Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Industri · 6 min read

Industrial and Commercial Bank of China (ICBC), bank terbesar di dunia, baru-baru ini mengklasifikasikan aset kripto Ethereum (ETH) sebagai minyak digital dan Bitcoin (BTC) sebagai emas digital. Hal ini disampaikan di tengah tingginya permintaan terhadap aset digital yang mendorong inovasi di sektor ini.
Baca juga: Harga BTC Positif, Semua Holder Bitcoin dalam Posisi Untung
ICBC memuji Ethereum karena kemampuannya dalam menyediakan teknologi untuk masa depan digital, yang diakuinya sebagai minyak digital yang mampu mendorong berbagai aplikasi di seluruh ekosistem Web3.
Ethereum menggabungkan kelengkapan Turing melalui bahasa pemrograman Solidity dan Ethereum Virtual Machine (EVM). Fitur ini memungkinkan pengembang untuk membuat dan mengelola smart contract serta aplikasi yang kompleks, menempatkan Ethereum sebagai platform penting untuk keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan NFT. ICBC juga mengakui potensi Ethereum untuk memperluas pengaruhnya ke jaringan infrastruktur terdesentralisasi (DePin).
Meskipun memiliki potensi besar, Ethereum tetap menghadapi beberapa tantangan praktis, termasuk kerentanan keamanan, masalah skalabilitas karena kebutuhan komputasi yang tinggi, serta konsumsi energi yang signifikan.
Sementara itu, menurut laporan ICBC, Bitcoin memiliki kemampuan untuk menciptakan kelangkaan yang serupa dengan emas melalui konsensus matematis.
Mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar tersebut berhasil mengatasi masalah terkait dengan pembagian aset, verifikasi keaslian, dan portabilitas.
“Atribut moneter Bitcoin secara bertahap melemah, sementara atribut sebagai aset terus menguat,” kata ICBC.
Baca juga: ETF Ethereum Spot dan Potensinya untuk Pasar Kripto
Selain memuji Ethereum dan Bitcoin, ICBC juga menyoroti peran stablecoin dalam menjembatani kesenjangan antara pasar mata uang digital dan keuangan global dengan menawarkan stabilitas di pasar kripto yang bergejolak.
Stablecoin dapat memfasilitasi transaksi tanpa batas dan menyediakan penyimpan nilai yang dapat diandalkan, menjadikannya alat penting untuk aktivitas keuangan sehari-hari.
Selain itu, central bank digital currencies (CBDC) mewakili inovasi signifikan dalam sistem moneter modern. Mata uang fiat digital yang diterbitkan bank sentral dapat meningkatkan efisiensi sistem pembayaran, mengurangi biaya transaksi, dan meningkatkan efektivitas kebijakan moneter.
Laporan ICBC mencatat bahwa pengembangan dan implementasi infrastruktur CBDC memerlukan pertimbangan yang cermat terhadap privasi, keamanan, dan implikasi regulasi untuk memastikan keberhasilan dan adopsi yang luas.
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.