
Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Coinfest Asia · 7 min read
Coinfest Asia 2025 resmi menjadikan Nuanu Creative City, Bali, sebagai panggung festival kripto terbesar di dunia. Lebih dari 10.000 peserta dari 90 negara hadir dalam dua hari gelaran yang menghadirkan 300 pembicara, 100 sesi utama, serta 100 side event yang dikemas dalam pengalaman imersif, pertunjukan budaya Bali, hingga konser musik.
Tidak hanya sekadar konferensi, Coinfest Asia tampil sebagai sebuah perayaan besar. Musik, budaya Bali, hingga berbagai kegiatan partisipatif membuat suasana festival benar-benar hidup. Ajang ini menghadirkan pengalaman di mana inovasi dan adopsi Web3 berpadu dengan kehangatan komunitas kripto global, langsung dari Pulau Dewata.
Coinfest Asia 2025 dirancang untuk memberikan pengalaman imersif, jauh dari kesan konferensi formal. Sejak pagi hingga malam, peserta diajak menikmati perpaduan bisnis, budaya, dan hiburan dalam satu ruang.
Mulai dari kompetisi trading live bersama Pintu, adu strategi di turnamen catur bersama Anichess, hingga pertunjukan mascot battle yang jadi sorotan pengunjung. Sesi Live Degen juga menghadirkan percakapan tanpa filter seputar Web3, sementara malam hari ditutup dengan musik dan hiburan yang menambah semarak suasana.
Sentuhan lokal Bali turut mewarnai festival melalui parade Ogoh-ogoh dan pertunjukan budaya tradisional, menegaskan bahwa inovasi teknologi bisa berjalan berdampingan dengan kearifan budaya.
Selain itu, berbagai brand global seperti Polkadot, Sui, Coinstore, hingga Binance menghadirkan booth interaktif yang lebih menyerupai arena bermain ketimbang pameran formal. Networking pun meluas hingga ke area pantai, membuktikan bahwa kolaborasi bisa terjadi di dalam maupun di luar panggung diskusi.
Baca juga: PINTU Hadirkan Crypto Museum di Coinfest Asia 2025
Di balik nuansa festival, Coinfest Asia tetap menghadirkan diskusi serius tentang arah industri aset digital. Panel-panel membahas topik mulai dari modal institusional, real-world asset (RWA), dinamika pasar global, hingga adopsi Web3 di Asia.
Tokoh-tokoh dari Ripple, Stellar, Fireblocks, Polygon, Trust Wallet, hingga BRI Ventures turut berbagi pandangan. Chief Marketing Officer Binance, Rachel Conlan, menekankan perbedaan Coinfest Asia dibanding konferensi kripto lain.
“Yang saya sukai dari acara ini adalah nuansanya benar-benar festival kripto. Ini bukan konferensi membosankan, tapi perayaan yang memberi energi pada orang-orang di dalamnya. Semua dirancang penuh pemikiran, ditambah keragaman peserta yang luar biasa,” terang Conlan.
Sementara itu, Chief Technology Officer Polygon Labs, Mudit Gupta, juga menyoroti atmosfer berbeda Coinfest Asia.
“Coinfest Asia terasa seperti festival komunitas yang menyatukan regulator, pemimpin industri, dan pengguna ritel. Ide baru bisa langsung terasa nyata di sini, menjadi cetak biru adopsi global dalam sekejap,” tuturnya.
Dengan dukungan sponsor besar seperti Binance, Bybit, dan Gate.io, Coinfest Asia semakin menegaskan posisinya sebagai jembatan global industri aset kripto.
Baca juga: CFX Crypto Conference 2025 Dorong Kolaborasi Regulasi dan Inovasi Aset Kripto Indonesia
Coinfest Asia 2025 juga menandai keterlibatan langsung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk pertama kalinya. Kehadiran Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Hasan Fawzi mempertegas arah positif regulasi terhadap perkembangan industri.
“OJK mendukung Coinfest Asia dan Indonesia Blockchain Conference (IBC) 2025 sebagai platform yang dapat memperkuat dan mengembangkan industri blockchain di Indonesia,” sebut OJK.
Legitimasi dari regulator memperkuat posisi Coinfest Asia bukan hanya sebagai festival budaya dan bisnis, tetapi juga sebagai forum kredibel dalam membentuk masa depan industri aset digital nasional.
Baca juga: CFX Crypto Conference 2025 Menjawab Tantangan Pasar Aset Kripto Indonesia
Coinfest Asia 2025 mendapat dukungan luas dari sponsor besar seperti Tokocrypto, Binance, Bybit, Bitget, CFX, CoinEx, Fireblocks, Gate, Sui, Coinstore, Polkadot, Mandala Chain, IOTA, Manta, OSLPay, Koinsayang, OKX, Pintu, Stellar, Triv, MEXC Ventures, dan banyak lainnya. Acara ini juga bermitra dengan X (Twitter), memperluas gaung festival dari Bali ke jutaan audiens global.
Kesuksesan tahun ini membuat penyelenggara langsung menatap edisi berikutnya. Direktur Indonesia Crypto Network (ICN), Felita Setiawan, menegaskan visi penyelenggaraan yang unik.
“Kami tidak percaya pada format acara tradisional. Coinfest Asia dirancang agar produktif sekaligus menyenangkan, di mana peserta bisa merasakan budaya kripto, membangun koneksi, dan menciptakan kolaborasi nyata,” tegas Felita.
Dengan target lebih besar dan berdampak, Coinfest Asia 2026 siap melanjutkan semangat festival kripto global yang menyatukan industri, budaya, dan komunitas.
Baca juga: Coinfest Asia 2025 Siap Hadirkan Pemimpin Industri Kripto dan Web3 Dunia
Coinfest Asia adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh Indonesia Crypto Network (ICN) & Coinvestasi dan kini diakui sebagai festival kripto terbesar dunia, tempat inovasi bertemu adopsi. Acara ini telah menghadirkan lebih dari 10 ribu peserta, 300 lebih pemimpin industri, serta lebih dari 5.000 perusahaan dari berbagai sektor, termasuk Google Cloud, VISA, ByteDance, GoTo, Coinbase, Standard Chartered, Polygon, AWS, Ripple, DBS, dan banyak lagi.
Kenali lebih Coinfest Asia, ikuti Coinfest Asia di Instagram dan X.
Baca juga: Coinfest Asia 2025 Siap Digelar, Targetkan 10.000 Peserta dan Tokoh Kripto Dunia
Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.
Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.
Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.