Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Industri · 8 min read

PT Central Finansial X (CFX) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat upaya peningkatan literasi aset kripto di kalangan generasi muda melalui kegiatan edukasi yang diselenggarakan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI).
Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya partisipasi generasi muda dalam ekosistem aset keuangan digital. Berdasarkan kajian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat FEB UI (LPEM FEB UI) pada 2025, mayoritas investor aset keuangan digital berasal dari kelompok usia di bawah 35 tahun.
Kondisi ini menunjukkan peran strategis generasi muda sebagai pendorong utama pertumbuhan industri di masa depan.
Baca juga: Investor Kripto RI Tembus 21 Juta, Saingi Pasar Modal
Sebagai bagian dari upaya tersebut, CFX menghadirkan program CFX Connect, sebuah platform edukasi yang menghubungkan regulator, pelaku industri, dan mahasiswa. Program ini dirancang untuk mendorong kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem aset kripto yang transparan dan terpercaya.
Pada edisi perdananya di 2026, CFX Connect mengangkat tema “Membangun Kepercayaan dalam Ekonomi Aset Keuangan Digital: Peran Regulasi, Infrastruktur Pasar, dan Literasi melalui Generasi Muda”.

Kegiatan ini menghadirkan panelis dari OJK, akademisi, serta praktisi industri. Ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas turut berpartisipasi, menjadikan forum ini sebagai ruang diskusi terbuka yang interaktif dan berbasis pertukaran insight secara langsung.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, menekankan pentingnya keseimbangan antara inovasi dan perlindungan konsumen.
“Tugas utama kita semua disini sebagai regulator, pelaku usaha dan akademisi bukan hanya soal mempercepat laju adopsi, tetapi memastikan bahwa konsumen tidak hanya ‘ikut tren’ atau terbawa FOMO, serta memperoleh perlindungan yang memadai. Kita tidak ingin pasar menjadi arena spekulasi murni, di mana masyarakat hanya tergiur narasi ‘cepat kaya’ tanpa memahami risiko yang menyertainya,” sebut Adi.
Pernyataan ini menegaskan bahwa literasi bukan sekadar pelengkap, tetapi fondasi utama dalam membangun ekosistem kripto yang sehat.
Direktur Utama CFX, Subani, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia.
Menurutnya, edukasi memiliki peran sentral dalam memastikan bahwa perkembangan industri tidak hanya cepat, tetapi juga bertanggung jawab.
“Bursa Kripto CFX menyelenggarakan CFX Connect sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan literasi terkait aset kripto ke mahasiswa, untuk mengawal pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia. Di balik potensi yang besar, industri aset keuangan digital seperti aset kripto juga menghadapi sejumlah dinamika yang perlu dikelola dengan bijak,” tambah Subani.
Ia menambahkan bahwa pemahaman yang kuat akan membantu menciptakan ekosistem yang lebih aman, terpercaya, dan berkelanjutan bagi seluruh pelaku industri.
Baca juga: OJK Ingatkan Kripto Berisiko Tinggi, Investor Diminta Pahami Fundamental
Dukungan terhadap program ini juga datang dari pihak akademisi. Manajer Kemahasiswaan FEB UI, Dr. Anna Amalyah Agus, menyatakan kesiapan kampus untuk berkolaborasi dengan regulator dan pelaku industri dalam mengembangkan literasi keuangan digital.
“Kami sangat mendukung dan berkomitmen untuk mendampingi mahasiswa dalam proses pembelajaran yang benar dan terarah. Kami juga terbuka untuk bekerja sama dan berkolaborasi dengan regulator seperti OJK maupun Self-Regulatory Organization (SRO), agar pengembangan ini tetap berada dalam koridor yang tepat, terawasi, dan berkelanjutan,” terang Anna.
Ke depan, inisiatif ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun pusat inovasi berbasis kripto di lingkungan kampus, khususnya di FEB UI.
Selain diskusi panel, CFX juga menggelar kompetisi CFX Lab yang melibatkan mahasiswa sebagai analis strategi pasar keuangan digital. Dalam kompetisi ini, peserta diminta menyusun kajian strategis untuk pengembangan bursa kripto yang teregulasi.
Baca juga: Riset Ungkap Indonesia Pakai Blockchain untuk Ungkap Pendanaan Terorisme Lewat Kripto
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.