Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Bitcoin Jatuh Bersama Pasar Crypto Akibat Rumor Ini!

Naufal Muhammad     Sunday, April 18 2021

Pasar crypto terlihat jatuh cukup dalam setelah adanya kabar rumor yang datang dari Kementerian Keuangan Amerika Serikat.

Walau masih bersifat sebagai rumor, kabar tersebut telah berhasil menjatuhkan mayoritas mata uang crypto termasuk Bitcoin.

Rumor dari Menteri Keuangan Amerika Jatuhkan Bitcoin

Terdapat rumor bahwa Menteri Keuangan Amerika Serikat, akan segera menuntut beberapa institusi keuangan besar akibat menggunakan crypto sebagai alat pencucian uang.

Rumor ini disebarkan oleh salah satu akun Twitter yang terlihat diperhatikan oleh mayoritas pasar bernama FXHedge.

Baca juga: 3 Alasan Mengapa Koreksi Dibutuhkan di Pasar Crypto

Akun tersebut membuat cuitan yang mengabarkan kepada 122.700 pengikutnya bahwa ada kabar buruk untuk crypto.

Cuitan tersebut tidak lama kemudian langsung viral walau tidak memiliki sumber yang pasti dan masih bersifat rumor.

Beberapa menit setelah cuitan tersebut tersebar, Bitcoin, mata uang crypto utama di pasar crypto mengalami depresiasi yang cukup signifikan.

Namun, terdapat kabar lain yang nampaknya memiliki andil dalam koreksi, yaitu Hash rate Bitcoin yang jatuh 40% akibat daerah Xinjiang, Cina, yang mengalami mati listrik masal.

Hal tersebut membuat hampir setengah jaringan Bitcoin mati akibat mayoritas berada di daerah tersebut.

Korelasi Positif Hash rate dan Harga Bitcoin Sejak 2018 dari Glassnode

Korelasi antara Hash rate dan harga umumnya memiliki korelasi yang positif, sehingga koreksi tersebut dapat disebabkan oleh kondisi ini.

Bitcoin terlihat jatuh sekitar lebih dari 14% dari sekitar $59.000 atau Rp857 Juta menuju $51.400 atau Rp745 Juta.

Mayoritas altcoins juga mengalami koreksi yang cukup tinggi, seperti Ethereum (ETH) yang jatuh sekitar 16,7% dan Binance Coin (BNB) yang jatuh sekitar 19,9%.

Bagaimana Pergerakan Selanjutnya?

Pergerakan ini terlihat melikuidasikan sekitar $7,9 Miliar atau Rp114,7 Triliun posisi beli menurut data dari Bybt.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Amerika pernah menuduh para institusi besar menggunakan crypto untuk pencucian uang.

Sehingga kabar ini bukan kabar baru, dan dengan masih belum pastinya kabar ini, masih terdapat potensi untuk Bitcoin naik kembali.

Potensi pergerakan naik tersebut juga kemungkinan besar adalah bagian dari naluri teknikal dalam jangka panjang.

Baca juga: 5 Altcoin yang Diprediksi Akan Mengungguli Bitcoin

Pergerakan naik tersebut merupakan uji coba kembali batas sebelum koreksi besar ini terjadi, sehingga kemungkinan naik masih cukup besar.

Namun, setelah naik terdapat dua kemungkinan akibat masih adanya ketidakpastian dari kabar ini, yang juga tidak memiliki sumber resmi namun sudah beredar.

Grafik Harian BTCUSD

Kemungkinan besar uji coba kembali batas sebelumnya akan membawa apresiasi menuju sekitar $59.000 hingga $60.000 atau Rp857 Juta hingga Rp871 Juta.

Jika berhasil ditembus, kemungkinan pergerakan selanjutnya bukan kembali koreksi namun melanjutkan apresiasi menuju $64.000 atau Rp929 Juta.

Namun jika melanjutkan koreksi, kemungkinan tujuan selanjutnya berada di sekitar $50.000 hingga $45.000 atau Rp726 Juta hingga Rp650 Juta.

Saat ini batas bawah pada $56.000 atau Rp813 Juta masih terlihat terjaga dengan kuat setelah koreksi.

Mulai trading Bitcoin di Pintu sekarang 💰

Oleh karena itu, masih terdapat kemungkinan bahwa Bitcoin akan mulai pulih kembali setelah koreksi ini.

Perlu diingat bahwa masih terdapat beberapa sentimen positif yang dapat mengangkat Bitcoin naik dan juga koreksi yang terjadi masih terkesan wajar.

Hal tersebut disebabkan oleh apresiasi Bitcoin yang sudah cukup signifikan.

Sehingga, koreksi yang terjadi adalah hal wajar untuk menjaga apresiasi jangka panjang agar tetap sehat.

Disclaimer

Perdagangan Digital Asset (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi, ketahui dan kelola risiko Anda dalam melakukan perdagangan Digital Asset. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

Kami tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Digital Asset, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen oleh pengguna.