimen positif atau kabar besar yang mendorong harganya naik.

Namun, apresiasi nampak terlihat terjadi sejak integrasi LINK kepada beberapa blockchain dimana salah satunya adalah Polkadot.

Baca juga: Semakin Luas, Polkadot Luncurkan Aliansi DeFi dengan Chainlink

Chainlink baru saja melakukan integrasi dengan Polkadot melalui Oraclenya untuk mempermudah kesinambungan data dunia digital ke dunia nyata dan juga sebaliknya.

Oleh karena kabar tersebut, nampaknya LINK mendapatkan sentimen positif yang berhasil mendorong harganya naik hingga saat ini.

Kemungkinan besar saat ini LINK akan mengalami koreksi sebelum melanjutkan apresiasinya, untuk menguji coba kembali batas atas sebelumnya.

Grafik Harian LINKUSD

Untuk saat ini kemungkinan koreksi akan menuju ke $34,5 sebelum berhasil naik menembus $37,9 dan naik lebih tinggi.

Mulai trading Bitcoin di Pintu sekarang 💰

Target jangka panjang dari LINK berada di sekitar $61,3 yang berada di daerah 161,8% Fibonacci Extension.

3. Bitcoin Cash (BCH)

Crypto yang juga naik secara diam-diam adalah Bitcoin Cash yang nampaknya telah mengikuti pergerakan Bitcoin.

Saat ini BCH telah naik membentuk harga tertinggi baru sejak Desember 2018.

Bitcoin cash berhasil naik hingga melebihi $820 atau Rp12 Juta dan terlihat masih memiliki dorongan yang cukup kuat.

Baca juga: Bitcoin Cash Sentuh ATH! Ungguli Altcoins Lainnya

Dalam satu pekan terakhir, crypto yang telah lahir sejak 2017 ini, berhasil naik lebih dari 30%.

Apresiasi ini terjadi tanpa adanya kabar positif terbaru, sehingga apresiasi ini tergolong luput dari perhatian pasar.

Kemungkinan besar apresiasi ini muncul setelah BCH dianggap tidak bersalah dalam kasus pengadilan yang melibatkan sembilan pihak lainnya.

Akibatnya saat ini harga terlihat mulai pulih kembali, dan koreksi nampaknya BCH berada di titik penentuan akibat mulai berada di zona atas apresiasi.

Grafik Harian BCHUSD

Kemungkinan besar saat ini koreksi akan terjadi menuju $775 hingga $668 yang jika ditembus dapat membawa koreksi ke batas bawah apresiasi di sekitar $542.

Namun jika berhasil naik lebih tinggi melewati $827, kemungkinan besar BCH akan terus naik mengalami pemulihan dari koreksinya sejak terjerat kasus.

Dalam jangka panjang, target berikutnya terlihat berada pada $1.338 yang berada di daerah 161,8% Fibonacci Extension.

Saat ini mayoritas pasar crypto sedang mengalami apresiasi dengan Bitcoin yang baru saja menyentuh harga tertinggi barunya mendekati Rp1 Miliar.

Diskon 20% Biaya Trading di Binance 💰

Oleh karena itu, beberapa altcoins lain seperti LTC, XRP, BNB, dan DOGE juga terlihat sedang mengalami apresiasi yang signifikan.

Perlu diingat kembali dalam bull run atau kondisi positif seperti saat ini, diperlukan manajemen risiko yang disiplin. Hal tersebut diperlukan akibat untuk menjaga kerugian jika tekanan jual datang secara mendadak.

Disclaimer

Perdagangan Digital Asset (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi, ketahui dan kelola risiko Anda dalam melakukan perdagangan Digital Asset. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

Kami tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Digital Asset, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen oleh pengguna.