Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Bitcoin Masih Bergerak Turun, Sampai Kapan?

Naufal Muhammad     Friday, February 26 2021

Harga Bitcoin terlihat jatuh kembali pada hari ini, Jumat 26 Februari 2021 bersama publikasi data ketenagakerjaan Amerika.

Saat ini Bitcoin sedang mengalami beberapa sentimen negatif yang mayoritas datang dari perekonomian dan pemerintah Amerika.

Terdapat empat kemungkinan penyebab utama mengapa Bitcoin masih bergerak turun.

Penyebab Bitcoin Masih Bergerak Turun

Hingga saat ini, Bitcoin masih terlihat turun yang kemungkinan besar masih akan terus berlanjut akibat beberapa kondisi dalam perekonomian Amerika.

1. Ekspektasi Suku Bunga Acuan

Dwyfor Evans, Kepala Strategis Makroekonomi Street Global Markets, menyatakan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh ekspektasi.

Eskpektasi tersebut adalah ekspektasi naiknya suku bunga acuan Bank Sentral Amerika atau The Fed.

Walau ada konfirmasi dari Jerome Powell, Kepala The Fed, bahwa suku bunga tidak naik, masyarakat nampak belum percaya.

Hal ini disebabkan beberapa data menunjukkan bahwa perekonomian mulai membaik yang membuat adanya kemungkinan naiknya suku bunga acuan.

Jika suku bunga acuan naik, kemungkinan nilai Dolar Amerika juga akan naik yang berdampak negatif terhadap Bitcoin akibat korelasi negatif kedua aset ini.

Baca juga: Bitcoin Koreksi Akibat Dolar Amerika, Pulih Setelah Rapat The Fed?

Kekhawatiran ini nampaknya masih belum signifikan akibat target inflasi Amerika berada di 2%, jauh dengan saat ini pada 0,62%. Sehingga kemungkinan kenaikan suku bunga acuan masih sangat kecil

2. Data Ketenagakerjaan Membaik

Namun, nampaknya yang menjadi penyebab utama hari ini adalah publikasi data dari ketenagakerjaan Amerika kemarin malam.

Dikabarkan bahwa angka pendaftaran masyarakat sebagai pengangguran telah menurun dari sebelumnya 841.000 orang menjadi 730.00 orang.

Data ini menunjukkan perekonomian Amerika terlihat membaik yang mengkhawatirkan bagi Bitcoin yang digunakan sebagai pelindung terhadap ketidakpastian.

Baca juga: Bank Sentral Amerika Mulai Dukung Crypto, Tapi Ada Satu Syarat

Selain itu, data ini juga menjadi potensi tanda bahwa kebijakan ekspansif akan segera berakhir yang mengkhawatirkan investor Bitcoin.

Tetapi semua ini masih asumsi dan belum ada konfirmasi akibat Jerome Powell yang masih menyalahkan seluruh asumsi ini.

3. Kondisi Surat Utang Negara Amerika

Namun sayangnya, kabar ini justru telah meningkatkan perpindahan dana ke surat utang Amerika akibat kepercayaan bahwa perekonomian akan membaik.

Hal ini membuat kebijakan ekspansif terhambat sehingga Dolar Amerika bergerak naik.

Baca juga: Bitcoin Koreksi, Pasar Crypto Jatuh dalam Semalam

Kebijakan terhambat sebab berkurangnya jumlah uang beredar yang pindah ke surat utang walau seharusnya beredar di perekonomian.

Sehingga, mengingat surat utang adalah aset yang relatif berisiko kecil, saat ini perpindahan dana sedang keluar dari aset berisiko seperti Bitcoin.

4. Musim Pajak

Tapi, kemungkinan pengaruh terbesar dalam beberapa pekan ke depan, kemungkinan akan datang dari musim pajak.

Hal ini disebabkan Amerika, melalui Internal Revenue Service (IRS) menganggap Bitcoin sebagai aset.

Sehingga, pelaporan pajaknya juga sama layaknya dengan properti dan bukan sebagai mata uang.

Kemungkinan besar, untuk meninggalkan pajak yang tinggi, mayoritas investor dan trader melikuidasikan Bitcoinnya.

Baca juga: Cryptocurrency Exchange Terpukul Karena Adanya Regulasi Pajak

Sehingga, harga Bitcoin bergerak turun, mengingat adanya juga investor institusional yang memiliki Bitcoin dan kemungkinan memiliki persepsi sama.

Budaya penghindaran pajak secara legal masih sering terlihat di Amerika yang membuat persepsi ini kemungkinan menjadi benar.

Selain itu, mengingat sejarah beberapa tahun terakhir, Bulan Maret umumnya selalu diisi dengan koreksi.

Kemungkinan koreksi ini berhubungan dengan musim pajak yang saat ini terlihat semakin dekat.

Sampai Kapan Bitcoin Koreksi?

Oleh karena itu, kemungkinan besar terdapat potensi bahwa koreksi masih akan berlanjut selama musim pajak ini.

Akibatnya, kemungkinan besar koreksi masih akan berlanjut hingga akhir Maret atau pertengahan April 2021.

Sebab, batas waktu pelaporan pajak Amerika dalam musim pajak ini adalah pada 15 April 2021.

Pergerakan Harian BTCUSD

Saat ini, Bitcoin masih bergerak turun dan telah membentuk pergerakan sesuai dengan pola elliot wave pada grafik harian.

Jika benar mengikuti pola tersebut, kemungkinan besar Bitcoin dapat turun menuju $40.000 hingga $37.000 sebelum kemudian naik kembali.

Tujuan tersebut juga sesuai dengan beberapa koreksi sebelumnya yang mencapai 20% hingga 30% yang nampak normal untuk Bitcoin.

Baca juga: Bitcoin Masih Bergerak Turun, Ini Tujuan Selanjutnya

Apa bila turun ke harga tersebut dan naik kembali, akan tercipta pola bullish flag yang menandakan apresiasi kuat.

Pergerakan ini juga sesuai dengan teori elliot wave dimana setelah koreksi umumnya harga akan naik kembali.

Namun saat ini harga masih akan bergerak turun, terutama akibat masih berada di bawah MA Cross bersama RSI dan MACD yang bergerak turun.

Mengingat kondisi investor institusional dan fundamental Bitcoin, kemungkinan naik kembali masih sangat besar.

Sehingga jika percaya terhadap Bitcoin, investor tidak perlu khawatir.

*Disclaimer

Seluruh pernyataan dalam artikel ini adalah pandangan dan analisis penulis pribadi dan bukan saran resmi untuk investasi atau trading. Kerugian dan keuntungan yang didapat dari analisis ini bukan tanggung jawab Coinvestasi dan merupakan tanggung jawab investor atau trader masing-masing.