Berita Blockchain · 6 min read

Blockchain TON Ungguli Ethereum dalam Jumlah Pengguna Aktif Harian

Kamis, 13 Juni 2024
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Blockchain The Open Network (TON), jaringan yang dikembangkan oleh tim Telegram, telah melampaui Ethereum dalam hal jumlah pengguna aktif harian pada Juni 2024.

Dalam postingan X pada 10 Juni, Delphi Digital mengungkapkan bahwa jumlah alamat aktif harian TON telah melampaui Ethereum. Pencapaian ini dikaitkan dengan basis pengguna Telegram yang sangat besar mencapai 900 juta pengguna, serta distribusi aplikasi Telegram yang luas.

Delphi Digital menyebut fenomena ini sebagai “Flippening yang diabaikan oleh Crypto Twitter”. Istilah Flippening digunakan untuk menggambarkan potensi pembalikan dominasi dari mata uang atau jaringan besar, dalam hal ini Ethereum.

Namun, Delphi Digital masih mempertanyakan tentang keberlanjutan pertumbuhan jaringan ini dalam jangka panjang dan apakah TON dapat terus melampaui Ethereum secara permanen.

Baca juga: Bank Terbesar di Dunia Sebut Ethereum Sebagai Minyak Digital

Persaingan Ketat antara TON dan Ethereum

Data dari Artemis menunjukkan bahwa TON dan Ethereum telah bersaing ketat sejak Mei 2024, dengan TON pertama kali mengungguli Ethereum pada 17 Mei dan sejak awal Juni, TON telah mengungguli Ethereum selama 10 hari berturut-turut.

Grafik pengguna aktif harian di berbagai jaringan. Sumber: Artemis

Pada 3 Juni, TON mencapai rekor jumlah pengguna aktif harian hingga 568,300. Sebagai perbandingan, Ethereum belum mencapai angka tersebut sejak 13 September 2023.

Baca juga: Mengenal Blockchain TON, The Open Network

Faktor Pendorong Peningkatan Aktivitas Jaringan TON

Peningkatan aktivitas jaringan TON ini sebagian besar disebabkan oleh integrasi stablecoin Tether (USDT) ke dalam ekosistem TON, termasuk Telegram.

Selain itu, berbagai proyek GameFi yang menarik perhatian pengguna mulai hadir di Telegram, termasuk Notcoin yang mencatat 35 juta pengguna terdaftar sejak diluncurkan secara resmi pada Januari 2024.

Baru-baru ini, Telegram telah meluncurkan mata uang Telegram Stars yang dapat digunakan untuk melakukan pembelian barang atau layanan di dalam aplikasi. 

Baca juga: 7 Game Telegram Potensial Airdrop di Jaringan TON

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Dilla Fauziyah

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.