Masuk Metaverse, Adidas Pilih Sandbox dan Gandeng Coinbase

Rossetti Syarief

26th November, 2021

Token SAND milik The Sandbox alami perkembangan luar biasa dalam 30 hari terakhir. Harganya naik 500% ketika Facebook mengganti namanya menjadi Meta dan berdedikasi untuk Metaverse. 

Meski belum resmi diluncurkan karena harus melakukan pengujian versi utama (apha test) play to earn terlebih dulu, The Sandbox berhasil memikat merek olahraga papan atas, Adidas, sebagai warga meta yang baru di jaringan mereka. 

Pernyataan itu The Sandbox umumkan secara resmi di laman Twitternya, dengan respon yang begitu positif dari para penggemar.

Sebelumnya, The Sandbox juga telah bermitra dengan berbagai perusahaan teknologi dan hiburan ternama seperti, Atari, The Smurfs, Animoca Brands, dan The Walking Dead. Namun, Adidas adalah merek fashion pertama yang bergabung.

Pada saat penulisan, SAND diperdagangkan dengan harga $7,75.

Adidas Bermitra dengan Coinbase

Pada hari Rabu kemarin, Adidas memberi pernyataan bahwa perusahaan akan melakukan kemitraan dengan salah satu exchange crypto terbesar dunia, Coinbase

Kemitraan ini bermula ketika Adidas melihat catatan rekor yang baik dari VR game yang berbasis di Ethereum dalam jaringan The Sandbox. Adidas kemudian berencana membangun land virtual gamenya sendiri, dengan mengusung konsep “AdiVerse”

Dengan konsep yang sudah terdengar matang, tampaknya kolaborasi ini akan dirilis tidak lama lagi.

Apakah ‘Mereka’ Terhubung Satu Sama lain?

Sejauh ini, masih belum diketahui apakah kemitraan Adidas dengan Coinbase berkaitan dengan aktivitas Adidas di The Sandbox. 

Namun tampaknya masuk akal, jika ada skenario yang menyatakan bahwa perusahaan berencana untuk membelanjakan aset crypto di The Sandbox. 

Jika demikian, Coinbase hadir sebagai exchange crypto yang dapat membantunya melakukan investasi yang diperlukan.

Jika bukan skenario tersebut, kemungkinan lainnya adalah rencana Adidas yang akan meluncurkan NFT di POAP minggu lalu. 

Peran Coinbase dapat sebagai exchange yang menjembatani upaya tersebut, terutama jika Adidas berencana untuk merilis NFT yang lebih besar. 

Karena seperti yang kita ketahui, Coinbase berencana untuk meluncurkan pasar NFT. Sementara disisi lain, Adidas juga dapat menggunakan pasar itu untuk mendistribusikan NFT di masa depan.

Selain itu, perusahaan juga bisa menggunakan Coinbase untuk menerima aset crypto sebagai bentuk pembayaran, mirip dengan apa yang telah dilakukan banyak perusahaan lain di masa lalu melalui Coinbase Commerce.

Namun, semua skenario di atas masih bersifat spekulatif.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik