Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Cara Margin Trading Mudah untuk Pemula

Wafa Hasnaghina     Monday, March 2 2020

Dalam berinvestasi, seringkali pemula menemukan kesulitan dalam melakukan trading. Biasanya trader yang sudah berpengalaman menganggap bahwa trading dalam pasar investasi itu mudah tetapi sebaliknya, hal ini dirasa sulit untuk para pemula. 

Untuk mendapatkan kemudahan dalam melakukan trading, langkah pertama yang harus dipahami adalah dasar-dasar trading tersebut. Setelah memiliki persiapan yang matang, Anda akan dapat melakukan margin trading dengan mudah.

Artikel ini akan membahas cara margin trading mudah untuk pemula, membahas aktivitas margin trading, fasilitas dan fitur yang ditawarkan margin trading, dan juga manajemen resiko untuk mendapatkan hasil maksimal dalam margin trading.

Margin Trading

Pengertian Margin Trading

Margin trading adalah metode perdagangan yang menggunakan dana pinjaman untuk memperjual belikan sejumlah besar aset tertentu. Biasanya, dana pinjaman tersebut disediakan oleh pihak ketiga, seperti perusahaan sekuritas (broker). Proses ini juga disebut dengan Leverage Trading, karena pada dasarnya dengan menggunakan leverage dapat membuka posisi dan keuntungan yang lebih besar kepada para Trader dari modal yang dimilikinya.

Dalam pasar saham, trading margin mengacu pada proses di mana trader membeli saham lebih banyak daripada yang mampu mereka lakukan sehingga mereka dapat membuka posisi dengan harga saham lebih tinggi. Proses ini juga melibatkan pembelian dan penjualan sekuritas dalam satu sesi tunggal.

Selain itu, exchange tidak memiliki banyak resiko karena setiap posisi memiliki harga likuidasi, yang didasarkan pada tingkat leverage. Salah satu exchange yang bisa dijadikan pilihan untuk margin trading adalah Bityard. Di exchange tersebut pengguna bisa melakukan margin trading dengan leverage hingga 100x untuk meningkatkan posisi saat trading.

Di Bityard pengguna juga bisa mendapatkan dana trading awal dengan menyelesaikan aktivitas menarik di dailymining platform tersebut yang memberikan hadiah berupa USDT atau aset crypto seperti Bitcoin. Jika berhasil pengguna bisa menjadikan hadiah tersebut sebagai modal awal untuk margin trading.

Mulai trading Bitcoin di Bityard sekarang 💰

Saat ini, banyak pula perusahaan sekuritas yang menawarkan kemudahan exchange tersebut dengan mempermudah para trader untuk membeli saham dan melakukan trading dengan fasilitas margin trading.

Mengenal Fitur Margin Trading

Fasilitas yang ada dalam platform margin trading berbeda dari spot trading. Spot trading lebih mengacu pada pembelian atau penjualan mata uang asing yang biasanya ada pada pasar Forex. Sedangkan, margin trading tidak memiliki fitur pertukaran mata uang di dalam akun. 

Sebelum mulai margin trading tentu harus mengenal fasilitas margin trading yang utama, yaitu margin dan leverage.

Apa itu margin?

Margin memiliki dua definisi utama, yang pertama mengacu pada rasio laba terhadap pendapatan dan yang kedua mengacu pada uang yang dipinjam dari broker untuk meningkatkan investasi. Praktik yang kedua termasuk membeli aset di mana pembeli hanya membayar persentase dari nilai aset dan meminjam sisanya dari bank atau broker. Broker biasanya bertindak sebagai pemberi pinjaman dan sekuritas dalam akun investor bertindak sebagai jaminan.

Uang pinjaman, atau leverage, harus dibayarkan dengan tingkat bunga berkala. Oleh karena itu, kerugian dan keuntungan akan diperbesar sebagai hasilnya. Investasi margin dapat menguntungkan dalam kasus-kasus di mana investor mengantisipasi mendapatkan tingkat pengembalian investasi yang lebih tinggi daripada apa yang dia bayar dengan bunga pinjaman.

Baca juga : Situs trading Bitcoin Indonesia terbaik di 2020

Apa itu leverage?

Pengertian leverage itu sebenarnya tidak dapat dipisahkan dengan margin. Meskipun saling berhubungan leverage dan margin tidak sama. Leverage mengacu pada mengambil utang, sedangkan margin adalah utang atau uang pinjaman yang digunakan untuk berinvestasi dalam instrumen keuangan lainnya. 

Leverage dihasilkan dari penggunaan modal pinjaman sebagai sumber pendanaan ketika berinvestasi untuk memperluas basis aset dan menghasilkan pengembalian modal risiko.  Strategi ini menggunakan uang pinjaman dalam meningkatkan potensi pengembalian investasi. 

Untuk mengambil leverage, Anda harus memiliki akun margin terlebih dahulu.

Cara Margin Trading

Setelah memahami dasar-dasar margin trading, mari kita simak langkah-langkah dalam melakukan margin trading forex dan cryptocurrency khususnya Bitcoin.

Analisis Market

Analisis Market ini merupakan langkah awal yang sangat penting dilakukan. Pendekatan ini bertujuan agar trader memahami keadaan pasar dan juga fluktuasi harga di dalamnya sehingga dapat memaksimalkan keuntungan yang didapat nantinya. Analisis tersebut terbagi menjadi dua analisis, Analisis Fundamental dan Analisis Teknikal.

Analisis Fundamental 

Pendekatan menggunakan analisis fundamental bertujuan untuk mengevaluasi sekuritas dengan mencoba mengukur nilai intrinsik suatu saham. Metode ini mempelajari segala sesuatu mulai dari ekonomi secara keseluruhan, kondisi industri, keuangan, dan manajemen perusahaan. Karakteristik terpenting dari metode ini mencakup ke dalam penghasilan, pengeluaran, aset, dan liabilitas-nya.

Analisis Teknikal

Sedangkan, Analisis Teknikal berusaha mengukur nilai intrinsik keamanan dengan menggunakan grafik saham untuk mengidentifikasi pola dan tren yang menunjukkan apa yang akan dilakukan suatu sama di masa yang akan datang. 

Baca juga : Cara Menganalisis Cryptocurrency Menggunakan Market Cap, Volume Supply, dan Circulating Supply

Buat Rencana Trading

Rencana Trading dapat dibangun dalam berbagai cara berbeda. Biasanya, trader akan menyusun rencana trading dengan tujuan dan sasaran mereka sendiri. Rencana trading ini bertujuan agar trader tidak mengambil keputusan gegabah. 

Metode ini harus diperhatikan, sehingga Anda akan bisa memantau pergerakan harga dengan tenang walau menghadapi perubahan market yang ekstrim. 

Tentukan Tujuan Trading 

Salah satu rencana trading yang paling penting adalah menentukan tujuan trading. Ketika seorang trader menentukan tujuannya, maka ia pun telah menentukan pengambilan profit, strategi, serta metode dalam melakukan trading tersebut. Trading jangka pendek misalnya, Anda ingin menghasilkan profit secara konsisten setiap bulannya, atau menggunakan jangka panjang untuk menentukan profit sejumlah tertentu nanti.

Tentukan Posisi Entry

Keahlian dalam melihat keadaan market dapat menentukan kesempatan untuk mengambil posisi masuk yang menguntungkan untuk trader. Strategi ini akan memudahkan para trader dalam pengambilan keputusan nantinya ketika terjadi fluktuasi harga yang tak menentu. 

Untuk pemula disarankan untuk membuka posisi dengan jumlah yang kecil terlebih dahulu. Latih kemampuan dalam melihat pasar sebelum akhirnya benar-benar terjun ke dalam pasar. 

Baca juga : Cara membaca candlestick untuk pemula

Tentukan Margin dan Leverage 

Margin yang digunakan adalah jumlah saldo Anda yang dipotong untuk membuka posisi margin. Margin yang digunakan dihitung sebagai ukuran posisi dibagi dengan tingkat leverage.

Leverage memungkinkan Anda menempatkan posisi lebih besar dari apa yang Anda miliki dalam saldo jaminan Anda. Namun, perlu diingat untuk tetap melihat biaya yang biasanya diberikan oleh broker dalam leverage ini. Trading dengan margin seperti ini membutuhkan biaya di luar profit. Jadi jangan sampai malah biaya tersebut memakan profit Anda.

Sebagai contoh, misalnya Anda akan membuka posisi margin Bitcoin dengan leverage 2X dan Bitcoin meningkat 10%, maka posisi Anda akan menghasilkan 20% karena leverage 2X tersebut. Tanpa leverage, nilainya hanya ada 10% laba atas investasi. 

Atau misalnya dalam trading forex, Anda ingin menggunakan leverage 1:10 dengan modal sebesar 10 dolar, itu berarti bahwa setiap dolar memiliki nilai di pasar 10 dolar dengan total 100 dolar. Dengan cara ini, trader dapat memaksimalkan keuntungan, tetapi juga memiliki risiko kerugian yang beriringan. 

Di sini, broker bertugas menyediakan pilihan tersebut kepada para trader dan mereka juga yang akan menetapkan limit margin kepada para trader. Setiap broker memiliki fasilitas margin trading yang berbeda-beda dan semua itu tergantung dengan pilihan Anda. 

Tentukan SL dan TP

Pentuan Stop Loss dan Take Profit akan sangat berguna untuk meminimalkan kerugian jika pasar dalam keadaan tak tentu arah dan terlalu fluktuatif. Stop Loss dilakukan untuk menempatkan batas kerugian.

Jika pasar mencapai tingkat Stop Loss yang Anda tentukan, maka posisi Anda akan secara otomatis berhenti. Strategi ini mengendalikan investasi Anda agar Anda tidak kehilangan lebih dari yang Anda bayarkan.

Sebaliknya, Take Profit menentukan tingkat laba, memungkinkan trader untuk mengendalikan negosiasi tanpa perlu terus-terusan mengamati fluktuasi market. Take Profit dapat dimodifikasi, tetapi juga memiliki batasan.

Manajemen Resiko Margin Trading

Stop Loss dan Take Profit

Dalam margin trading, keahlian mengelola Stop Loss dan Take Profit merupakan strategi-strategi yang harus dimiliki para trader. Hal ini sangat bermanfaat untuk mengurangi resiko karena tingkat perubahan harga yang tinggi apalagi pada bursa cryptocurrency.Penetapan harga Take Profit memiliki nilai secara default sama dengan 200% dari margin. Penetapan nilai margin tersebut membantu dan meminimalkan resiko para trader. Sedangkan, penetapan harga Stop Loss secara default adalah sama dengan 80% dari margin.

Risk to Reward Ratio

Biasanya para trader juga akan mempertimbangkan risiko dengan menghitung Risk Reward Ratio dan Trailing Stop untuk mengurangi kerugian yang nantinya dialami para trader ketika nilai trading mencapai titik terendahnya. Namun, penetapan nilai ini juga bergantung pada dari masing-masing trader. Untuk pemula disarankan untuk menetapkan nilai rendah terlebih dahulu.

Baca juga : Cara Trading Bitcoin untuk Pemula !

Setiap bisnis memiliki risiko, tetapi dengan begitu banyak pula cara untuk meminimalisirnya. Pemahaman terhadap aspek-aspek yang telah disebutkan di atas dapat menentukan setiap langkah Anda dalam margin trading. 

Penggunaan metode dan strategi terbaik, penentuan nilai leverage dan margin secara rasional, serta menghindari kerugian, dapat mengantarkan Anda kepada peningkatan laba dan keuntungan yang sesuai dengan keinginan.

Disclaimer

Perdagangan Digital Asset (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi, ketahui dan kelola risiko Anda dalam melakukan perdagangan Digital Asset. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

Kami tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Digital Asset, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen oleh pengguna.

Poin Penting
  • 🏁Bagaimana saya memulai trading Bitcoin?

    Pahami keuntungan dan resiko dari trading Bitcoin, setelah itu kamu bisa menjadi nasabah dan membuka akun trading pada platform di atas

  • 💰Bagaimana cara trading di SnapEx?

    Sebelum trading di SnapEx, daftarkan dulu akun trading Anda dengan membaca artikel berikut Cara Daftar di SnapEx.

  • 📈Bagaimana trik sukses bermain trading Bitcoin online?

    Miliki persiapan yang matang, pahami keadaan pasar, dan tetap berhati-hati dalam menentukan Stop Loss dan Take Profit

  • 💡Analisis teknikal atau analisis fundamental?

    Kedua analisis tersebut memiliki manfaat yang sama dan juga dapat digunakan secara bersamaan untuk melihat, memilih, dan membeli saham terbaik

  • ✏️Apa saja tips dan trik untuk pengguna pemula Bitcoin?

    Anda bisa membaca lebih lanjut tip dan trik untuk pemula Bitcoin di sini

  • 💵Bagaimana cara berdagang Bitcoin supaya untung terus?

    Keuntungan dalam berdagang Bitcoin itu tergantung pada pemahaman dan strategi dalam membaca pasar. Tetap pahami dan ikuti keadaan pasar ya!

  • 💱Apa strategi dasar dalam trading Bitcoin?

    Tentukan nilai Stop Loss dan Take Profit Anda, jangan lupa lakukan margin trading dengan nilai leverage trading yang sesuai

  • ₿ Apa perbedaan trading Bitcoin dan Forex?

    Trading bitcoin dan forex berbeda pada keberadaan bank atau pusat kendali sentral dan juga nilai fluktuasi pada bitcoin dan forex

Artikel Terkait

 Lihat Lebih