Cardano Adalah Proyek Paling Berkembang di GitHub Sepanjang 2021

Rossetti Syarief

4th January, 2022

Terhitung sudah tiga bulan lebih Cardano (ADA) resmi meng-upgrade hard fork Alonzo pada jaringannya.

Pembaruan tersebut menghadirkan kemampuan smart contract yang memungkinkan developer untuk membangun aplikasi terdesentralisasi (Dapps),menggunakan sistem DeFi, membuat NFT, hingga menciptakan stablecoin.

Meski terhitung baru diimplementasikan oleh Cardano, tetapi blockchain garapan Charles Hoskinson sudah mendapatkan daya tarik yang signifikan di antara developer.


Pernyataan itu kemudian didukung oleh kumpulan data yang dilansir dari CryptoRank dan Santiment.

Duo platform crypto raksasa tersebut menyatakan jika Cardano adalah proyek crypto paling berkembang di GitHub sepanjang 2021, dengan mengadakan lebih dari 140.000 acara.

Sementara Kusuma dan Polkadot menyusul di posisi dua dan tiga.

Selain itu, Cardano juga belum lama ini berhasil mengalahkan aktivitas blockchain Ethereum dengan selisih yang lumayan jauh.

Baca Juga: Bagaimana Rencana Cardano pada 2022? Ini Kata Charles Hoskinson

Ikut senang dengan pencapaian blockchain-nya, Charles Hoskinson selaku pendiri jaringan tak lama membuat sesi live streaming di channel YouTube miliknya dan mengatakan jika Tim dibalik Cardano telah menyiapkan sekitar 127 proyek lainnya yang akan dan sedang dikembangkan dalam Cardano.

Hoskinson kemudiam mengharapkan jumlah pengguna ADA akan terus berumbuh hingga sepuluh kali lipat dari 2 juta yang ada saat ini. 

Proyek dalam Cardano Yang akan Dilanjutkan Pada 2022

Belum lama ini tim di balik Cardano juga telah menyiapkan salah satu pekerjaan penting dalam blockchain, yaitu upgrade Hydra layer-2. Upgrade tersebut diyakini dapat menyalurkan transaksi off-chain ke staking pool tanpa mempartisi ledger terlebih dulu. 

Secara teoritis, ini akan memungkinkan penskalaan linier lanjutan dari jaringan dengan ratusan ‘node hidra‘ yang masing-masing memproses ratusan transaksi.

Pekerjaan penting lainnya yang sedang dilakukan dalam jaringan adalah mekanisme pendanaan fintech terbaru, yang dikenal sebagai initial stake pool offering (ISPO). 

Dalam pengaturan ini, pengguna blockchain dapat mendelegasikan cryptocurrency mereka dalam sebuah protokol dan menerima token dari proyek baru yang mereka danai sebagai hadiah. 

Salah satu proyek tersebut, Genius Yield, melihat kumpulan ISPO-nya melampaui $118 juta dalam waktu 24 jam.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.