Bitcoin, Solana, Sampai Luna Mulai Tahun Baru dengan Negatif

Anisa Giovanny

9th January, 2022

Memulai tahun baru, crypto menunjukkan pergerakan negatif. Bitcoin sempat jatuh di bawah $41.000, dari angka itu Bitcoin hampir kehilangan 30-40% dari harga tertingginya sepanjang masa tahun lalu.

Penurunan Bitcoin ini bukan tanpa alasan, Kazakhstan yang mematikan jaringan membuat mining Bitcoin di negara tersebut terhambat dan membuat hashrate Bitcoin turun.

Negara itu merupakan salah satu negara yang dituju miner yang harus pindah dari China, karena Negara Tirai Bambu itu menindak keras penambangan crypto. 

Selanjutnya adalah The Fed atau Bank Sentral Amerika yang akan menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi yang membuat aset berisiko seperti kripto ikut tertekan, karena dengan naiknya suku bunga maka dollar AS akan menguat dan kripto sebaliknya.

Altcoin Ikut Tertekan, Luna dan Solana Paling Parah

Mengikuti raja aset kripto itu, altcoin pun ikut merosot. Ethereum turun 19% dari minggu lalu dan diperdagangkan pada $3,030, meskipun penjualan NFT melonjak lagi untuk memulai tahun baru.

Pada hari Rabu, tim analis di bank investasi JP Morgan menyatakan bahwa Ethereum dapat menghadapi kesulitan kompetitif dari blockchain saingan seperti Avalanche, Solana dan Terra dalam waktu dekat.

Ragam proyek tersebut menyediakan layanan yang lebih terukur dan biaya gas yang lebih rendah daripada Ethereum. Pengembang Ethereum menanggapi, mengatakan kritik itu dilebih-lebihkan.

Pada hari yang sama, sebuah laporan oleh perusahaan investasi crypto Electric Capital menyimpulkan bahwa Polkadot, Avalanche, Solana, dan Terra semuanya memiliki pertumbuhan awal yang lebih cepat daripada Ethereum,

Solana, Avalanche, dan LUNA Terra masing-masing mengalami kerugian 20%. Solana turun 23% dalam seminggu dan saat ini diperdagangkan di sekitaran angka $134,50.

AVAXdan LUNA masing-masing turun 29% menjadi $80,27 dan $63,69. Namun di antara penurunan crypto yang seragam ini, ada satu aset di peringkat 20 besar market crypto yang bergerak berbeda, ia adalah Chainlink yang berhasil naik 20%, saat ini Link diperdagangkan di angka $26.96

Melihat market di awal tahun memang nampak suram dan negatif, namun optimisme dalam crypto masih terus ada mengingat tingkat adopsinya yang semakin baik.

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency