The Fed Konfirmasi Naikkan Suku Bunga, Bagaimana Nasib Crypto?

Rossetti Syarief

6th January, 2022

Bitcoin turun lebih dari 7% hari ini, sementara Ethereum dan sederet altcoin lainnya juga alami kemerosotan.

Kemungkinan besar koreksi tersebut berkaitan dengan respon negatif dari investor yang menyoroti potensi dipercepatnya kenaikan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat.

Setelah desas-desus tersebut kini dikonfirmasi oleh pihak Federal Reserve langsung, harga sejumlah aset crypto pun ambruk.

Kemerosotan Harga di Pasar Crypto

Harga Bitcoin turun 7,1% hari ini, yang kemudian menetapkan nilai aset turun dari $45.800 menjadi $43,198. Nilai tersebut merupakan harga terendah yang pernah ditetapkan Bitcoin sejak September 2021.

Grafik Pergerakan Harga Bitcoin

Sementara itu, nilai Ethereum (ETH) terpantau turun 6,7% dibandingkan periode yang sama, karena harganya merosot dari $3.780 menjadi $3.545.

Sederet altcoin terkemuka seperti Binance Coin (BNB), Cardano (ADA), Ripple (XRP), Avalanche (AVAX), Dogecoin (DOGE), dan Shiba Inu (SHIB) juga ikut terdampak kerugian serupa sebesar 5,7% hingga 6,9%.

Polkadot (DOT), Terra (LUNA), dan Solana (SOL) adalah aset yang cukup terpukul, dengan kemerosotan masing-masing 7,3%, 7,9%, dan 8,4%.

Baca juga: 5 Crypto Potensial Pekan Ini: IOST, KDA, FET, SXP, CFX

Kenaikan Suku Bunga Menjadi Dalang Hancurnya Pasar Crypto

Selain crytocurrency, sederet pasar saham yang dipercaya miliki korelasi dengan pasar crypto diketahui ikut alami kerugian yang sama hari ini. 

Nasdaq Composite mencatat penurunan 3,3% selama 24 jam terakhir, sementara S&P 500 mengalami kerugian 1,9% pada periode yang sama.

Kerugian di pasar saham juga terdampak dari pengumuman The Fed yang menyatakan mulainya kenaikan suku bunga acuan dalam beberapa bulan mendatang.

Kondisi ini menciptakan kekhawatiran akibat potensi apresiasi nilai Dolar Amerika yang berpotensi menurunkan nilai aset berisiko seperti crypto dan saham karena korelasi negatifnya.

Sejumlah analis juga percaya bahwa kenaikan suku bunga ini dapat terjadi lebih cepat dari perkiraan, dan skenario paling cepat datang pada bulan Maret. 

Kerangka waktu yang singkat seperti itu mungkin telah memotivasi aksi jual yang meluas di kalangan investor yang menyebabkan harga pasar turun secara berkala.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.