Mau dapat rahasia trading Bitcoin?

Klik Disini
RAHASIA STRATEGI TRADING BITCOIN

Dapatkan tips dan rahasia strategi trading Bitcoin supaya kamu bisa semakin jago melihat peluang untung

Mau dapat rahasia trading Bitcoin?

Klik Disini

Bear Trap: Pengertian, Cara Kerja dan Tips Menghindarinya

Sebelumnya Coinvestasi telah membahas mengenai bull trap, di artikel kali ini akan dibahas mengenai bear trap, baik dari pengertian, pola, cara menghindarinya dan cara trading saat pola jebakan ini terjadi. Simak artikel ini lebih lanjut, ya!

Baca juga: Apa itu Bull Trap dan Cara Menghindarinya

Apa itu Bear Trap

Kebalikan dari bull trap, bear trap adalah sinyal palsu yang menunjukan harga akan turun padahal harga sebetulnya bergerak naik. Pola ini sering mengecoh trader yang sudah memasang posisis short di pasar futures yang akhirnya membuat mereka rugi.

Cara Kerja Bear Trap

Bear trap terjadi ketika mayoritas trader berpikir harga akan turun dan melakukan penjualan serempak.

Dengan ini maka harga terlihat akan turun, sedangkan di sisi lain ada trader yang memanfaatkan momentum ini untuk memborong aset.

Hal ini pada akhirnya menyebabkan anomali di mana harga yang diprediksi turun justru naik karena ada pembelian yang sama besarnya dengan penjualan yang dilakukan. Akhirnya, harga pun berbalik arah untuk naik ketika persedian aset mulai langka di pasaran.

Selain itu bear trap juga disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya sebagai berikut.

  • Penurunan harga di bawah level support utama
  • Investor atau trader masuk ke posisi short
  • Penurunan di bawah level support singkat dan diikuti oleh pembalikan harga ke atas

Bear trap ini sering dimanfaatkan atau bahkan mungkin diciptakan para whale yang memiliki “kuasa” lebih dalam mengontrol pasar.

Pola Bear Trap

Pola bear trap. Sumber: Tradingview.

Dari pola tersebut terlihat bahwa pergerakan harga terlihat menurun, tetapi secara tiba-tiba harganya bergerak naik dengan candle hijau yang terbentuk dan pergerakan harga naik terus berlanjut. Itu lah yang dinamakan pola bear trap.

Baca juga: 14 Pola Candlestick Lengkap! Panduan untuk Pemula

Cara Menghindari Bear Trap

Pelajari teknikal analisis

Analisis satu ini memang bukan hal mudah untuk dipelajari tetapi begitu kamu memahaminya, analisis ini akan sangat membantu untuk membaca pergerakan harga dan membantumu untuk menghindari bear trap atau bull trap.

Manajemen Risiko

Baik di bull trap atau bear trap manajemen risiko adalah hal yang wajib dilakukan.

Dengan manajemen risiko kamu bisa meminimalisir kerugian dan menentukan posisi yang tepat untuk masuk ke pasar dengan modal yang sudah ditentukan dan dibagi sebelumnya.

Umumnya para trader akan mengambil toleransi risiko antara 2-5% dari modal yang mereka gunakan.

Trader juga bisa mencova untuk membagi modal dengan membeli 50% di level resistance dan membeli 50% sisanya setelah breakout untuk mengurangi potensi kerugian.

Baca juga: Memahami Support dan Resistance, Metode Sukses Trading Crypto

Belajar Perdagangan Pullback

Jika kamu trading untuk jangka panjang, kamu perlu mempelajari pullback trading.

Alih-alih membuka posisi short di dekat zona support, kamu harus menunggu sampai harga melewati support tersebut dan kemudian menempatkan order jual  setelah menelusuri kembali ke level resistance yang tepat.

Baca juga: Bitcoin dan Ethereum Sedang Mainkan Pullback Sebelum Bullish

Menggunakan Indikator Volume

Indikator volume (misalnya OBV, CMF, dan lain-lain) sangat berguna untuk memahami tekanan jual dan beli dan juga mengidentifikasi pemalsuan dari bear atau bull trap.

Bear trap umumnya terjadi saat volume aset turun dengan cepat, dan kemudian akan naik lagi dengan tajam.

Pasang Stop Loss

Menetapkan stop loss yang ketat membantu trader mencegah kerugian modal yang besar dalam perdagangan breakout.

Trader wajib harus memasang stop loss setelah membuka posisi short agar kerugian yang tercipta adalah kerugian yang memang bisa diterima.

Belajar Analisis Sentimen

Salah satu keterampilan penting untuk setiap trader adalah menganalisis sentimen pasar, dan apakah tren keseluruhan berubah dari bearish ke bullish atau tidak.

Bear trap biasanya lebih banyak terjadi di pasar bull, karena dalam kondisi ini ada banyak pembeli di pasar dan para pedagang yang mencoba berdagang melawan tren sering terjebak dalam pola ini.

Cara Trading Saat Bear Trap

Berikut ini adalah cara trading ketika bear trap disadur dari Tradingdepth.

  1. Jangan melakukan short sell pasar pada area support utama, dan jangan melakukan order beli pada garis resistance penting.
  2. Ubah pikiran dari mengejar pengaturan perdagangan dengan keuntungan jangka pendek, dan alih-alih lebih fokus pada merancang rencana perdagangan yang baik dan mencari pengaturan dengan keuntungan jangka panjang.

Sedangkan menurut situs angelone, trader bisa menggunakan indikator teknikal Fibonacci retracements, relative strength oscilator, indikator volume, dan banyak lagi untuk memisahkan bear trap dari pembalikan tren asli.

Baca juga: Cara Menggunakan Fibonacci Retracement Saat Trading


Pola bear trap sering ditemui di kondisi market yang nampak bullish, karena itu sebagai trader penting untuk mengetahui hal ini agar bisa meminimalisir kerugian saat trading.

Artikel ini hanya informasi untuk memperkaya refrensi bagi kamu yang ingin memanfaatka momentum bear trap, analisis lebih lanjut tentu diperlukan untuk melakukan trading lebih lanjut.

Top exchange
Lihat semua

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Rekomendasi aplikasi beli bitcoin