Investor Sepuh Prediksi Bitcoin Reli Sentuh $200K, Ini Pemicunya

Rossetti Syarief

30th September, 2021

Mantan CEO bursa BTCC sekaligus seorang investor sepuh di dunia crypto, memprediksi jika Bitcoin (BTC) akan alami reli dan menyentuh angka $200K tidak lama lagi.

Bobby Lee orangnya. Pernyataannya di sebuah media menjadi alasan utama para trader menghilangkan keraguan mereka tentang harga Bitcoin yang sangat fluktuatif.

Menurut Bobby Lee, Bitcoin sudah lama tertunda untuk reli ke level tertinggi baru sepanjang masa. Ini lah yang memicu Bitcoin bisa menyentuh $200.000 atau bahkan lebih.

Dalam wawancaranya dengan Bloomberg tersebut, Bobby Lee mengesampingkan anggapan orang-orang bahwa harga Bitcoin sedang dalam masalah.

“Bitcoin telah dijadwalkan untuk reli berikutnya dalam waktu yang lama. Salah satu dari peningkatan jumlah sumber tetap bullish pada Bitcoin untuk Q4. Saya juga telah menemukan produsen Ballet Crypto  yang bisa menepis kelemahan harga baru-baru ini.” Jelas Lee.

Saat diminta tanggapannya perkara penurunan harga Bitcoin baru-baru ini, dengan santai Lee menjawab, “Itu hanya penurunan 5%.”.

Bitcoin Berjalan Baik di Q4 dalam Waktu Yang Lama

2021 akan berakhir tidak lama lagi. Dengan Bitcoin yang pernah mendapat All-Time-High di Q2 tahun 2021, banyak komunitas dan trader yang mengharapkan hal ini terjadi kembali.

Harapan itu kemudian di dukung oleh beberapa narasi on-chain utama yang menunjukkan perubahan haluan seperti itu.

Potensi kinerja Bitcoin selama tiga bulan ke depan perlu dievaluasi berdasarkan perputaran historis, sentimen investor, dan struktur pasar keseluruhan sehubungan dengan altcoin.

Namun singkatnya, kinerja historis Bitcoin di Q4 akan menyenangkan para perma-bull. 

Sejak awal 2014, dua kuartal terbesar untuk BTC dalam hal pertumbuhan harga adalah Q4 tahun 2017 dan Q4 tahun 2020. 

Dalam kuartal tersebut, harga naik masing-masing sebesar 210% dan 168%. Dengan rata-rata tersebut, Q4 juga mengungguli kuartal lainnya sejak 2014.

Apakah Target Dapat Tercapai?

Dari titik harga sejak waktu persnya, kenaikan 55% pada Q4 tahun 2021 akan memungkinkan Bitcoin alami reli. Dan itu akan menjadi lompatan kuartalan terbesar ketiga BTC sejak 2014. 

Dengan begitu, BTC berkemungkinan besar akan melonjak lebih dari 100% dalam 3 kuartal dari enam yang tersisa.

Terlepas dari sikap bullishnya, struktur pasar bullish seperti itu sebenarnya tidak pernah terdengar.

Karenanya, Q4 bisa menjadi sangat menarik. Entah sejarah akan terulang dengan Bitcoin, atau babak baru akan ditulis.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik