Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Bitcoin · 5 min read

Koreksi Bitcoin yang berjalan secara berkala mengakibatkan kekhawatiran besar bagi para trader dan investor. Mereka bahkan berpendapat, jika fenomena ini merupakan crypto winter yang selanjutnya.
Pasalnya, Bitcoin secara singkat menandai penurunan drastis 42,6% dari harga tertingginya sepanjang masa pada 22 November 2021 silam, dengan menetapkan nilai $39,650.
Crypto winter sendiri adalah kondisi yang terjadi ketika nilai aset crypto mengalami koreksi yang jauh di bawah nilai tren bullish normal.
Meskipun pada saat penulisan harga Bitcoin sudah memulih menetapkan harga $42,214, Keyakinan investor pada cryptocurrency termasuk aset raksasa crypto terpantau penurun.
Hal itu dipicu oleh pengumuman The Fed pada 5 Januari lalu yang meluncurkan risalah rapat mereka bulan Desember, di mana para pejabat menyebutkan potensi kenaikan suku bunga yang lebih awal.
Dihari yang sama, gejolak politik Kazakhstan menambah tekanan lebih lanjut ke pasar. Internet negara tersebut ditutup di tengah protes, menyebabkan hashrate jaringan Bitcoin menurun 13,4%.
Selain kedua alasan tersebut, ada juga beberapa indikator yang juga mendukung. Simak artikel di bawah ini untuk menemukan jawabannya.
Baca Juga: The Fed Konfirmasi Naikkan Suku Bunga, Bagaimana Nasib Crypto?
Untuk menganalisis seberapa bullish atau bearish trader profesional, seseorang harus memantau futures premium, yang juga dikenal sebagai basis rate.
Nantinya, indikator yang akan mengukur perbedaan antara longer-term futures contracts dan tingkat pasar pada saat ini.

Perhatikan bagaimana premi pasar futures tidak diperdagangkan di bawah 7% selama beberapa bulan terakhir. Ini adalah indikator yang sangat baik, mengingat tidak adanya kekuatan harga Bitcoin selama periode ini.
Sementara itu, situasi Contango atau kondisi ketika harga suatu aset di pasar futures lebih tinggi ketimbang harganya di pasar spot dengan premi tahunan 5% hingga 15%, juga begitu diharapkan.
Untuk mengecualikan eksternalitas khusus untuk futures instrument, investor juga harus menganalisis pasar options.
Terlihat indikator delta skew sebesar 25% telah membandingkan call options (beli) dan put options (jual) yang serupa. Indikator tersebut akan berdampak positif jika harga aset sedang down atau sedang banyak kekhawatiran di pasar, seperti sekarang.
Hal itu disebabkan karena premium atau perbedaan positif saat harga options jual lebih tinggi dari spot, lebih tinggi dari premiumnya options beli.
Kebalikannya berlaku ketika keserakahan investor yang menyebabkan indikator delta skew sebesar 25% bergeser ke area negatif.

Secara keseluruhan, sentimen tersebut menandakan kepesimisan pada trader. Ditambah lagi, di pasar futures terdapat likuidasi sebesar $2,1 miliar yang mendorong trader kehilangan kepercayaan dirinya, meski Bitcoin sudah memulih.
Sementara sejauh ini, tidak ada indikasi dukungan kuat yang datang dari trader pro.
Baca juga: Situs Kasino Kripto Stake Merugi Rp635 Miliar Akibat Peretasan
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.