Sederet Ahli Fintech Ungkap Prediksi Harga ETH di Kuartal Empat

Rossetti Syarief

27th October, 2021

Sebelum Ethereum (ETH) berhasil menembus All Time High barunya belum lama ini, ada sekitar 50 ahli fintech yang lebih dulu disurvei oleh Finder

Tujuannya, perusahaan data dan analisis yang berkantor pusat di Sydney tersebut ingin memprediksi prospek harga kuartal empat 2021 ETH serta jangkauan jangka panjangnya.

Salah satu panelis Finder untuk survei ini adalah Daniel Polotsky, pendiri dan kepala penasihat CoinFlip, jaringan ATM Bitcoin yang berbasis di Amerika Serikat. 

Polotsky memberi tahu Finder bahwa dia memperkirakan Ethereum akan mengakhiri tahun ini dengan harga $4.500 dan mengklaim jika pertumbuhan Ethereum bahkan dapat melampaui pertumbuhan Bitcoin. 

“Ethereum melakukan pekerjaan yang lebih baik untuk mendukung pengembangan pada blockchain-nya dan akan memiliki model penambangan proof-of-stake yang lebih ringan daripada Bitcoin. Ini adalah potensi tulang punggung Web 3.0.” Ungkapnya.

Survei lain diungkap oleh salah satu pendiri Origin Protocol, Joshua Fraser yang mengatakan kepada Finder. 

“Pada akhirnya, Ethereum akan menjadi salah satu lapisan penyelesaian keuangan utama dunia. Harga ETH akan mencerminkan kenyataan di masa depan ini.”

Sementara itu, menurut rata-rata perkiraan yang dikumpulkan dari panel, 50 ahli fintech memprediksi harga ETH mencapai $5.114 pada akhir tahun ini.

Ethereum 2.0

Mengenyampingkan prediksi, di tengah ledakan pertumbuhan DeFi dan NFT, skalabilitas telah menjadi masalah utama bagi Ethereum karena aplikasi dan jumlah pengguna yang terus bertambah.

Para pengembang sedang bekerja keras untuk membuat Ethereum lebih terukur, aman, dan berkelanjutan dengan melakukan upgrade Ethereum 2.0 yang berlangsung secara progresif. 

Upgrade Beacon Chain, yang diimplementasikan pada bulan Desember, menandai upgrade pertama dari ETH 2.0 dan membawa staking ke ekosistem Ethereum. 

Meski begitu, pencipta Ethereum, Vitalk Buterin mengungkapkan jika peluncuran seutuhnya Ethereum 2.0 bisa memakan waktu bertahun-tahun, ujarnya pada sebuah konferensi di Shanghai minggu ini.

Sementara itu, The Merge yang penggabungan mainnet Ethereum dengan sistem proof-of-stake pada Beacon Chain akan menandai akhir dari proof-of-work Ethereum dan akan dijadwalkan beroperasi pada tahun 2022. 

Sharding, pengecekan multi-fase untuk meningkatkan Ethereum yang lebih skalabilitas, serta membenahi kapasitas melalui penggunaan shard chains untuk menyebarkan beban jaringan ke 64 chain baru, akan menyusul pada tahun 2022, setelah The Merge.

Sedangkan Altair, upgrade mainnet pertama ke Beacon Chain, telah dijadwalkan untuk epoch nomor 74.240 pada hari ini. 

Ada sekitar 78% panelis Finder yang disurvei mengharapkan peningkatan ETH 2.0 agar segera selesai untuk menyelesaikan masalah skalabilitas Ethereum.

Berbicara di Shanghai International Blockchain Week 2021 minggu ini, Buterin mengatakan jika layer-2 adalah masa depan penskalaan Ethereum dan satu-satunya cara aman untuk menskalakan ETH ketika ingin mempertahankan desentralisasinya secara bersamaan.

Disclaimer: Artikel ini merupakan berasal dari berbagai sumber dan pandangan penulis, artikel ini bukan ajakan untuk investasi. Semua keputusan ada di tangan pembaca dengan mengetahui segala keuntungan dan resikonya.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik