Bitcoin Turun? Tenang Masih Ada Crypto Satu Ini!

Rossetti Syarief

9th September, 2021

Peristiwa di hari Selasa kemarin, berhasil membuat sebagian investor, terutama yang masih pemula menjadi kalang kabut. 

Sebagian token teratas seperti Bitcoin, Ethereum, Cardano, dan Solana tiba-tiba saja turun dengan persentase digital ganda. 

Hal ini secara alami membangun tempat bagi ‘stablecoin’ untuk membuktikan nilai mereka.

Cryptocurrency jenis stablecoin menawarkan perlindungan sementara kepada trader dari volatilitas harga crypto yang terkenal tidak stabil. 

Cryptocurrency jenis stablecoin ini berdedikasi untuk mempertahankan satu dolar mereka dan menawarkan likuiditas yang cukup kepada para trader yang mencari jaring pengaman selama penurunan pasar.

Website analisis Blockchain, CryptoQuant, melaporkan terdapat lonjakan luar biasa dalam transfer stablecoin dikarenakan kapitalisasi pasar cryptocurrency yang turun dari $2,38 triliun menjadi $2,103 triliun pada hari Selasa.

Sebut saja USDT, jenis stablecoin terkemuka berdasarkan volumenya yang berhasil memproses transaksi senilai $10,51 miliar pada hari Selasa.

Transaksi tersebut mengalami peningkatan lebih dari 2 kali lipatnya, dibandingkan dengan transaksi senilai $4,02 miliar pada hari Senin.

Demikian pula, stablecoin jenis USDC yang selalu menjadi primadona, melaporkan mendapatkan transaksi barunya senilai $5,728 miliar pada hari Selasa.

Transaksi ini tercatat 74% lebih tinggi dari hari sebelumnya, yang hanya mendapatkan transaksi senilai $3,27 miliar.

Pada saat bersamaan, pasokan stablecoin bersih yang beredar tetap relatif menganggur. Sejauh ini, jumlahnya sekitar $67 miliar.

Jumlah tersebut juga menunjukkan likuiditas yang memadai terhadap permintaan pertolongan untuk menghadapi penurunan pasar kripto yang brutal. 

Akibatnya, banyak stablecoin teratas mempertahankan pasak 1:1 dolar mereka meskipun mencatat pergeseran harga yang kecil.

Siapa Andalannya?

Di antara 10 stablecoin teratas yang menunjukkan penyimpangan rata-rata minimal dari satu dolar, mereka termasuk enam proyek terpusat, dua campuran, dan dua algoritmik.

Permintaan jenis USDC mendorong penilaian rata-rata sekitar $0,00196 di atas satu dolar, diikuti oleh Paxos (PAX), yang diperdagangkan $0,00203 di atas patokan yang sama.

Jika melihat cuplikan data yang diambil 24 jam setelah ambruknya pasar kripto diatas, terlihat permintaan USDT yang lebih luas di seluruh spektrum cryptocurrency juga mendorong rata-rata deviasinya naik sebesar $0,00244.

Sementara itu, TUSD, HUSD, dan UST ikut terbang bersama di presentase $0,00249-0,00385 dari penilaian dolar mereka. 

FRAX dan FEI diposting terpisah dari pasak dolar. Mereka dikabarkan berhasil melompat di presentasi $0,00404 dan $0,00474 di atasnya.

Tatapi, jika suatu saat pasar stablecoin runtuh, apakah hal itu berbalik menguntungkan pihak Bitcoin dan aset digital serupa?

Mike McGlone, ahli strategi komoditas senior di Bloomberg Intelligence, mengatakan itu seharusnya akan lebih menguntungkan Bitcoin.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik