Mau dapat rahasia trading Bitcoin?

Klik Disini
RAHASIA STRATEGI TRADING BITCOIN

Dapatkan tips dan rahasia strategi trading Bitcoin supaya kamu bisa semakin jago melihat peluang untung

Mau dapat rahasia trading Bitcoin?

Klik Disini

Swing Trading Crypto: Pengertian, Cara, dan Risikonya

Banyak trader yang ingin merasakan strategi yang menguntungkan dan menenangkan namun belum mengetahui apa itu swing trading.

Padahal kenyataannya mayoritas trader yang mengalami keuntungan dengan cara yang relatif tenang adalah melalui swing trading.

Mulai dari saham, forex, hingga crypto, swing trading telah menjadi salah satu cara untuk mendapatkan keuntungan dengan optimal.

Namun apa sebenarnya swing trading itu dan bagaimana cara seorang trader bisa mengimplementasikan strategi ini.

Apa itu Swing Trading?

Istilah swing trading adalah nama untuk salah satu strategi dalam melakukan perdagangan atau trading aset keuangan seperti saham, emas, crypto, dan forex.

Umum dikenal dengan istilah bermain saham, crypto, atau aset keuangan lainnya, trading sering kali mengalami kekeliruan dengan investasi.

Investasi saham, crypto, forex, dan aset keuangan lainnya adalah perilaku membeli dan tidak menjual hingga jangka waktu yang panjang.

Berbeda dengan trading yang pada umumnya hanya melakukan perdagangan jual atau beli saham, crypto, dan aset keuangan lainnya dalam jangka pendek.

Strategi swing trading masuk ke dalam kategori trading dimana swing trading sendiri memiliki strategi untuk membeli aset keuangan dan menyimpannya selama beberapa hari atau pekan.

Perlu diketahui bahwa swing trading berbeda dengan day trading yang umumnya dilakukan dengan membuka dan menutup posisi dalam satu hari.

Setelah beberapa hari atau pekan tersebut, umumnya pemilik aset keuangan tersebut akan menjual untuk mengambil keuntungan.

Pada umumnya, strategi swing trading dapat menguntungkan pada saat tren di pasar memperlihat kan arah yang jelas.

Sebab dengan tren di pasar yang jelas, umumnya suatu aset keuangan akan bergerak dalam satu arah dalam beberapa hari atau bahkan pekan.

Kondisi ini memvalidasi dan mempermudah keuntungan swing trader.

Melihat swing trading yang mewajibkan seorang trader untuk menyimpan posisinya dalam beberapa hari atau pekan, analisis teknikal umumnya dilakukan pada grafik jangka waktu yang lebih tinggi.

Umumnya trader menggunakan grafik harian untuk melakukan analisis sebelum membuka posisi dan memulai mencari keuntungan.

Cara Swing Trading

Swing trading dapat dilakukan dengan beberapa strategi yaitu dengan Price Action, dengan Analisis Elliot Wave, bahkan dengan menggunakan indikator.

Namun, pada umumnya trader sering kali menggunakan Price Action dengan melakukan analisis support and resistance.

Support and resistance ini akan menjadi batas dimana trader akan memotong kerugian atau memasang stop loss dan juga mengambil keuntungan atau take profit.

Strategi tersebut dilakukan untuk menjaga manajemen risiko yang umumnya disandingkan dengan risk reward ratio atau rasio antara keuntungan dan kerugian.

Strategi yang dilakukan dalam swing trading umumnya berbeda-beda namun pada intinya, seorang trading akan menyimpan posisi trading selama beberapa hari atau pekan sebelum menutupnya.

Jika menggunakan Price Action yang digabungkan dengan analisis grafik jangka waktu yang lebih dari satu, terdapat empat langkah analisis.

Pertama, trader akan memulai dengan melakukan analisis tren untuk melihat apakah ada tren yang jelas yang bisa diikuti.

Umumnya trader akan menggunakan jangka waktu harian untuk melihat tren ini.

Kedua, trader akan turun ke grafik jangka waktu yang lebih rendah umumnya grafik empat jam untuk menggambar daerah support and resistance.

Tujuannya adalah untuk menentukan target mengambil keuntungan atau take profit dan memotong kerugian atau memasang stop loss.

Ketiga, umumnya trader akan melihat pola grafik yang tercipta untuk menambah konfirmasi sebelum membuka posisi.

Keempat, trader akan turun ke grafik dengan jangka waktu yang lebih kecil seperti satu jam hingga 15 menit untuk melihat konfirmasi pola candlestick.

Setelah itu umumnya terdapat beberapa trader yang menggunakan konfirmasi tambahan dengan indikator untuk memastikan pergerakan harga.

Salah satu indikator yang paling umum digunakan adalah Moving Average dan juga Relative Strength Index untuk membantu melihat volume dan tren di pasar.

Keuntungan Swing Trading

Setalah melakukan seluruh analisis tersebut, umumnya trader akan membuka posisi dan akan memasang take profit dan stop loss untuk mengamankan posisi secara otomatis.

Gaya trading ini memiliki keuntungan yang cukup banyak dimana salah satunya adalah ketenangan dalam trading.

Ketenangan yang dimaksud adalah gaya trading ini tidak mewajibkan trader untuk selalu memantau posisi yang telah dibuka terutama di Hari Minggu atau libur.

Selain itu gaya trading ini juga mempermudah trader untuk membiarkan posisinya terbuka dan tidak harus membuka atau menutup dengan cepat.

Sehingga gaya trading ini adalah salah satu strategi yang mendekati cara untuk trader dapat menghasilkan keuntungan pasif.

Sebab dengan tidak dipantau dan dibiarkan saja, seorang trader dapat menghasilkan keuntungan. Mengingat jangka waktu yang digunakan juga panjang, umumnya keuntungannya juga lebih besar.

Keuntungan yang lebih besar ini terlihat jika dibandingkan dengan gaya trading lain seperti scalping dan day trading.

Sebab semakin lama posisi tersebut disimpan, semakin besar kemungkinannya untuk posisi tersebut bergerak sesuai prediksi trader.

Jika posisi tersebut bergerak sesuai dengan prediksi trader, ada kemungkinan semakin lama disimpan, semakin tinggi juga keuntungannya.

Risiko Swing Trading

Melihat keuntungannya yang memiliki potensi besar, risiko kerugiannya juga relatif besar. Kondisi ini akan terlihat dalam risk reward ratio.

Umumnya saat seorang trader menggunakan grafik dengan jangka waktu yang lebih tinggi untuk menentukan target, kerugian dan keuntungan akan semakin besar.

Sehingga jika dibandingkan dengan scalping atau day trading, kerugian yang berpotensi dialami oleh trader dalam strategi ini juga semakin besar.

Selain itu, dengan swing trading, saat mengalami kerugian terus-menerus, relatif lama untuk mengembalikan dana untuk balik modal atau untung.

Sebab, swing trading membutuhkan waktu yang cukup panjang sehingga diperlukan juga kesabaran yang cukup tinggi dari trader.

Terakhir risiko yang potensi datang adalah keteledoran dari trader saat lupa untuk memasang take profit atau stop loss otomatis untuk mengamankan posisi.

Tapi ada beberapa trader yang saat berada di kerugian melakukan average down.

Strategi tersebut dilakukan untuk meningkatkan volume posisi saat prediksi salah.

Tujuan dari strategi tersebut adalah untuk mendapatkan keuntungan lebih tinggi saat posisi belum ditutup.

Karena posisi kembali mengarah ke prediksi trader setelah volume posisi ditambah.

Perlu diingat juga bahwa swing trading crypto juga dapat diperkuat dengan analisis fundamental dan juga analisis berita yang umumnya menggerakan pasar.

Jika trader merasa cocok dengan strategi ini jangan lupa untuk menggunakan uang dingin atau uang yang rela untuk hilang dalam proses uji coba strategi.

Top exchange
Pintu
16 Ulasan
Daftar
TRIV
22 Ulasan
Daftar
Indodax
0 Ulasan
Daftar
Lihat semua

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Panduan Terkait
Rekomendasi aplikasi beli bitcoin
Pintu

Pintu adalah bursa kripto dengan...

Berlisensi

16 Ulasan
Daftar
Indodax

Indodax.com adalah sebuah pasar online...

Berlisensi

0 Ulasan
Daftar
TRIV

Triv merupakan aplikasi jual-beli bitcoin...

Berlisensi

22 Ulasan
Daftar