Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Korelasi Negatif Berlanjut, Koin DeFi Kalahkan Bitcoin

Naufal Muhammad     Wednesday, January 27 2021

Korelasi negatif di pasar crypto antara koin kapitalisasi kecil dan kapitalisasi besar terlihat masih berlanjut akibat koin Decentralized Finance (DeFi) yang naik saat Bitcoin turun.

Beberapa koin DeFi terlihat mengalami apresiasi yang signifikan bersama dengan turunnya Bitcoin ke bawah daerah $33.000.

Korelasi Negatif Berlanjut Saat Bitcoin Jatuh

Kemarin, Bitcoin menghadapi tekanan jual yang cukup signifikan sehingga membawa harganya untuk jatuh ke bawah $33.000. Akibat koreksi ini, mayoritas Altcoins mengalami koreksi sekitar 3% hingga 5%.

Walau terdapat sentimen positif dari BlackRock, perusahaan pengelola aset terbesar di dunia, Bitcoin masih ragu-ragu untuk naik. Saat ini BlackRock telah mendapat persetujuan untuk memasukkan kontrak futures Bitcoin ke dalam pilihan aset dua dana kelolaannya.

Baca juga: Harga Bitcoin Jatuh 15% dalam Satu Hari, Akibat Kesalahan Teknis

Di saat yang bersamaan, sektor DeFi terus mengalami apresiasi dengan koin Venus (VXS) dan Fantom (FTM) yang naik sekitar 23% dalam satu malam. Selain itu jumlah dana yang terkunci di protokol DeFi juga naik tinggi menjadi $25,77 Miliar.

Mengikuti kabar bahwa Janet Yellen akan resmi menjadi Menteri Keuangan Amerika, peraturan mengenai pemantauan pasar crypto terlihat dibahas kembali. Kabar baiknya, publik memiliki 60 hari untuk mengomentari peraturan ini sebagai bahan diskusi pemerintah sebelum penetapan.

Mayoritas Pasar Keuangan Tertekan

Tekanan jual nampaknya tidak hanya terbatas pada pasar crypto dengan pasar keuangan global yang juga tertekan. Pergerakan ini terjadi bersama kabar dana stimulus dari Joe Biden yang nampaknya akan lebih kecil dari rencana sebelumnya.

Indeks saham Amerika, S&P 500 dan Dow Jones dan IHSG terlihat tertekan dengan penutupan lebih rendah kemarin sekitar 0.15%, 0.07%, dan 1,89%. Indeks saham Nasdaq menjadi salah satu indeks yang mengalami apresiasi setelah tertutup hanya 0,05% lebih tinggi.

Baca juga: Saham Dibawah Tekanan, Level Kritis Harus Dilewati Bitcoin

Emas juga terlihat masih terus tertekan akibat beberapa faktor yang membawa koreksinya hingga pembukaan hari ini hampir 1%. Salah satunya aset yang terlihat masih naik adalah koin DeFi yang memperkuat pulihnya korelasi negatif di pasar crypto antara koin kapitalisasi kecil dan besar yang terjadi sebelum pandemi.

Koin DeFi Mempimpin

Walau terdapat tekanan jual yang kuat pada koin besar seperti Bitcoin dan Ethereum, koin-koin DeFi terlihat mengalami apresiasi yang signifikan. Beberapa contohnya adalah koin UNI, LUNA, FTM, dan ALPHA.

Uniswap (UNI) mengalami apresiasi dalam volume menjadi $6 Miliar pada 26 Januari 2021 yang mengangkat harganya ke harga tertinggi baru di sekitar $13,67. Terra (LUNA) juga naik sekitar 37% dan sedang berada di sekitar $1,20.

Baca juga: 10 Proyek DeFi yang Perlu Diperhatikan di 2021

Fantom (FTM) dan Alpha Finance (ALPHA) juga terlihat mengalami dorongan beli yang kuat dalam 24 Jam terakhir. Pergerakan ini didukung fakta bahwa harganya naik sekitar 22% dan 35% masing-masing.

Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar crypto berada di $947,6 Miliar yang nampaknya terus naik akibat dorongan dari sektor DeFi. Dorongan ini terjadi akibat banyaknya inovasi terutama dalam jaringan ETH 2.0, yang menekan dominasi Bitcoin di pasar crypto menjadi 62,9%.

Artikel selengkapnya dapat dibaca di sini