Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Cryptocurrency · 8 min read

Ada sejumlah istilah dalam kripto yang seringkali dilontarkan oleh komunitas untuk merujuk pada suatu peristiwa atau momentum dalam pasar kripto. Salah satu yang paling terkenal bull market. Apa itu dan bagaimana ciri-ciri pasar kripto yang sedang berada di bull market? Selengkapnya di artikel berikut.
Bull market merujuk pada Istilah “bullish” yang digunakan di pasar keuangan untuk menggambarkan keyakinan investor terhadap potensi pertumbuhan suatu aset keuangan.
Dalam konteks pasar kripto, “bullish” adalah kata yang merujuk pada kenaikan suatu tren, sentimen, atau aset kripto tertentu. Istilah ini memiliki artian yang positif dan umumnya menggambarkan kondisi pasar yang sedang bertumbuh.
Baca juga: Istilah Bullish, Bearish, Koreksi dan Depresiasi di Crypto
Bull market adalah sebuah periode saat aset-aset kripto naik secara serempak dan berkepanjangan. Dalam bull market ini umumnya investor akan memanfaatkan momentum untuk memperoleh keuntungan dengan memanfaatkan kenaikan harga.
Dalam bull market investor cenderung memiliki sentimen positif terhadap aset kripto yang dapat menciptakan efek psikologis dan menimbulkan spekulasi.
Baca juga: Apa itu Fear and Greed Index? Panduan untuk Pemula
Ada berbagai penyebab bull market, umumnya didukung oleh keyakinan investor yang optimis, peningkatan harga, kemajuan teknologi, hingga ramahnya regulasi terhadap kripto. Berikut ini penyebab bull market di 2017 dan 2021.
Di periode ini penyebab bull market didukung Bitcoin halving yang terjadi pada 2016, hal ini menyebabkan harga BTC meroket mendekati US$20.000. Periode ini semakin positif karena blockchain Ethereum yang makin terkenal dan membuka peluang hadirnya banyak altcoin, hingga meledaknya tren penawaran koin awal atau ICO yang membuat industri kripto semakin semarak.
Di periode ini Bitcoin berhasil menyentuh harga tertingginya di level US$68.000. Angka itu juga berhasil diraih setelah Bitcoin halving pada 2020. Selain itu, bull market di tahun ini sebagian besar didukung oleh banyaknya investor institusi yang menaruh Bitcoin ke neracanya. Beberapa perusahaan itu seperti Square dan MicroStrategy.
Baca juga: Menuju Bitcoin Halving 2024: Semua yang Perlu Dipersiapkan Investor
Di bawah ini, ada beberapa strategi utama yang digunakan investor selama pasar bullish.
Agar keuntungan maksimal kamu bisa membeli kripto saat awal bull run, kamu dapat melihat Bitcoin dominance index dan indikator altcoin season untuk mendapatkan gambaran kapan bull run akan dimulai.
Dalam tahapan ini kamu juga bisa melakukan diversifikasi aset kripto dalam portofolio untuk mendapatkan berbagai keuntungan dari aset-aset yang berbeda.
Kamu dapat menggunakan indikator seperti melihat harga tertinggi dan terendah, roadmap, hingga komunitas untuk melihat potensi kenaikan kripto yang akan kamu beli.
Bagi kamu yang memiliki aset dan sudah mendapatkan keuntungan, sebaiknya ambil keuntungan secara berkala. Hal ini meminimalkan risiko apabila pasar kripto tiba-tiba turun signifikan dan mengubah semua keuntungan menjadi kerugian.
Kamu bisa melakukan scalping atau swing trading untuk mendapatkan keuntungan dari bull market yang sedang berjalan. Pastikan menggunakan stop loss dan take profit untuk manajemen risiko. Trading ini bisa kamu lakukan di pasar spot melalui exchange kripto terdaftar di Bappebti.
Baca juga: Exchange Crypto Indonesia Terbaik dan Legal
Semua hal baik harus diakhiri – termasuk pasar bullish. Strategi ini bisa berbeda-beda, tetapi secara umum strategi ini dilakukan untuk memastikan kamu sudah mendapatkan keuntungan dari investasi awal yang dilakukan dan tetap memiliki aset-aset yang disimpan untuk menghadapi bull run periode berikutnya.
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.