Apes! Pria Ini Membuang Hard Drive Berisi Bitcoin Bernilai Rp2,7 Triliun

Nabiila Putri Caesari

9th August, 2022

James Howells adalah seorang insinyur komputer yang membantu memelihara sistem tanggap darurat untuk berbagai komunitas di Wales.

Pada Agustus 2013, ketika James Howells berusia dua puluh delapan tahun dan berada di rumah bersama keluarganya di Newport, sebuah kota kecil di pantai Welsh, dia tak sengaja membuang Hard Drive yang berisikan Bitcoin.

Malam itu, Howel hanya bekerja di rumah dan ia memutuskan untuk merapikan kantornya. Dalam proses tersebut ia tidak sengaja membuang hard drive yang berisi 8.000 Bitcoin.

Kepemilikan Bitcoin itu muncul di masa awal nama BTC dikenal, terhitung nilai 8.000 Bitcoin di 2021 sekitar $256 juta dollar (Rp3,8 triliun), tetapi dengan penurunan harga yang besar yang terjadi awal tahun 2022, nilainya pun turun namun masih terbilang sangat besar jika berkaca pada harga di 2013. Bitcoin Howells saat ini bernilai kurang lebih $184 juta dollar atau senilai Rp2,7 triliun.

Howells terus berusaha untuk menemukan Hard drive miliknya, termasuk mencarinya di tempat Pembuangan Akhir (TPA), ia pun menghubungi dan memohon dewan kota Newport untuk mencarikannya.

Ditolak Mencari Hard Drive dengan Alasan Risiko Ekologis

Namun Dewan Kota Newport telah berulang kali menolak permintaan Howells untuk menggali dengan alasan risiko lingkungan dan keamanan. 

Karena setiap proyek untuk mencari drive akan membutuhkan tenaga kerja secara manual untuk menggali ribuan ton sampah yang dipadatkan. 

Tetapi dewan kota setempat mengatakan menggali TPA itu berisiko ekologi.

“Sebagian dari ini adalah mengelola risiko ekologis ke situs dan area yang lebih luas. Permintaan Howells menimbulkan risiko ekologis signifikan yang tidak dapat kami terima, dan memang dicegah untuk dipertimbangkan oleh persyaratan izin kami,” kata seorang juru bicara.

Namun Howells mengatakan dia akan memberikan 10% pendapatan dan menjadikan kota Newport, Wales, Inggris Raya menjadi pusat mata uang kripto dari hasil drive jika ditemukan.

Misi Pencarian Untuk Mengembalikan Hard Drive

Sekarang ini Howells menyiapkan sejumlah dana dan tenaga ahli yang disiapkan untuk melakukan pencarian hard drive dengan cara yang efektif dan aman bagi lingkungan untuk lokasi tersebut. 

Selain itu, Howells juga telah juga telah berdiskusi dengan para ahli pemulihan data terbaik di dunia bagaimana memulihkan Bitcoinnya dari hard drive yang ditemukannya nanti.

“Menggali tempat pembuangan sampah adalah operasi besar itu sendiri. Kami juga telah menghadirkan spesialis Al teknologi agar dapat mudah untuk mencari hard drive,” ucap Howells.

Baca juga: Sudah 13 Tahun! Ini Sejarah Bitcoin

Bagaimanapun menemukan hard drive merupakan tugas yang besar. Tidak ada jaminan bahwa ditemukan, bahkan dalam keadaan dapat dipulihkan. Tetapi jika ditemukan, maka Howells beruntung mendapatkan Bitcoin dengan nilai triliunan tersebut.

Dalam upaya terakhir, pria berusia 37 tahun ini telah menyusun sejumlah rencana dalam proses pencarian. Ia telah menandatangani sebagian kepemilikan koin sebagai bagian dari proses pendanaan, dan akan menyumbangkan dananya ke kota untuk mempromosikan penggunaan dan pemahaman cryptocurrency, jika pencarian tersebut membuahkan hasil.

“Kami memiliki daftar lengkap insentif, kasus baik yang ingin kami lakukan untuk masyarakat. Salah satunya memasang fasilitas pembangkit listrik, dan beberapa turbin angin. Kami juga ingin mendirikan fasilitas penambangan (Bitcoin) untuk komunitas yang menggunakan listrik bersih itu untuk menciptakan Bitcoin bagi masyarakat Newport,” kata Howells.

Baca juga: Volatilitas Bitcoin Masih Tinggi! Reaksi Whale dan Miner Berlawanan

Nabiila Putri Caesari

Seorang perempuan yang gemar menulis sekaligus bercerita. Memiliki ketertarikan terhadap dunia ekonomi, travel, dan fotografi. Selalu antusias dan senang belajar dengan hal baru.

Seorang perempuan yang gemar menulis sekaligus bercerita. Memiliki ketertarikan terhadap dunia ekonomi, travel, dan fotografi. Selalu antusias dan senang belajar dengan hal baru.