Mau dapat rahasia trading Bitcoin?

Klik Disini
RAHASIA STRATEGI TRADING BITCOIN

Dapatkan tips dan rahasia strategi trading Bitcoin supaya kamu bisa semakin jago melihat peluang untung

Mau dapat rahasia trading Bitcoin?

Klik Disini

Memahami Support dan Resistance, Metode Sukses Trading Crypto

Support dan Resistance adalah salah satu metode yang digunakan dalam dunia trading aset keuangan termasuk crypto untuk melakukan analisis.

Analisis tersebut umumnya dilakukan untuk menentukan potensi keuntungan dan meminimalisir kerugian saat trading atau memperjualbelikan suatu aset.

Dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai apa itu support dan resistance serta bagaimana cara menggunakannya saat trading.

Apa Itu Support dan Resistance?

Support dan resistance adalah sebuah metode yang digunakan dalam analisis teknikal saat memprediksi pergerakan harga suatu aset.

Metode support dan resistance adalah bagian dari cara analisis harga dalam teori bernama Price Action yang benar-benar menganalisis harga melalui pergerakan sebelumnya.

Baca juga: Cara Trading Crypto dengan Price Action

Analisis ini umumnya digunakan dengan grafik candlestick yang paling sering digunakan analis atau trader untuk melakukan perdagangan aset.

Umumnya support dan resistance juga disebut sebagai sebuah indikator atau cara untuk menentukan pergerakan arah harga selanjutnya.

Agar mudah dipahami, umumnya support dan resistance ini dapat dilihat dalam sebuah trend atau zona pergerakan harga.

Batas bawah zona tersebut umumnya disebut sebagai support dan batas atas zona tersebut umumnya disebut sebagai resistance.

Seperti yang diketahui, dalam analisis teknikal, terdapat tiga trend atau zona pergerakan harga yaitu naik, turun dan menyamping atau konsolidasi.

Ketiga zona tersebut memiliki support dan resistance yang berbeda sesuai dengan arah pergerakannya.

Memahami Support dan Resistance, Metode Sukses Trading Crypto

Contoh support dan resistance dapat dilihat seperti gambar di atas dimana terdapat support dan resistance untuk ketiga jenis trend atau pergerakan harga.

Fungsi Support dan Resistance saat Trading

Kegunaan dari support dan resistance secara sederhana adalah umumnya support adalah daerah harga untuk membeli dan resistance adalah daerah harga untuk menjual. 

Trader atau analis umumnya melakukan pembelian saat harga berada di daerah batas bawah suatu trend dan sebaliknya akan menjual saat berada di resistance.

Tapi seperti yang diketahui trend atau arah pergerakan harga tidak akan selalu sama karena bisa berubah diantara tiga jenis trend yang sebelumnya disebutkan.

Sehingga, sebuah support dapat berubah menjadi resistance saat harga bergerak turun setelah bergerak naik dan sebaliknya resistance dapat berubah menjadi support saat harga bergerak naik setelah bergerak turun.

Memahami Support dan Resistance, Metode Sukses Trading Crypto

Contoh dapat dilihat seperti gambar di atas, dimana harga bergerak dari kiri ke kanan yang membuat support dan resistance baru.

Jika melihat gambar tersebut, terlihat bahwa support dan resistance yang digambarkan dengan garis hitam dapat berperan sebagai tempat untuk membeli dan menjual.

Dengan pemahaman ini, batas harga tersebut juga dapat digunakan untuk melihat potensi reversal trend atau balik arah dari naik menjadi turun atau sebaliknya.  

Support dan resistance juga sering digunakan trader untuk manajemen risiko dimana support digunakan untuk memotong kerugian jika analisisnya salah dan resistance digunakan untuk mengambil keuntungan.

Menggunakan kedua batas ini juga dapat menjaga psikologis trader agar tidak serakah atau terlena saat mendapatkan kerugian atau keuntungan tinggi.

Sebab umumnya saat analisis trader salah, bisa jadi trader membiarkan posisinya untuk rugi lebih dari batas toleransinya dengan harapan harga akan naik kembali. Kondisi tersebut umumnya berakhir dengan margin call atau habisnya dana akibat kerugian.

Sebaliknya saat untung umumnya trader juga akan terlena karena merasa harga akan naik lebih tinggi. Namun kenyataannya, setelah menyentuh target keuntungannya dan tidak diambil harga bergerak turun kembali bahkan membuatnya rugi sehingga keuntungan hilang.

Jadi support dan resistance ini juga dapat digunakan untuk menjaga kedisiplinan dan menghilangkan aspek keserakahan dari psikologis seorang trader.

Cara Menemukan Support dan Resistance

Terdapat beberapa cara untuk menentukan support dan resistance saat melakukan analisis di pasar keuangan termasuk crypto.

Namunt terdapat tiga cara paling umum yang sering digunakan oleh analis dan trader untuk mendapatkan batas harga yang sesuai.

Menggunakan Fibonacci

Pertama adalah dengan menggunakan Fibonacci Extension atau Fibonacci Retracement yang merupakan alat untuk melakukan analisis teknikal menggunakan angka.

Baca juga: Cara Menggunakan Fibonacci Retracement saat Trading

Dalam Fibonacci Retracement terdapat beberapa titik angka yang umumnya dijadikan dasar untuk menentukan support dan resistance.

Angka tersebut bisa dituliskan dalam persentase atau dalam angka biasa yaitu 0.236 atau 23,6%, 0.382 atau 38,2%, 0.618 atau 61,8%, 0.764 atau 76,4%, hingga 1 atau 100%.

Setelah itu, umumnya angka tersebut diteruskan dengan Fibonacci Extension yang umumnya dijadikan target untuk mengambil keuntungan.

Angka dalam Fibonacci Extension yang paling umum adalah 1.000 atau 100%, 1.618 atau 161,8%, 2.618 atau 261,8%, 3.618 atau 361,8%, dan 4.236 atau 423,6%.

Contohnya penggunaannya, dalam pergerakan turun, Fibonacci Retracement dapat digambar dengan menarik garis dari harga tertinggi menuju harga terendah dari trend atau pergerakan harga. Untuk pergerakan naik trader dapat melakukan hal yang sebaliknya.

Memahami Support dan Resistance, Metode Sukses Trading Crypto

Metode ini bukan metode yang selalu sama diantara trader akibat ada dua sisi dari trader yang melakukan hal sebaliknya.

Contohnya, dalam pergerakan turun Fibonacci Retracement digambar dengan menarik garis dari harga terendah menuju harga tertinggi. Dalam pergerakan naik trader ini melakukan hal sebaliknya.

Memahami Support dan Resistance, Metode Sukses Trading Crypto

Intinya trader atau analis akan menggunakan angka yang ada pada Fibonacci tersebut sebagai support dan resistance, bergantung pada pergerakan harga saat itu.

Menggunakan Indikator

Cara kedua adalah menggunakan indikator seperti Moving Average untuk menentukan support dan resistance.

Baca juga: Apa Itu Indikator dalam Trading?

Indikator adalah sebuah garis yang dibentuk berdasarkan perhitungan matematika atau statistika berdasarkan pergerakan harga sebelumnya. Umumnya indikator ini digunakan sebagai alat bantu untuk memprediksi pergerakan harga ke depannya.

Salah satu indikator yang paling sering digunakan adalah Moving Average karena indikator tersebut paling umum digunakan untuk melihat pergerakan harga.

Baca juga: Apa Itu Moving Average? Panduan Lengkap Untuk Pemula

Umumnya indikator digunakan sebagai alat bantu saat melakukan analisis teknikal terutama saat menentukan support dan resistance. Hal ini disebabkan jika hanya menggunakan satu indikator, batas harga tidak akan terlihat jelas.

Memahami Support dan Resistance, Metode Sukses Trading Crypto

Dapat dilihat jika hanya menggunakan satu Moving Average, batas harga akan kurang jelas namun tetap bisa digunakan untuk melakukan analisis. Garis Moving Average tersebut dapat digunakan untuk menentukan target sehingga masih dapat digunakan.

Menggambar Secara Manual

Terakhir adalah dengan menggambar support dan resistance secara manual melalui alat gambar yang tersedia di Tradingview.

Saat menggambar secara manual, untuk menentukan support dan resistance, pastikan daerah batas tersebut adalah daerah yang sering dikunjungi oleh harga.

Jika harga sering mengunjungi batas tersebut kemudian bergerak berlawan arah atau terjadi penolakan kemungkinan besar daerah tersebut adalah daerah support atau resistance.

Umumnya batas tersebut adalah daerah yang diisi oleh banyak sumbu candlestick dan dipenuhi oleh penutupan badan candlestick.

Saat menggambar manual, perlu diketahui bahwa ada dua cara yaitu menggunakan garis trend atau menggunakan garis dan melihat mana daerah yang sering disentuh candlestick. Contohnya adalah seperti pada gambar di bawah.

Memahami Support dan Resistance, Metode Sukses Trading Crypto

Perlu diketahui bahwa analisis teknikal, termasuk penentuan support dan resistance adalah sebuah hal yang berdasarkan perspektif masing-masing analis.

Pernyataan tersebut juga menjadi dasar mengapa di pasar keuangan, saat ada yang memprediksi harga akan turun, ada juga yang memprediksi harga akan naik. 

Jadi perlu diketahui bahwa support dan resistance tidak akan memberikan hasil analisis yang selalu benar dan perlu ditambah dengan metode analisis lainnya untuk melengkapi.

Top exchange
Lihat semua

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Panduan Terkait

Trading Bitcoin

5 months ago

Cara Main Bitcoin Terbaru!
Sponsor

9 months ago

Cara Beli dan Jual Aset Kripto di Triv

Trading Bitcoin

1 month ago

Apa itu Hedge Fund di Crypto?
Rekomendasi aplikasi beli bitcoin