Adopsi Kripto Meningkat, Kini Ada Lebih dari 28.000 ATM Bitcoin di Dunia

Anisa Giovanny

2nd October, 2021

Kepopuleran dan tingkat adopsi Bitcoin yang makin tinggi membuat ATM Bitcoin pun ikut bertambah.

ATM Bitcoin adalah tempat untuk membeli Bitcoin dengan menggunakan mesin sebagai perantara, pembeliannya semudah mengambil uang di rekening bank pada umumnya.

Jumlah ATM kripto di seluruh dunia yang memungkinkan pelanggan untuk menukar fiat dengan kripto telah tumbuh secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut data dari CoinATMRadar menunjukkan ada sekitar 28.000 ATM kripto di 75 negara, dari Kazakhstan hingga Australia. Mayoritas  lebih dari 20.000 berada di Amerika Serikat.

CoinATMRadar
CoinATMRadar

Salah satu negara yang menunjukan peningkatan signifikan terkait mesin tersebut adalah Amerika Utara.

Di sana jaringan ATM cryptocurrency  dari Bitcoin Depot tercatat telah melebihi 5.000 unit sejak pertama kalinya. 

Jumlah unit itu meningkat tiga kali lipat dalam enam bulan terakhir yang memberi lebih banyak pengguna akses ke transaksi cryptocurrency tanpa memerlukan bank atau penyedia layanan keuangan pihak ketiga lainnya.

Kemitraan Bitcoin Depot dan Circle K Jadi Salah Satu Faktor

Kemitraan Bitcoin Depot dengan toko serba ada Circle K telah menjadi sumber utama pertumbuhan untuk kios kripto mereka.

Seperti yang dilaporkan Cointelegraph, kedua perusahaan mengumumkan pada bulan Juli bahwa jaringan toko tersebut akan menjadi rumah bagi ribuan mesin ATM Bitcoin.

Bitcoin Depot mengklaim memiliki lebih dari 3.500 ATM kripto yang beroperasi di seluruh AS dan Kanada yang memungkinkan pelanggan untuk membeli lebih dari 30 jenis kripto yang berbeda termasuk Bitcoin (BTC), Litecoin (LTC), dan Ether (ETH).

Alimentation Couche-Tard, operator Circle K yang berbasis di Kanada, melaporkan bahwa mereknya mengoperasikan sekitar 7.150 toko di AS dan 2.111 di Kanada.

Pertumbuhan kios kripto dipandang oleh banyak orang sebagai proksi untuk adopsi ritel Bitcoin (BTC) dan aset digital lainnya. Instalasi ATM Crypto telah melonjak di El Salvador.

Di mana Bitcoin baru-baru ini menjadi alat pembayaran yang sah, memberi orang cara yang lebih mudah untuk bertransaksi di BTC atau mengubahnya menjadi fiat.

Orang-orang Salvador juga menggunakan dompet cryptocurrency Chivo yang didukung pemerintah. Menurut Presiden Nayib Bukele, lebih dari sepertiga penduduk negara itu “aktif” menggunakan Chivo.

Namun demikian, pertumbuhan ATM Bitcoin bukan tanpa risiko. Kraken Security Labs, memperingatkan awal pekan ini bahwa mesin tersebut rentan diretas karena administrator tidak pernah mengubah kode QR admin default.

Tim keamanan mengatakan bahwa jika peretas dapat memperoleh kode admin, mereka pada dasarnya dapat menyusupi ATM.

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency