Mau tau harga Bitcoin terbaik?

Klik di sini
BELI BITCOIN DENGAN HARGA BITCOIN TERBAIK

Dapatkan rekomendasi pembelian bitcoin dengan harga terbaik dari kami

Mau tau harga Bitcoin terbaik?

Klik di sini

Apa itu Bitcoin ? Panduan Lengkap untuk Pemula

Panduan lengkap belajar Bitcoin ini akan mencakup apa itu Bitcoin, mengapa ia berharga, bagaimana cara memilikinya, dan seluruh hal yang perlu kamu ketahui mengenai cryptocurrency paling terkenal ini.

Apa Itu Bitcoin ?

Bitcoin adalah mata uang digital, mata uang virtual atau aset kripto yang bekerja di jaringan dengan algoritma rumit.

Bitcoin bersifat virtual sehingga tiudak ada wujud fisiknya layaknya mata uang Rupiah. Walau begitu aset ini memiliki nilai yang sangat fantastis.

Di 2021 harga satu Bitcoin sudah pernah menyentuh di atas Rp800 juta.

Bitcoin atau disingkat BTC juga bisa menjadi alat transaksi di internet yang memudahkan orang untuk mengirim atau menerima uang melalui internet, bahkan kepada seseorang yang tidak kita kenal atau tidak percayai.

Bitcoin Bisa Diuangkan

Bitcoin meski virtual tetapi ia tetap bisa dikonversikan ke mata uang tradisional seperti dolar, rupiah, dan lainnya. Makanya ketika kita mendapatkan kiriman Bitcoin, kita bisa menukarnya menjadi rupiah dengan cara withdraw.

Karena adanya fasilitas penarikan yang diberikan oleh bursa tempat di mana kita bisa beli Bitcoin.

Aset ini pada akhirnya bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari jika kita mengubahnya menjadi mata uang umum seperti Rupiah.

Kapan Bitcoin Diperkenalkan ?

Bitcoin diperkenalkan pada tahun 2009 dalam whitepaper atau sebuah dokumen yang diterbitkan oleh programmer dengan nama samaran Satoshi Nakamoto.

Whitepaper Bahasa Indonesia dan Whitepaper Bahasa Inggris

Di dalam dokumen itu Bitcoin didefinisikan sebagai sistem pembayaran elektronik peer-to-peer.

Maksudnya, Bitcoin bekerja di sebuah jaringan canggih yang tidak bisa diatur pemerintah atau lembaga manapun untuk mengontrol distribusi dan penerbitan Bitcoin.

Jumlah Bitcoin juga sudah ditetapkan hanya 21 juta saja, tidak lebih dan tidak kurang. Karena itu seiring waktu jumlahnya akan sangat langka dan makin mahal jika semua Bitcoin sudah berhasil dikeluarkan dan didistribusi.

Jadi, sudah siap untuk memiliki Bitcoin sebelum jumlahya makin terbatas?

Perbedaan Bitcoin dengan Mata Uang Tradisional (Fiat)?

Apa Perbedaan Bitcoin dengan Mata Uang Tradisional Fiat

Ada beberapa hal mendasar yang membedakan mata uang kripto dengan mata uang tradisional atau fiat yang bisa juga diperjual-belikan secara digital. Ini dia perbedaannya.

1. Desentralisasi

Karakteristik yang paling penting adalah bahwa itu terdesentralisasi. Artinya Tidak ada perusahaan, lembaga hingga pemerintah yang mengendalikan jaringan Bitcoin.

2. Suplai Terbatas

Tidak seperti mata uang fiat yang bisa terus dikeluarkan oleh bank sentral negara, Bitcoin memiliki suplai total 21 juta yang sepenuhnya dikontrol oleh algoritma yang mendasarinya.

Jumlah ini pun tetap, tidak akan berkurang atau bertambah, jika 21 juta itu sudah didapatkan maka tidak ada lagi Bitcoin.

3. Pseudonimitas

Sistem Bitcoin yang tidak memiliki pengatur pusat membuat kita sebagai pengguna menjadi semi-anonim. Artinya dentitas asli kita tidak akan diketahui dan kita menggunakan identitas lain.

Jika kita ingin melakukan pengiriman atau transfer, sistem hanya mengecek apakah kita memiliki Bitcoin untuk dikirim dan tidak mengecek identitas kita. Sehingga transaksi yang terjadi di dalam sistem bersifat pseudonim.

Biasanya nama kita dalam transaksi hanya berupa angka dan huruf acak dan tidak mencatuit nama kita sebenarnya.

Ketahui mengenai alamat address dalam Bitcoin di sini

4. Kekekalan

Transaksi Bitcoin dan aset kripto yang lain tidak dapat dibatalkan, tidak seperti transaksi fiat elektronik. Jadi, sebelum transaksi pastikan semuanya benar agar tiba di alamat yang tepat.

5. Dapat dibagi

Unit terkecil dari Bitcoin disebut satoshi. Ini adalah seperseratus juta BTC (0,00000001) – dengan harga Bitcoin hari ini, sekitar seperseratus sen.

Ini bisa memungkinkan transaksi mikro yang tidak bisa dilakukan dengan uang elektronik tradisional.

Jadi jika dana kamu belum cukup untuk membeli 1 BTC, Anda bisa membeli 0.1, 0.001, 0.0001 BTC dan seterusnya yang bisa tetap digunakan untuk transaksi.

Kamu bisa beli Bitcoin dengan harga murah diberbagai bursa ini.

Alasan Menggunakan Bitcoin

MengapaMenggunakanBitcoin

Bitcoin awalnya dibuat sebagai metode pembayaran alternatif yang didesentralisasi.

Di beberapa bagian dunia, cryptocurrency ini masih merupakan cara yang lebih efisien dan lebih murah untuk mentransfer uang lintas batas, dan beberapa startup pengiriman uang memanfaatkan fitur ini.

Orang-orang merasa lebih nyaman memegang sebagian dari kekayaan mereka dalam Bitcoin yang disimpan dengan aman, di mana otoritas pusat tidak dapat memblokir akses atau memotongnya.

Baru-baru ini aset kripto termahal ini juga telah mengambil peran aset investasi, karena para pedagang, investor institusi, dan penabung kecil telah sadar akan potensi keuntungan dari kenaikan harganya.

Hemat Biaya dan Waktu

Biaya transaksi dengan Bitcoin jauh lebih murah dibandingkan kartu kredit. Dengan menggunakan Bitcoin waktu untuk transaksi hanya membutuhkan 10 menit, sedangkan Kartu Kredit bisa mencapai 10 hari.

Selain itu proses pendaftaran beli Bitcoin sangat mudahm cukup sediakan kartu identitas, smartphone dan unduh aplikasi bursa jual beli di Appstore atau Playstore.

Kendali atas Kepemilikan dan Pengelolaan

Pentingnya Bitcoin lainnya adalah karena kamu yang memegang kendali dan mengelola akun sendiri sesuai keinginan.

Selain itu kamu bisa menyimpan Bitcoin di dompet online/offline, yang bisa dipilih.

Untungnya lagi, tidak ada bunga setiap bulan dan tidak ada pemerintah/perusahaan yang ikut campur dengan Bitcoin yang kita miliki.

Hingga kini di Indonesia sendiri belum ada aturan pajak terkait dengan kepemilikan aset crypto termasuk Bitcoin.

Privasi

Kamu tidak perlu memberikan informasi berlebihan. Yang berarti mencegah penipuan atau pencurian identitas.

Contohnya ada yang menggunakan identitas kamu untuk transaksi ilegal. Informasi yang perlu berikan hanya alamat dompet Bitcoin dan bukanlah identitas asli.

Alamat kamu sangat tidak mungkin untuk diretas/dilacak orang lain karena alamat Bitcoin yang dimiliki hanya berupa huruf dan angka yang acak.

Legalitas Bitcoin

Apakah Bitcoin Legal

Nah, pertanyaan yang sering ditanyakan. Apakah Bitcoin itu legal?

Jawabannya adalah LEGAL.

Per tanggal 2 Oktober 2018 berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 99 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Penyelenggaraan Perdagangan Berjangka Aset Kripto.

Cryptocurrency seperti Bitcoin dan Ethereum secara resmi dinyatakan sebagai Aset Kripto sudah terdaftar sebagai barang legal dan dapat diperdagangkan sebagai komoditas di Indonesia.

Dari dokumen tersebut, Menteri Perdagangan Republik Indonesia melihat bahwa bahwa crypto asset telah berkembang luas di masyarakat dan merupakan komoditi yang layak dijadikan sebagai subjek Kontrak Berjangka yang diperdagangkan di Bursa Berjangka.

Apakah Halal secara Hukum Islam?

ApakahHalalsecaraHukumIslam

Pada Januari 2017 lalu, Ketua Komisi Dakwah MUI juga menyatakan soal hukum bitcoin melalui media Liputan6. KH Cholil mengatakan hukum Bitcoin sebagai alat tukar adalah mubah (boleh).

Teknologi blockchain yang mendasari mata uang kripto sangat selaras dengan tujuan syariah untuk mengurangi ketidakpastian yang berlebihan.

Blockchain membuktikan kepemilikan kita atas aset kripto. Hal ini membuktikan bahwa kita benar-benar memiliki Bitcoin yang dikirim dalam suatu transaksi.

Memahami Nilai Bitcoin

Memahami Nilai Bitcoin

Apa yang Membuatnya Berharga?

Bitcoin mempunyai persediaan yang terbatas, tidak seperti mata uang biasa yang persediaannya tidak terbatas dan seringkali diproduksi.

Hal tersebut membuat harga jual cryptocurrency pertama ini sangat mahal.

Bitcoin umumnya dipandang sebagai bentuk emas digital karena emas dan memiliki banyak karakteristik serupa.

Selain itu Bitcoin dan emas sama-sama memiliki keterbatasan suplai, keduanya sama-sama memiliki nilai yang diakui secara universal dan kerap mengalami kenaikan saat krisis ekonomi terjadi.

apa itu bitcoin dan persamaannya dengan emas

Kenapa Harganya bisa Naik Turun?

Apa itu bitcoin - Kenapa Harga Bitcoin bisa Naik Turun

Pergerakan harga aset kripto ini disebabkan oleh beragam faktor seperti terdapat keterbatasan likuiditas dalam pasar cryptocurrency.

Selain itu, perbedaan antara harga jual dan beli dalam pasar forex paling besar hanya sekitar beberapa sen, sedangkan dalam pasar cryptocurrency bisa mencapai beberapa dollar.

Hal ini menunjukkan pasar dengan volume kecil dapat dengan sendirinya bergerak secara cepat sehingga membuat harga cryptocurrency begitu fluktuatif.

Kemudian adanya kemungkinan manipulasi harga. Exchange atau bursa tempat di mana kegiatan jual beli Bitcoin diadakan mengontrol sebagian besar pergerakan cryptocurrency.

Faktor suplai dan permintaan yang berhubungan dengan elemen kelangkaan membuat harga meningkat dan salah satu faktor yang membuat harga aset kripto ini meningkat ke harga yang paling tinggi.

Suplai Bitcoin berada di angka 21 juta – yang mana relatif kecil dibandingkan dengan token yang lain – sementara jumlah peminatnya membludak beberapa tahun belakangan ini.

Cara Memiliki Bitcoin

Bagaimana Cara Beli Bitcoin

Lalu bagaimana cara memiliki mata uang kripto? Bitcoin sebagai mata uang digital bisa didapatkan dengan berbagai cara, dengan cara membelinya dengan menggunakan uang fiat, menambang.

Bitcoin juga bisa didapatkan secara gratis. Kamu bisa membeli Bitcoin dibanyak bursa yang ada di Indonesia.

Simak video di bawah ini untuk memahami cara beli cryptocurrency paling terkenal ini lebih lanjut!

Ini Jumlah Minimal Bitcoin Bisa Dibeli

Kamu bisa membeli aset kripto dengan menggunakan mata uang Rupiah dalam jumlah berapa saja tanpa nilai minimum. Jumlah Bitcoin yang kamu beli bergantung pada harga aset kripto saat membelinya.

Misalkan saja harganya sekarang Rp100 juta. Jika kamu memiliki uang 10 juta dan membeli dengan uang itu, kamu akan mendapatkan sejumlah 0,1 BTC.

Lihat daftar bursa jual beli Bitcoin Indonesia di sini.

Hal Lain Tentang Bitcoin

Bitcoin Mining

Apa itu Bitcoin Mining

Apa itu bitcoin mining? Bitcoin Mining adalah cara mendapatkan Bitcoin dengan cara menambangnya. Untuk memahami proses menambang, kita harus kembali lagi pada konsep dasar.

Teknologi di balik cryptocurrency adalah Blockchain, yang merupakan sebuah rantai blok berisi komponen kriptografi.

Singkatnya, pengguna harus menyelesaikan sebuah soal matematika untuk mendapatkan Bitcoin sebagai reward.

Pada tahun 2009 saat awal terciptanya cryptocurrency pertama ini, setiap persoalan matematika yang diselesaikan, pengguna diberikan reward sebesar 50 BTC.

Karena terbatasnya suplai BTC, setiap 4 tahun akan terjadi fenomena halving day.

Halving day adalah peristiwa pengurangan reward sebanyak setengahnya. Jadi pada tahun 2012, setiap persoalan matematika yang diselesaikan, pengguna hanya mendapatkan 25 BTC, tahun 2016 sebanyak 12.5 BTC, dan begitu seterusnya.

Proses pemecahan soal matematika inilah yang disebut sebagai Bitcoin mining. Jangan bayangkan soal matematika ini seperti persoalan matematika yang kita temui sehari-hari di pelajaran matematika.

Persoalan ini jauh lebih rumit dan membutuhkan algoritma khusus super komputer untuk memecahkannya.

Oleh karena itu, untuk menambang Bitcoin diperlukan mesin komputer khusus seperti GPU atau ASIC yang harganya tidaklah murah.

Satu mesin GPU bisa dihargai sekitar 20-30 juta sesuai dengan kecepatan dan kemampuannya menambang Bitcoin. Penambang crytocurrency biasa disebut dengan miner.

Menambang tidaklah murah. Selain harus membeli mesin hardware untuk menambang, miner juga harus menyiapkan biaya listrik 24 jam dan pendingin mesin.

Mesin mining harus berjalan 24 jam penuh setiap harinya untuk memberikan hasil yang maksimal.

Bitcoin vs Blockchain

Bitcoin vs Blockchain

Banyak orang-orang awam yang salah sangka memahami Bitcoin dan Blockchain.

Apa itu Blockchain? Apa Bitcoin dan Blockchain adalah hal yang sama?

Secara singkat, Blockchain adalah teknologi di balik cryptocurrency pertama ini. Sistem BTC adalah implementasi teknologi yang kita sebut teknologi Blockchain.

Blockchain adalah sebuah teknologi berbentuk buku digital (ledger) yang mencatat semua riwayat transaksi yang terjadi di dalam sebuah jaringan Bitcoin.

Catatan transaksi ini dienkripsi dalam sebuah kriptografi yang terdiri dari deretan 16 angka dan huruf dan kemudian ditambahkan dengan sendirinya ke dalam riwayat transaksi tersebut.

Blockchain digunakan sebagai sistem pencatatan transaksi aset kripto. Secara teknis, sistem Blockchain menggunakan blok sebagai daftar catatan dan riwayat, blok tersebut berisi data-data yang dibentuk ke dalam sebuah hash.

Catatan transaksi dalam bentuk blockchain ini dapat diakses semua orang di dalam jaringan yang sama sehingga memberikan transparansi bagi semua yang menggunakan Blockchain.

Bitcoin dibangun di atas sistem blockchain, dan dapat dikatakan adalah aplikasi blockchain pertama yang dibangun sehingga membuat cryptocurrency pertama ini seringkali disebut sebagai Blockchain versi pertama atau Blockchain 1.0.


Itu dia penjelasan mengenai apa itu Bitcoin yang bisa membantu kamu mengenal Bitcoin lebih dekat.

Dapatkan informasi terbaru mengenai Bitcoin dan aset crypto lainnya hanya di Coinvestasi.com!

Felita Setiawan

Mengenal industri Blockchain dan Crytpo sejak tahun 2017, Felita berfokus dalam mengedukasi masyarakat Indonesia untuk lebih mengenal dan mendapatkan manfaat dari aset digital.

Mengenal industri Blockchain dan Crytpo sejak tahun 2017, Felita berfokus dalam mengedukasi masyarakat Indonesia untuk lebih mengenal dan mendapatkan manfaat dari aset digital.

Kosa Kata

Mining Bitcoin

3 weeks ago

Spec Mining

Mining Bitcoin

3 weeks ago

Orphan Block

Mining Bitcoin

3 weeks ago

Hash Rate