3 Indikator Ini Tunjukan Bitcoin akan Bullish!

Ary Palguna

23rd January, 2023

Harga Bitcoin sempat menunjukan harga tertinggi pada tahun 2023 ini pada harga $23.350, 22 Januari 2023. Harga tersebut adalah kenaikan +40% terhitung dari awal tahun 2023.

Kenaikan ini bisa menjadi pertanda harga Bitcoin kemungkinan mengalami recovery dan menuju tren bullish, ditunjukan oleh tiga indikator berikut: MVRV, NUPL, dan Rainbowchart.

Market Value to Realized Value (MVRV)

MVRV adalah rasio antara valuasi sebenarnya (MV) dengan valuasi terealisasi (RV). Valuasi sebenarnya adalah nilai marketcap secara realtime yakni total supply dikalikan harga terkini. Sementara valuasi terealisasi adalah hasil kali antara total supply dengan harga beli rata-rata. Nilai MVRV > 2 berarti aset sedang overvalued dan MVRV dalam rentang 0 dan 1 berarti aset sedang undervalued.

bitcoin
Grafik pergerakan MVRV Bitcoin

Dari sumber data CryptoQuant, MVRV Bitcoin per data terbaru, 22 Januari 2023, menunjukan angka 1,15. Sebelumnya MVRV secara konsisten berada di bawah angka 1 semenjak kasus FTX pada awal November 2022. Dengan angka MVRV 1,15 menandakan Bitcoin lepas dari status undervalued dan kemungkinan akan membentuk tren naik.

Baca juga: Bitcoin Reli Awal Tahun, Ini Temuan Menarik dari Glassnode!

Net Unrealized Profit and Loss (NUPL)

Indikator NPUL menyatakan tingkat kondisi untung dan rugi pemegang aset. Pivot dari NPUL adalah 0 dengan nilai di bawah 0 berarti lebih banyak pemegang aset sedang mengalami kerugian. Sebaliknya nilai di atas 0 berarti lebih banyak pemegang aset sedang mengalami keuntungan.

Gambar: Grafik pergerakan NUPL Bitcoin

Dilansir dari Glassnode, NUPL Bitcoin kembali menyentuh nilai di atas 0 pada 13 Januari 2023 lalu dan hingga per data terbaru, 22 Januari 2023 nilai NUPL berada di angka 0,15.

Dalam indikator, area angka ini sudah lepas dari capitulation dimana harapan investor sudah mulai pulih. Jika dibandingkan dengan angka sebelumnya, 0,15 adalah angka NUPL tertinggi sejak pertengahan Agustus 2022, namun masih dibawah NUPL Juni 2022 yakni 0,21. Dengan momentum kenaikan awal tahun ini, kemungkinan NUPL Bitcoin menyentuh angka 0,21 sebelum terkoreksi kembali.

Baca juga: Indikator Supertrend Tunjukan Bitcoin Bakal Bullish +239%

Harga Memantul Pada Rainbowchart

Pada artikel Coinvestasi sebelumnya, disebutkan bahwa harga Bitcoin pada indikator rainbowchart sudah menunjukan level indikator terendah yang biasanya harga Bitcoin akan memantul naik jika memasuki area tersebut.

Gambar: Grafik Bitcoin rainbowchart

Bitcoin sudah memasuki area terbawah indikator pada awal November 2022 dan per data terbaru, 20 Januari 2023, Bitcoin memasuki area 1 level di atas area terbawah.

Hal ini menunjukan Bitcoin sedang menguji data historis dimana pada sebelumnya, harga Bitcoin selalu mengalami rebound ketika menyentuh area terbawah. Jika pengujian berhasil, maka kemungkinan harga Bitcoin menuju area perbatasan buy-accumulate: $30.000 – $33.000.

Baca juga: Rainbow Chart Tunjukkan Bitcoin di Level Terendah, Apa yang Perlu Diwaspadai?


Perlu dicatat bahwa tanda-tanda ini kemungkinan bisa menjadi tanda bullish hanya untuk jangka pendek hingga kuartal kedua (Q2) 2023 dan bukan mulainya bullrun.

Dikatakan demikian sebab secara data historis masih perlu diperhatikan yakni fenomena Bitcoin halving yang biasanya menandakan bull run sebenarnya baru dimulai.

Untuk menambah informasi soal potensi harga Bitcoin di 2023, kamu bisa mendengarkan sesi Twitter Space Coinvestasi bersama dengan Ajaib Kripto.

Baca juga: Apa itu Bull Trap dan Cara Menghindarinya

Ary Palguna

Lulusan Matematika ITB yang menggemari kripto sejak 2017. Sedang fokus dalam riset ekonomi makro dan kripto beserta teknologinya.

Lulusan Matematika ITB yang menggemari kripto sejak 2017. Sedang fokus dalam riset ekonomi makro dan kripto beserta teknologinya.