Mau paham Blockchain?

Belajar Sekarang
TINGKATKAN PEMAHAMAN BLOCKCHAIN MU

Rekomendasi webinar dan materi edukasi teknologi blockchain terkini langsung dari para ahli.

Mau paham Blockchain?

Belajar Sekarang

Cara Membaca Transaksi di Etherscan

Banyak yang belum mengetahui kalo misalnya di pasar crypto itu semuanya transaparan namun tetap menjaga privasi.

Artinya seluruh transaksi bisa dilacak dan bisa dilihat tapi privasi dan kepemilikannya tetap terjaga secara anonim.

Semua transaksi ini bisa dilacak karena sistem blockchain yang mencatat seluruh transaksi melalui smart contracts.

Masing-masing blockchain punya tempat untuk melihat seluruh transaksi yang terjadi pada blockchainnya.

Nama tempat ini umumnya disebut scanner, contohnya dengan Blockchain Ethereum, terdapat scanner bernama Etherescan.

Apa Itu Etherscan?

Etherscan adalah alat untuk melihat transaksi dan seluruh smart contracts yang ada pada Blockchain Ethereum. Platform ini bertugas untuk menemukan transaksi blok, alamat wallet, smart contract, da data on chain lainnya.

Etherscan bisa diibartkan Google di dunia blockchain, di sini pengguna dapat melihat banyak data. Di antaranya adalah:

  • Average Difficulty atau tingkat kecepatan penambang atau validator untuk menyelesaikan masalah untuk menemukan satu block.
  • Estimated Hash Rate atau kecepatan validasi transaksi oleh para penambang atau validator.
  • Average Block Time atau tingkat kecepatan terciptanya suatu block.
  • Average Block Size atau ukuran satu block dalam jumlah transaksi atau smart contracts yang ada di dalamnya.
  • Total Block Count atau jumlah block yang sudah diciptakan.
  • Total Uncles Count atau jumlah total block ganda atau yang tercipta lebih dari satu secara bersamaan.
  • New Addresses Seen atau jumlah wallet baru yang tercipta pada Blockchain Ethereum.

Akibat banyaknya yang tersedia ini, Etherscan dapat digunakan untuk alat analisis di luar memperlihatkan data.

Sebab Etherscan juga dapat memberikan data mengenai alamat smart contracts, wallet, biaya transaksi, dan bahkan airdrop.

Umumnya Etherscan ini digunakan untuk melihat keaslian sebuah proyek crypto dan juga untuk melacak Koin Ethereum dan Token yang berada di Blockchain Ethereum.

Baca juga: SundaeSwap Buat Transaksi Cardano Lebihi Ethereum

Semua data dari transaksi yang baru saja terjadi dari satu detik yang lalu hingga seberapa besar persentase kepemilikan suatu investor terhadap suatu token tersedia di scanner ini.

Cara Melihat Transaksi Pribadi

Etherscan bisa digunakan untuk melihat riwayat transaksi kita di Blockchain Ethereum. Caranya sangat mudah dan bisa dilakukan dengan dua langkah.

1. Masuk Etherscan

pertama yang harus dilakukan adalah membuka situs https://etherscan.io/ karena Etherscan ini berbasis situs.

Tampilan awal Etherscan
Tampilan awal Etherscan

Setelah kalian melihat tampilan seperti gambar di atas, langkah berikutnya adalah menuliskan alamat wallet pribadi dan klik tombol kaca pembesar atau search.

2. Melihat Riwayat Transaksi Pribadi

Setelah menekan tombol seperti kaca pembesar nantinya pengguna akan masuk ke tampilan seperti gambar di bawah.

Riwayat transaksi pribadi di Etherscan
Riwayat transaksi pribadi di Etherscan

Untuk melihat transaksi token pribadi yang terjadi pada Blockchain Ethereum, pengguna harus menekan kolom ERC20 Token Txns.

Di kolom tersebut pengguna dapat melihat token dan coin apa saja yang masuk dan keluar ke wallet yang dituliskan.

Informasi lain juga merupakan nilai (Value), dan nama token (Token), waktu transaksi terjadi (Age), alamat wallet yang mengirimkan (From) dan dikirimkan (To), serta alamat smart contract yang mencatat transaksinya (Txn Hash).

Etherscan juga merupakan alat yang lengkap untuk melihat pergerakan dari whale atau investor besar di suatu token atau koin.

Tujuannya adalah untuk mengikuti pergerakan whale untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan tersebut. Sebab umumnya whale dapat mempengaruhi harga saat bertransaksi.

Baca juga: Cara Memasang MetaMask, Add-on Wallet Ethereum di Browser

Cara Melihat Transaksi Whale

Kalu untuk melihat whale, caranya sebenarnya cukup mudah karena hanya perlu membuka Etherscan kemudian memilih token yang ingin dilihat, lalu memilih pemilik terbanyak yang bukan tim dan melihat riwayat transaksinya.

1. Masuk ke Etherscan

Sama seperti sebelumnya, pertama yang harus dilakukan adalah membuka situs https://etherscan.io/

Tampilan Etherscan
Tampilan Etherscan

Saat sudah berada di Etherscan pengguna diberikan pilihan untuk masuk ke akun pribadi atau tidak.

Jika membentuk dan masuk ke akun pribadi, pengguna akan memiliki lebih banyak fitur.

Namun untuk melihat transaksi, akun pribadi tidak dibutuhkan. Jika sudah masuk ke Etherscan langkah berikutnya adalah memilih token atau koin yang ingin dilacak whalenya.

2. Masuk Smart Contracts UNI

Langkah berikutnya adalah mulai melacak wallet atau token. Caranya adalah dengan mencari address dan kemudian menuliskannya di kolom pencarian.

Dalam artikel ini akan diperlihatkan pelacakan wallet melalui pelacakan transaksi suatu token, jadi yang dituliskan adalah address smart contract.

Contoh dalam artikel ini akan menggunakan token Uniswap, jadi akan dilacak transaksi dan whale dari Uniswap.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuka Coinmarketcap.com atau Coingecko.com untuk mendapatkan address smart contract proyek aplikasi Uniswap (UNI).

Caranya adalah menyalin dan menyimpan address yang sudah tertera di salah satu situs tersebut yang tertera seperti gambar di bawah.

Tampilan smart contract UNI
Tampilan smart contract UNI

Langkah berikutnya adalah menuliskan address tersebut di kolom pencarian pada Etherscan seperti pada gambar di bawah. 

Berikutnya adalah menekan tulisan Uniswap di sebelah tulisan Tracker, karena itu adalah jalan untuk masuk ke smart contract tokennya.

Kolom tracker UNI
Kolom tracker UNI

Setelah masuk ke kolom tersebut seluruh transaksi dan data mengenai UNI akan terlihat, mulai dari harga, jumlah transaksi, hingga waktu transaksi itu sendiri. 

Transaksi smart contracts UNI
Transaksi smart contracts UNI

Apa bila sudah bisa melihat transaksi dan smart contract UNI, langkah berikutnya adalah mencari Whale dari UNI. 

3. Mencari Whale

Langkah berikutnya adalah masuk ke kolom holders dan mencari address dengan persentase terbesar yang bukan bertuliskan tim Uniswap. 

Whale crypto di Etherscan
Whale crypto di Etherscan

Dari gambar di atas, terlihat bahwa whale Uniswap terbesar memiliki sebesar 2,468% dari keseluruhan persediaan. 

Setelah menemukan whale terbesar, langkah berikutnya adalah menekan addresnya untuk melihat transaksinya. 

Transaksi Whale di Etherscan
Transaksi Whale di Etherscan

Dapat dilihat dari gambar diatas bahwa transaksi terakhir whale Uniswap adalah pada 29 Juni 2021, jadi belum ada transaksi baru yang bisa diikuti.

Tapi kalo udah mulai bergerak lagi pergerakannya bisa digunakan untuk bantu analisis sentimen terhadap harga.

Nantinya data ini bisa dimanfaatkan untuk mengikuti transaksi whale ke depannya. Jadi saat misal nanti whale ini beli atau jual, pembaca bisa mengikuti. 

Sebab, saat whale melakukan transaksi, umumnya harga akan terdampak cukup signifikan, sehingga ada kemungkinan pembaca bisa mengikuti arahnya untuk untung. 

Fitur Lain di Etherscan

Selain pelacakan transaksi dan harga gas, ada banyak fitur lain yang tersedia di Etherscan.

Misalnya, pengguna dapat melihat grafik dan statistik untuk mendapatkan gambaran umum tentang seluruh pasar Ethereum, data seperti transaksi harian, alamat unik, ukuran blok rata-rata, dan harga gas rata-rata dapat memberikan wawasan berharga bagi pengguna Ethereum.

Selain itu, pengguna dapat masuk ke Dapps untuk melihat alamat terkait dan kontrak pintar. Saat Ethereum bergerak menuju penggabungan dengan Ethereum 2.0 dan sistem bukti kepemilikan, transaksi pada ETH2.0 dapat dilacak pada bacon explorer.

Top exchange
Lihat semua

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Panduan Terkait
Rekomendasi aplikasi beli bitcoin