Luncurkan Proyek Metaverse, Cardano Raih Keuntungan Tinggi!

Rossetti Syarief

20th January, 2022

Proyek play-to-earn gaming dan non-fungible token (NFT) Pavia ditayangkan perdana di jaringan Cardano (ADA) beberapa bulan setelah blockchain terbesar kelima berdasarkan kapitalisasi pasar tersebut meluncurkan fitur smart contract.

Dalam siaran persnya, Pavia mengatakan bahwa proyek ini merupakan ruang realitas virtual yang memungkinkan aktivitas dan bentuk dunia nyata direplikasi secara digital di dalam Cardano.

Melalui proyek ini juga koin ADA selaku aset dalam blockchain mencatat keuntungan tinggi dan mendorong harganya untuk menembus All Time High yang baru.

Baca juga: Cardano Akan Dominasi Pasar Sebagai Blockchain Layer-1

Project Pavia Mendorong Harga Cardano

Setelah hybe proyek Pavia ramai diperbincangkan, ADA berhasil memanfaatkannya secara baik yang kemudian alami kenaikkan harga selama tujuh hari terakhir dengan statistik 24 jam yang menetapkan keuntungan 9,5% terhadap dolar AS.

Grafik Pergerakan Harga Cardano
Grafik Pergerakan Harga Cardano

Namun beberapa bulan terakhir, kemampuan smart contract Cardano telah mendapat banyak kritik karena diisukan tidak memiliki DeFi dan NFT yang memadai atau bahkan hampir tidak ada.

Pada saat penulisan, metrik DeFiLlama menunjukkan bahwa ada hampir $3 juta TVL dalam protokol DeFi berbasis Cardano.

Selanjutnya, NFT berbasis Cardano saat ini juga telah memasuki ruang NFT dengan proyek-proyek seperti Clay Mates, Yummi Universe, Spacebudz, Pavia, dan Cardano Kidz di dalamnya.

Apakah pihak Cardano sudah memperbaiki hal tersebut? Atau isu miring yang menimpa jaringan sebenarnya tidak benar-benar ada?

Cibiran pun mereda setelah proyek NFT dan Metaverse yang disebut Pavia.io secara resmi diluncurkan pada jaringan pada 15 Januari lalu. Atas dukungan tersebut, ADA bahkan percaya diri untuk menjadi pesaing The Sandbox dan Decentraland di masa depan. 

Situs web Pavia mengatakan: Buat, jelajahi, dan perdagangkan di dunia virtual Cardano pertama yang dimiliki oleh penggunanya.

Proyek Diluncurkan dengan Ribuan Real Estat Digital

Proyek tersebut mengklaim bahwa mereka memiliki sekitar 100.000 bidang tanah NFT dan 60% telah terjual habis. 

Pavia juga menambahkan bahwa 29.000 bidang tanah dijual selama tahap pertama dan 31.000 bidang tanah selama tahap kedua dari penjualan tanah virtual.

Penjualan tanah digital terjadi antara Oktober dan November 2021 dan sekarang ada lebih dari 8.300 pemilik tanah virtual di ekosistem Pavia. 

Sementara itu, pemilik tanah NFT sendiri akan menerima token dalam gamenya yang disebut PAVIA sebagai airdrop setelah snapshot blockchain Desember 2021 lalu.

Pihak Pavia juga mengklarifikasi bahwa pembeli dari AS dan Inggris dilarang untuk berpartisipasi dalam penjualan tanah karena ketidakpastian peraturan di negara setempat.

Menurut sebuah laporan, transaksi sebidang tanah di proyek tersebut akan berakhir pada kuartal pertama di tahun ini (2022).

Kavling tanah Pavia saat ini dijual dengan harga serendah 750 ADA, sekitar $1.110, dan tertinggi berada di harga 850.000 ADA, sekitar $1,26 juta.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.