Berita Regulasi · 6 min read

SEC Ancam Bakal Tuntut OpenSea

mantan eksekutif Opensea diduga rug pull
Coinvestasi Ads Promo Coinfest Asia 2025

Marketplace NFT OpenSea telah menerima Wells Notice dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS atau SEC pada 28 Agustus 2024. Wells notice merupakan langkah awal yang dilakukan SEC ketika mempertimbangkan untuk mengambil tindakan hukum terhadap perusahaan. 

Dalam sebuah postingan di X pada 28 Agustus, CEO OpenSea Devin Finzer mengatakan bahwa SEC telah menerbitkan Wells Notice yang menuduh NFT yang dijual di platform OpenSea dianggap sebagai sekuritas.

Finzer lebih lanjut menyatakan keterkejutannya atas tindakan SEC yang dianggapnya sebagai langkah yang keterlaluan terhadap kreator dan seniman NFT. Ia menegaskan OpenSea siap untuk melawan gugatan tersebut.

“Dengan menargetkan NFT, SEC akan menghambat inovasi dalam skala yang lebih luas. Ratusan ribu seniman dan kreator online berada dalam risiko, dan banyak dari mereka tidak memiliki sumber daya untuk membela diri,” ujar Finzer.

Sebagai bentuk dukungan terhadap para kreator di platformnya, OpenSea berjanji akan menyediakan dana sebesar US$5 juta untuk menutupi biaya hukum bagi kreator dan pengembang NFT yang menerima Wells Notice.

Baca juga: Marketplace NFT OpenSea Buka Potensi Diakuisisi

SEC Mulai Menargetkan NFT

Langkah SEC ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan komunitas NFT, yang menganggap bahwa NFT adalah koleksi seni dan tidak seharusnya dikategorikan sebagai sekuritas.

Ini bukan kali pertama SEC menganggap NFT sebagai sekuritas. Pada tahun 2023, SEC telah mengambil tindakan hukum terhadap dua proyek NFT yakni Impact Theory dan Stoner Cats, dengan tuduhan pelanggaran undang-undang sekuritas di AS. Kedua kasus tersebut diselesaikan melalui kesepakatan ganti rugi dengan SEC.

Sepanjang tahun ini saja, SEC juga telah mengirimkan Wells Notice serta mengajukan gugatan hukum terhadap berbagai perusahaan kripto terutama yang berfokus pada Ethereum dan DeFi, seperti TradeStation, ShapeShift, hingga Uniswap. SEC juga dilaporkan tengah menyelidiki Ethereum Foundation.

Tak hanya itu, banyak perusahaan kripto yang kini tengah terlibat dalam pertempuran hukum melawan SEC, termasuk dari exchange terpusat seperti Coinbase, Binance, Kraken, dan Robinhood. 

Baca juga: Ripple Resmi Didenda Rp1,9 Triliun dalam Kasus SEC, XRP Terbang 26%

Ketua SEC, Gary Gensler, telah berulangkali menyatakan bahwa banyak dari industri kripto kini berada di bawah wewenang SEC, dan oleh karena itu harus tunduk pada UU sekuritas yang berlaku. Ia juga menekankan bahwa tindakan hukum yang dilakukannya bertujuan untuk mendorong kepatuhan regulasi di negaranya.

Di tengah situasi ini, mantan presiden AS Donald Trump, yang kini menjadi kandidat calon presiden dari Partai Republik, pernah berjanji akan memecat Gensler jika dirinya memenangkan pilpres AS pada November mendatang.

Janjinya itu sontak mendapatkan dukungan dari pelaku industri kripto di Negeri Paman Sam, yang berharap bahwa lepasnya Gensler dan terpilihnya Trump yang pro-kripto akan membawa sinyal yang lebih baik bagi industri.

Baca juga: Trump Peringatkan Biden untuk Tidak Jual Bitcoin Milik AS

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Dilla Fauziyah

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo Coinfest Asia 2025
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.