5 Fakta Menarik Blockchain Tezos!

Anisa Giovanny

15th July, 2022

30 Juni 2022, Tezos genap berusia empat tahun sejak peluncuran jaringan pertamanya.

Dalam usia yang masih seumur jagung blockchain ramah lingkungan ini telah mencapai beberapa hal besar, di antaranya sudah memiliki lebih dari 2,4 juta blok, lebih dari 100 juta transaksi, lebih dari 2 juta akun yang didanai. 

Untuk merayakan ulang tahunnya, Tezos pun mengadakan Ask me Anything atau AMA eksklusif bersama Managing Director Tezos Katherine Ng di discord Tezos.

Apa saja yang dibicarakan di sesi tanya jawab tersebut dan fakta menarik apa yang terungkap di Tezos? Simak artikel berikut ini. 


Dalam sesi ini Katherine menjawab berbagai pertanyaan yang dilemparkan anggota komunitas, misalnya pertanyaan mengenai kelebihan fitur Tezos sebagai blockchain.

Menurutnya, ada banyak alasan mengapa blockchain Tezos kompetitif tidak hanya di kancah NFT, tetapi juga sebagai blockchain secara umum.

Salah satu keuntungannya adalah blockchain Tezos memiliki aspek tata kelola mandiri, yang memungkinkan Tezos untuk melakukan peningkatan hingga 10 kali selama dua tahun terakhir, lebih banyak daripada blockchain lainnya.

Selain itu, masing-masing peningkatan ini berfokus pada memberikan biaya gas yang lebih rendah kepada pengguna dan kemampuan kontrak cerdas yang lebih besar kepada pengembang.

Keuntungan lain, dan salah satu yang paling penting, adalah bahwa Tezos memiliki jejak karbon yang relatif kecil yang membuatnya jauh lebih hemat energi daripada blockchain Proof-of-Work lainnya.

Tezos dan NFT

Pertanyaan selanjutnya adalah seputar NFT di blockchain Tezos, Katherine menjelaskan jika sebagai blockchain proof of stake Tezos beroperasi tanpa kebutuhan energi yang besar yang dibutuhkan dari jenis blockchain lainnya.

“ Biayanya hanya sepersekian dari 1 tez untuk membuat (atau “mint”) NFT di Tezos  itu berarti NFT Tezos ramah lingkungan dan lebih mudah diakses oleh orang-orang di seluruh dunia,” katanya.

Selain biaya rendah dan efisiensi energi, Tezos juga membanggakan komunitas yang dipimpin seniman yang sangat kuat. Selain itu, penjualan NFT melonjak di pasar NFT berbasis Tezos seperti fx(hash) dan Objkt.com, kemudian merek-merek besar juga mulai beralih untuk menggunakan blockchain Tezos.

“ Tezos NFT dianggap sebagai “anomali” di ruang NFT,  karya-karya tersebut sering dianggap sebagai jembatan antara teknologi dan seni tradisional, daripada “crypto art” atau gambar profil (PFP) NFT seperti proyek populer Bored Ape Yacht Club dan CryptoPunks.,” jelas Katherine. 

Baca juga: 10 Proyek NFT Ramah Lingkungan di Blockchain Tezos

Upgrade Jakarta Tezos

Blockchain Tezos juga telah sukses menjalankan upgrade Jakarta yang menjadi upgrade ke 10 dengan fitur baru yang disebut Transaction Optimistic Rollups, yang akan memperkenalkan alamat Layer 2 ke blockchain.

Menurut Katherine, peningkatan ini adalah batu loncatan ke Enshrined Rollup yang lebih permanen dan unik yang sedang dikembangkan oleh berbagai tim pengembang Tezos. Pengguna dapat melihatnya sebagai solusi penskalaan jangka pendek dan eksperimental.

Kemajuan besar kedua di Jakarta 2 adalah Tiket Michelson, cara baru yang menarik bagi pengembang Tezos untuk menghindari kontrak pintar terpusat untuk token. 

“ Anggap mereka sebagai versi token Tezos FA2 dan token Ethereum ERC-20 yang lebih diminimalkan dengan kepercayaan dan terdesentralisasi. Setelah fitur-fitur ini sepenuhnya diluncurkan, kemungkinan pengembang Ethereum dan yang dari rantai POS lain akan bermigrasi ke Tezos,” ujar Katherine. 

Stablecoin di Tezos

Katherine juga menjawab pertanyaan terkait stabelcoin di Tezos, menurutnya hal itu masuk ke dalam perencanaan, dan baru-baru ini USDT mengumumkan bahwa mereka akan diluncurkan di Tezos.

Peluncuran ini akan lebih menyoroti dedikasi Tether untuk merintis kolaborasi dan interoperabilitas dalam ruang aset digital yang berkembang dan Tezos berharap ini akan menarik stablecoin lainnya.

Baca juga: Protokol Jakarta Resmi Tayang di Tezos

TZ Apac dan Tezos India

TZ Apac dan Tezos India menghadirkan kembali hackathon TezAsia salah satu hackathon Web3 yang paling dinanti di Asia, dengan lebih dari 10.000 pendaftaran dan hadiah 200.000 dollar US.

“ TezAsia menyambut calon pendatang baru, pembuat kode tingkat lanjut, pelajar, profesional, dan penggemar blockchain. Hackathon membuka peluang untuk bekerja dengan dApps, platform, mentor, dan entitas berbasis Tezos terbaik di ekosistem dan pendaftaran masih dibuka,” kata Katherine. 

Baca juga: TezAsia Luncurkan Hackathon dengan Hadiah Lebih dari $200.000

Peran Tezos di Web 3

Web 3 kini menjadi topik hangat di industri kripto, sudah mulai banyak proyek yang mengusung konsep Web 3 untuk memberikan solusi menarik dan Tezos pun tak ingin ketinggalan.

Menurut Katherine, sejak tahun lalu Tezos telah memasukkan nama merek dan institusi seperti GAP, Evian, Redbull, Manchester United, National University of Singapore (NUS), dan banyak lagi, dengan tujuan menjadi jembatan untuk menghubungkan institusi ke dunia Web3.

Misalnya, kemitraan TZ APAC dengan NUS Computing untuk mendirikan Center for Nurturing Computing Excellence yang akan membuat siswa diberdayakan untuk belajar dari pakar industri dunia nyata di bidang-bidang seperti teknologi blockchain, cloud computing dan data science.

Keterlibatan ekosistem Tezos akan terus berlanjut untuk Web 3 dengan  memberdayakan pencipta, pengembang, institusi, dan perusahaan untuk mengeksplorasi dan merangkul teknologi blockchain di masa depan. 

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency