Selamat! Cardano Resmi Memiliki Stablecoin Pertamanya

Rossetti Syarief

27th September, 2021

Cardano akan segera memiliki Stablecoin pertamanya. Pernyataan itu secara resmi dirilis oleh perusahaan pengembangan perangkat lunak, COTI Group.

Awalnya kabar tersebut pertama kali diungkapkan oleh Charles Hoskinson, pemimpin Cardano, di panggung Cardano Summit di Laramie, Wyoming.

Mereka kemudian berkolaborasi untuk memberikan ruang bertransaksi yang lebih murah dan membuatnya lebih mudah untuk menjalankan proyek DeFi.

Nantinya, Cardano dan COTI Group akan menggunakan konsep Stablecoin ‘Djed’ yang mereka gambarkan sebagai token algoritmik stabilitas harga yang terbukti.

Selain itu, adanya Stablecoin ‘Djed’ akan membantu mendorong pertumbuhan ekosistem Cardano, terlebih blockchain Cardano mulai mendukung Smart Contract.

Kombinasi tersebut diharapkan pasar memiliki kemungkinan pengembangan platform DeFi pada blockchain yang telah disebut-sebut sebagai ‘pembunuh Ethereum masa depan’.

Apa itu Djed dan Mengapa Cardano Membutuhkan Stablecoin?

Stablecoin adalah mata uang digital yang didesain agar pergerakannya tidak sebergejolak mata uang crypto lainnya.

Stablecoin akan mematok harga dari mata uang digital tersebut dengan aset cadangan yang harganya stabil, seperti dollar AS atau emas.

Ada beberapa metode untuk mencapai konsep tersebut. Dalam kasus Djed, nilainya tetap stabil dengan desain algoritmik, yang memanfaatkan fitur smart contract pada blockchain Cardano untuk mempertahankan harga sedekat mungkin dengan $1. 

Untuk mencapainya, Djed harus mempertahankan cadangan koin dasar saat menambang dan membakar aset stabil lainnya. Bisa juga menggunakan koin cadangan untuk melawan fluktuasi.

Menurut ‘whitepaper’-nya, akan ada dua versi Djed yang luncurkan. Yang pertama adalah versi minimal, yang dirancang sebagai media pertukaran.

Dan yang kedua versi extended, yang menggunakan fitur smart contract sebagai model penetapan harga berkelanjutan dan biaya dinamis untuk bereaksi lebih cepat terhadap peristiwa eksternal.

Versi ini akan memastikan tingkat cadangan yang optimal dan memberikan lebih banyak keamanan saat melakukan operasi kompleks seperti yang dilakukan dalam transaksi protokol DeFi.

Proyek Yang Dianggap Menjanjikan

Shahaf Bar-Geffen, kepala eksekutif COTI Group, mengatakan pada konferensi bahwa penggunaan stablecoin seperti Djed dapat mempertahankan kontrol yang lebih besar atas transaksi mereka.

Pengguna blockchain menggunakan stablecoin untuk terlibat dalam transaksi sehari-hari karena mereka memungkinkan pertukaran nilai uang secara mulus, terlepas dari lokasi pengirim dan penerima. 

“Saya percaya bahwa menambahkan stablecoin Djed ke blockchain Cardano akan secara signifikan meningkatkan cara transaksi diselesaikan di platform. COTI sendiri telah lama menjadi mitra ekosistem Cardano, sangat menyenangkan mengerjakan proyek ini.” Ungkap Bar-Geffen.

Ini tampaknya menjadi langkah besar bagi COTI. Ketika kemitraannya dengan Cardano pertama kali diumumkan, token COTI melonjak 50% dan All-Time-High di angka $0,60 dalam waktu beberapa jam saja.

Sementara itu, Charles Hoskinson terpantau sangat antusias dengan proyek baru ini karena ini akan menjadi salah satu implementasi paling ambisius yang bertujuan untuk memperkuat ekosistem Cardano.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik