Sederet Raksasa Media Sosial Ikut Hype NFT!

Rossetti Syarief

21st January, 2022

Menurut Financial Times, perusahaan media sosial Facebook dan Instagram sedang menjajaki inovasi yang membiarkan pengguna membuat, membeli, dan menjual non-fungible token (NFT), mengikuti hype dalam sektor baru-baru ini.

NFT sendiri tengah menerima kegilaan internet besar-besaran saat ini. Seperti kebanyakkan hal yang terkait blockchain, banyak uang yang juga berpindah tangan dengan beberapa NFT bernilai jutaan Dollar.

Karena itu, masuk akal bagi perusahaan Meta untuk mencoba memanfaatkan minat pada NFT dengan mengintegrasikannya ke dalam properti platform.

Facebook baru-baru ini mengumumkan investasi besar ke dalam Metaverse, yang sebagian besar didefinisikan dalam hal virtual dan augmented reality. 

Eksekutif Instagram, Adam Mosseri, secara gamblang juga mendukung NFT dengan mengatakan pada bulan Desember bahwa perusahaan secara aktif mengeksplorasi sektor tersebut.

Berita itu muncul hanya beberapa hari setelah laporan bahwa Walmart sedang bersiap untuk meluncurkan koleksi NFT-nya sendiri, dan merek-merek besar lainnya seperti Nike dan Coca-Cola juga telah terjun ke pasar.

Baca juga: Join Mataverse, Nike Beli Perusahaan Sneakers Virtual!

Ikut Hype NFT, Ini Fitur Baru dari Twitter

Selain bagian dari perusahaan Meta seperti Facebook dan Instagram, Twitter juga tidak mau ketinggalan tren. Twitter kini telah meluncurkan fitur ‘Twitter Blue’ sebagai layanan berlangganan yang dirancang khusus untuk NFT.

Fitur tersebut diperkenalkan perusahaan pada hari Kamis (20/01) dengan video pengenalan beserta penjelasan langkah demi langkah.

Twitter menekankan bahwa mereka tidak akan pernah mencari dana atau akses ke wallet pengguna, memperingatkan tentang penipu potensial yang mungkin mencoba melakukannya.

Sayangnya, untuk saat ini, fitur tersebut terbatas pada platform seluler iOS.

Saat ini pelanggan hanya dapat mengatur NFT sebagai gambar profil mereka dari aplikasi Twitter untuk iOS, tetapi gambar profil berbentuk heksa terlihat di semua platform,ungkap Twitter.

Langkah ini merupakan perkembangan signifikan untuk ambisi terkait crypto platform, yang September lalu memungkinkan pemberian tip bitcoin melalui Lightning Network. 

Perusahaan juga menawarkan rincian tentang proyek NFT internalnya juga.

Dalam praktiknya, akun Twitter dengan fitur gambar profil NFT yang diaktifkan menampilkan berbagai informasi tentang NFT yang dimaksud, termasuk pembuatnya, properti dan karakteristik spesifik, jaringan (seperti Ethereum) dan standar token mana yang digunakan untuk menyebarkannya, antara lain rincian.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.