Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Apa itu Bitcoin ? Panduan Lengkap untuk Pemula

Felita Setiawan     Tuesday, June 25 2019

Gelombang industri 4.0 membawa cryptocurrency dan teknologi Blockchain sebagai revolusi teknologi. Namun masih banyak yang belum memahami apa itu blockchain dan juga Bitcoin.

Panduan lengkap belajar Bitcoin ini mencakup apa itu BTC, mengapa berharga, cara memilikinya, dan seluruh hal yang perlu kamu ketahui mengenai cryptocurrency pertama ini sebagai pemula.

Apa Itu Bitcoin?

Apa itu Bitcoin ? Bitcoin adalah sebuah sistem mata uang cryptocurrency global, dan bisa disebut juga sebagai mata uang digital, mata uang virtual, dan juga aset kripto. Aset kripto terpopuler ini memungkinkan orang untuk mengirim atau menerima uang melalui internet, bahkan kepada seseorang yang tidak kita kenal atau tidak percayai.

Baca Juga : Tentang Satoshi Nakamoto

Bitcoin diperkenalkan pada tahun 2009 dalam whitepaper yang diterbitkan oleh programmer yang menggunakan nama Satoshi Nakamoto, yang didefinisikan sebagai sistem pembayaran elektronik peer-to-peer.

Topologi peer-to-peer (tanpa perantara) jaringan dan ketiadaan entitas manajemen pusat membuat pemerintah atau lembaga mana pun tidak mungkin mempunyai otoritas untuk mengontrol distribusi dan penerbitan mata uang digital satu ini.

Baca juga : Whitepaper Bahasa Indonesia dan Whitepaper Bahasa Inggris

Apa Perbedaan Bitcoin dengan Mata Uang Tradisional (Fiat)?

Apa Perbedaan Bitcoin dengan Mata Uang Tradisional Fiat

Ada beberapa hal mendasar yang membedakan mata uang kripto dengan mata uang tradisional atau fiat yang bahkan juga bisa diperjual-belikan secara digital. Ini dia perbedaannya.

1. Desentralisasi

Karakteristik yang paling penting adalah bahwa itu terdesentralisasi. Tidak ada satu institusi pun yang mengendalikan jaringan Bitcoin.

2. Suplai Terbatas

Tidak seperti mata uang fiat yang bisa terus dikeluarkan oleh bank sentral negara, Bitcoin memiliki suplai total 21 juta yang sepenuhnya dikontrol oleh algoritma yang mendasarinya.

3. Pseudonimitas

Sistem Bitcoin yang tidak memiliki validator sentral membuat kita sebagai pengguna menjadi semi-anonim. Jika kita ingin melakukan pengiriman atau transfer, sistem hanya mengecek apakah kita memiliki Bitcoin untuk dikirim dan tidak mengecek identitas kita. Sehingga transaksi yang terjadi di dalam sistem bersifat pseudonim.

4. Kekekalan

Transaksi Bitcoin dan aset kripto yang lain tidak dapat dibatalkan, tidak seperti transaksi fiat elektronik.

5. Dapat dibagi

Unit terkecil dari Bitcoin disebut satoshi. Ini adalah seperseratus juta BTC (0,00000001) – dengan harga Bitcoin hari ini, sekitar seperseratus sen. Ini bisa memungkinkan transaksi mikro yang tidak bisa dilakukan dengan uang elektronik tradisional.

Mengapa Menggunakan Bitcoin?

MengapaMenggunakanBitcoin

Bitcoin awalnya dibuat sebagai metode pembayaran alternatif yang didesentralisasi. Di beberapa bagian dunia, cryptocurrency ini masih merupakan cara yang lebih efisien dan lebih murah untuk mentransfer uang lintas batas, dan beberapa startup pengiriman uang memanfaatkan fitur ini.

Orang-orang merasa lebih nyaman memegang sebagian dari kekayaan mereka dalam bitcoin yang disimpan dengan aman, di mana otoritas pusat tidak dapat memblokir akses atau memotongnya. Baru-baru ini aset kripto termahal ini juga telah mengambil peran aset investasi, karena para pedagang, investor institusi, dan penabung kecil telah bangun untuk potensi keuntungan dari kenaikan harganya. Bitcoin yang terus beredar semakin meningkatkan tingkat kegunaannya bagi para pengguna.

Apakah Bitcoin Legal?

Apakah Bitcoin Legal

Per tanggal 2 Oktober 2018 berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 99 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Penyelenggaraan Perdagangan Berjangka Aset Kripto. Cryptocurrency seperti Bitcoin dan Ethereum secara resmi dinyatakan sebagai Aset Kripto sudah terdaftar sebagai barang legal dan dapat diperdagangkan sebagai komoditas di Indonesia.

Baca juga : Aset kripto legal di Indonesia

Dari dokumen tersebut, Menteri Perdagangan Republik Indonesia melihat bahwa bahwa crypto asset telah berkembang luas di masyarakat dan merupakan komoditi yang layak dijadikan sebagai subjek Kontrak Berjangka yang diperdagangkan di Bursa Berjangka.

Apakah Halal secara Hukum Islam?

ApakahHalalsecaraHukumIslam

Pada Januari 2017 lalu, Ketua Komisi Dakwah MUI juga menyatakan soal hukum bitcoin melalui media Liputan6. KH Cholil mengatakan hukum Bitcoin sebagai alat tukar adalah mubah (boleh).

Baca juga : Bitcoin Halal Digunakan Menurut Studi Hukum Syariah Islam

Teknologi blockchain yang mendasari mata uang kripto sangat selaras dengan tujuan syariah untuk mengurangi ketidakpastian yang berlebihan. Blockchain membuktikan kepemilikan kita atas aset kripto. Hal ini membuktikan bahwa kita benar-benar memiliki Bitcoin yang dikirim dalam suatu transaksi.

Memahami Nilai Bitcoin

Memahami Nilai Bitcoin

Apa yang Membuatnya berharga?

Bitcoin mempunyai persediaan yang terbatas, tidak seperti mata uang biasa yang persediaannya tidak terbatas dan seringkali diproduksi. Hal tersebut membuat harga jual cryptocurrency pertama ini sangat mahal.

Bitcoin umumnya dipandang sebagai bentuk emas digital karena emas dan memiliki banyak karakteristik serupa, selain sama-sama memiliki keterbatasan suplai, keduanya sama-sama memiliki nilai yang diakui secara universal dan kerap mengalami kenaikan saat krisis ekonomi terjadi.

Baca juga : Apa yang Membuat Bitcoin Berharga.

bitcoin dan emas

Kenapa Harganya bisa Naik Turun?

Kenapa Harganya bisa Naik Turun

Fluktuasi harga mata uang kripto ini disebabkan oleh beragam faktor seperti terdapat keterbatasan likuiditas dalam pasar cryptocurrency. Selain itu, perbedaan antara harga jual dan beli dalam pasar forex paling besar hanya sekitar beberapa sen, sedangkan dalam pasar cryptocurrency bisa mencapai beberapa dollar. Hal ini menunjukkan pasar dengan volume kecil dapat dengan sendirinya bergerak secara cepat sehingga membuat harga cryptocurrency begitu fluktuatif.

Banyaknya pengguna baru yang akan memiliki ketertarikan pribadi yang besar dalam harga cryptocurrency yang sedang naik atau turun. Sehingga menambah sifat market yang disruptif dan kemudian membuatnya semakin mudah berubah-ubah.

Manipulasi harga marak terjadi di pasar yang baru, termasuk pasar aset kripto. Exchange pusat mengontrol sebagian besar pergerakan cryptocurrency, sehingga membuat mereka memiliki keinginan untuk memperoleh keuntungan dengan secara tidak langsung memanipulasi harga crypto.

Faktor suplai dan permintaan yang berhubungan dengan elemen kelangkaan membuat harga meningkat dan salah satu faktor yang membuat harga aset kripto ini meningkat ke harga yang paling tinggi. Suplai Bitcoin berada di angka 21 juta – yang mana relatif kecil dibandingkan dengan token yang lain – sementara jumlah peminatnya membludak beberapa tahun belakangan ini.

Bagaimana Cara Beli Bitcoin?

Bagaimana Cara Beli Bitcoin

Lalu bagaimana cara memiliki mata uang kripto? Bitcoin sebagai mata uang digital bisa didapatkan dengan berbagai cara, dengan cara membelinya dengan menggunakan uang fiat, menambang, dan bahkan Bitcoin juga bisa didapatkan secara gratis.

Membeli Bitcoin Melalui Exchange

Cara membeli Bitcoin sangatlah mudah. Kamu hanya perlu mengunjungi exchange pilihan kamu dan buat akunmu di platform tersebut. Setelah akunmu berhasil dibuat dan diverifikasi, kamu sudah bisa membeli Bitcoin dan aset digital lainnya. Simak video di bawah ini untuk memahami cara beli cryptocurrency paling terkenal ini lebih lanjut!

Baca juga : Cara membeli Bitcoin

Baca juga : Komparasi Exchange Lokal

Berapa jumlah minimal Bitcoin bisa dibeli?

Kamu bisa membeli aset kripto dengan menggunakan mata uang Rupiah dalam jumlah berapa saja tanpa nilai minimum. Jumlah Bitcoin yang kamu beli bergantung pada harga aset kripto saat kamu membelinya. Misalkan saja harganya sekarang Rp100 juta. Jika kamu memiliki uang 10 juta dan membeli dengan uang itu, kamu akan mendapatkan sejumlah 0,1 BTC.

Selain membelinya, kamu bisa juga mendapatkan bitcoin secara gratis.

Baca juga : cara mendapatkan Bitcoin gratis

Apa itu Bitcoin Mining?

Apa itu Bitcoin Mining

Bitcoin Mining adalah cara mendapatkan uang digital ini dengan cara menambangnya. Untuk memahami proses menambang, kita harus kembali lagi pada konsep dasar. Teknologi di balik cryptocurrency adalah Blockchain, yang merupakan sebuah rantai blok berisi komponen kriptografi. Singkatnya, pengguna harus menyelesaikan sebuah soal matematika untuk mendapatkan Bitcoin sebagai reward.

Pada tahun 2009 saat awal terciptanya cryptocurrency pertama ini, setiap persoalan matematika yang diselesaikan, pengguna diberikan reward sebesar 50 BTC. Karena terbatasnya suplai BTC, setiap 4 tahun akan terjadi fenomena halving day. Halving day adalah peristiwa pengurangan reward sebanyak setengahnya. Jadi pada tahun 2012, setiap persoalan matematika yang diselesaikan, pengguna hanya mendapatkan 25 BTC, tahun 2016 sebanyak 12.5 BTC, dan begitu seterusnya.

Proses pemecahan soal matematika inilah yang disebut sebagai Bitcoin mining. Jangan bayangkan soal matematika ini seperti persoalan matematika yang kita temui sehari-hari di pelajaran matematika.

Persoalan ini jauh lebih rumit dan membutuhkan algoritma khusus super komputer untuk memecahkannya. Oleh karena itu, untuk menambang Bitcoin diperlukan mesin komputer khusus seperti GPU atau ASIC yang harganya tidaklah murah.

Satu mesin GPU bisa dihargai sekitar 20-30 juta sesuai dengan kecepatan dan kemampuannya menambang Bitcoin. Penambang crytocurrency biasa disebut dengan miner.

Menambang tidaklah murah. Selain harus membeli mesin hardware untuk menambang, miner juga harus menyiapkan biaya listrik 24 jam dan pendingin mesin. Mesin mining harus berjalan 24 jam penuh setiap harinya untuk memberikan hasil yang maksimal.

Bitcoin vs Blockchain

Bitcoin vs Blockchain

Banyak orang-orang awam yang salah sangka memahami Bitcoin dan Blockchain. Apa itu Blockchain? Apa Bitcoin dan Blockchain adalah hal yang sama? Secara singkat, Blockchain adalah teknologi di balik cryptocurrency pertama ini. Sistem BTC adalah implementasi teknologi yang kita sebut teknologi Blockchain.

Blockchain adalah sebuah teknologi berbentuk buku digital (ledger) yang mencatat semua riwayat transaksi yang terjadi di dalam sebuah jaringan Bitcoin. Catatan transaksi ini dienkripsi dalam sebuah kriptografi yang terdiri dari deretan 16 angka dan huruf dan kemudian ditambahkan dengan sendirinya ke dalam riwayat transaksi tersebut.

Blockchain digunakan sebagai sistem pencatatan transaksi aset kripto. Secara teknis, sistem Blockchain menggunakan blok sebagai daftar catatan dan riwayat, blok tersebut berisi data-data yang dibentuk ke dalam sebuah hash. Catatan transaksi dalam bentuk blockchain ini dapat diakses semua orang di dalam jaringan yang sama sehingga memberikan transparansi bagi semua yang menggunakan Blockchain.

Bitcoin dibangun di atas sistem blockchain, dan dapat dikatakan adalah aplikasi blockchain pertama yang dibangun sehingga membuat cryptocurrency pertama ini seringkali disebut sebagai Blockchain versi pertama atau Blockchain 1.0.

Baca juga : Apa itu Blockchain.

Poin Penting
  • 🔍 Apa itu Bitcoin ?

    Bitcoin adalah sebuah sistem mata uang cryptocurrency global. Baca selengkapnya di sini

  • 🤔 Siapa yang menemukan Bitcoin ?

    Bitcoin ditemukan oleh seorang/sekelompok programmer yang menggunakan nama samaran Satoshi Nakamoto.

  • 💵 Apa Perbedaan BTC dengan Rupiah ?

    BTC tidak memiliki bentuk fisik, bersifat terdesentralisasi, dan suplainya terbatas.

  • 😱 Apakah BTC Scam ?

    Bitcoin sendiri bukan scam. Namun banyak orang yang memanfaatkan BTC untuk melakukan penipuan dan investasi bodong (scam)

  • ⚖️ Apakah Bitcoin Legal ?

    BTC dan aset kritpo legal diperdagangkan di Indonesia sebagai komoditi berjangka. Lebih lanjut baca Regulasi Aset Kripto: Bitcoin dan Crypto LEGAL di Indonesia!

  • 🕋 Bagaimana hukum mata uang digital dalam Islam ?

    Teknologi blockchain yang mendasari mata uang digital selaras dengan tujuan syariah

  • ❓ Apa itu blockchain ?

    Blockchain adalah sebuah teknologi berbentuk buku digital (ledger) yang mencatat semua riwayat transaksi yang terjadi di dalam sebuah jaringan Bitcoin.

  • 🤑 Kenapa semua orang terobsesi dengan bitcoin?

    Bitcoin dipandang sebagai bentuk emas digital karena emas dan memiliki banyak karakteristik serupa

Dapat rahasia berinvestasi Bitcoin 💡
Artikel Terkait

 Lihat Lebih