Lazy Minting, Cetak NFT Tanpa Gas Fee!

Untuk bisa menjual non fungible token di marketplace dan mengubah karya seni fisik menjadi karya digital kreator harus melalui proses minting atau pencetakan NFT.

Dalam proses minting ini umumnya membutuhkan sejumlah uang yang digunakan untuk membayar biaya gas.

Biaya ini yang seringkali jadi penghalang bagi para kreator dengan budget terbatas untuk mengubah karyanya menjadi NFT, belum lagi tidak ada jaminan karya digital mereka akan terjual.

Dengan serangkaian percobaan untuk mengatasi masalah ini maka hadirlah mekanisme lazy minting. Apa itu dan bagaimana cara melakukannya? Dapatkan jawabannya di artikel berikut ini. 

Pengertian Lazy Minting

Lazy minting adalah minting NFT yang terjadi secara off chain dan proses minting baru akan dilakukan setelah karya NFT terjual. Ini yang membedakan lazy minting dan mining nft biasa, jika minting biasa kreator akan mengeluarkan dana lebih dulu.

Metode ini sudah digunakan beberapa marketplace NFT top dunia seperti OpenSea dan Rarible, diharapkan lazy minting ini bisa menurunkan hambatan masuk bagi pembuat NFT.

Baca juga: Apa itu Minting NFT? Panduan untuk Pemula

Cara Kerja Lazy Minting

Saat kamu mengunggah NFT di platform seperti Opensea atau Rarible. NFT yang  di unggah tidak akan dipindahkan ke on-chain. Jadi tidak akan mengkonsumsi sumber daya blockchain atau platform apa pun. 

Ketika NFT akan mendapatkan pembeli pertama, ia akan ditransfer ke on-chain dan token akan dibuat. Prinsip dari metode ini adalah bahwa alih-alih segera membuat NFT dengan menjalankan fungsi kontrak, pembuat NFT menggunakan kunci pribadi akun Ethereum mereka untuk menghasilkan tanda tangan kriptografi dari beberapa data.

Data yang ditandatangani berfungsi sebagai “tiket” atau “voucher” yang dapat digunakan untuk membeli NFT. Voucher berisi semua informasi yang akan disertakan dalam NFT aktual, serta data tambahan yang tidak dicatat di blockchain.

Gas fee akan dipotong dari harga penjualan, sehingga biaya akan lebih dibebankan kepada pembeli dan bukan kreator. 

Cara Lazy Minting di Rarible

Rarible

Berikut ini adalah cara yang bisa kamu terapkan untuk mencetak NFT dengan mode lazy mining di Rarible.

  1. Kunjungi situs Rarible 
  2. Daftar Rarible, atur harus mengatur profil dan hubungkan ke wallet
  3. Selanjutnya klik create untuk minting
  4. Pilih single atau multiple collectibles
  5. Klik single 
  6. Sekarang unggah file yang ingin kita ubah menjadi NFT.
  7. Pilih untuk menjual NFT ini dengan harga tetap atau dengan metode auction (lelang)
  8. Lazy Minting selesai dan akan dieksekusi jika karya mu terjual 
  9. Perhatikan bahwa ada biaya 2,5%, yang harus dibayar jika karya telah terjual.

Baca juga: Mengenal Rarible Tempat Jual Beli NFT Saingan OpenSea

Cara Lazy Minting di OpenSeA

Opensea

Selain Rarible, OpenSea pun telah menyediakan metode ini. Berikut ini adalah cara di OpenSea. 

  1. Kunjungi OpenSea.io
  2. Daftar OpenSea dan hubungan wallet 
  3. Klik create dan pilih blockchain polygon agar lazy minting tanpa gas fee bisa dilakukan 
  4. Buat single atau multiple, kamu bisa memilih single agar lebih eksklusif
  5. Unggah karya yang ingin dijadikan NFT 
  6. Tentukan harga, bisa harga tetap atau auction (lelang)
  7. Tunggu NFT mu terjual dan kamu akan dikenakan biaya 2.5% setelah proses lazy minting selesai. 

Baca juga: Cara Buat dan Jual NFT di OpenSea

Keuntungan dari Lazy Minting

Ada beberapa manfaat dari lazy minting, antara lain

  • Minting NFT gratis dan kreator tidak perlu mengeluarkan biaya awal 
  • Menurunkan hambatan masuk ke NFT, sehingga biaya yang tinggi tidak menjadi penghalang bagi seniman pemula.
  • Mendorong likuiditas, karena NFT hanya dapat ditransfer setelah dijual. Ini membantu mencegah penjual dibiarkan dengan koleksi NFT yang dicetak dan tidak terjual, dan pembeli tidak dibiarkan menunggu tanpa batas waktu hingga NFT ditransfer ke mereka.

Kerugian Lazy Minting 

Ada juga beberapa kerugian untuk metode ini, antara lain: 

  • Kehilangan kendali, metode ini menghilangkan biaya gas di muka, tetapi melepaskan sejumlah kendali dari artis atau pengembang. Dengan memilih metode ini penjual tidak lagi memiliki keputusan akhir tentang siapa yang membeli pekerjaan mereka
  • Potensi penipuan, jika NFT yang dicetak tidak dijual, NFT tetap dimiliki artis atau pengembang, yang diberi insentif untuk menjual guna menutupi biaya gas.

Lazy minting kini menjadi tren NFT yang tidak dapat dihindari, dengan prosesnya yang mudah dan harganya yang murah, metode ini pun dapat membuat ekosistem non fungible token menjadi lebih ramai karena kreator pemula dengan budget terbatas bisa melakukan minting dengan gratis. 

Selain itu, manfaat dari lazy minting dapat membuat kinerja bloickchain menjadi lebih ringan karena hanya NFT yang akan dijual saja yang akan dicetak.

Top exchange
Lihat semua

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Rekomendasi aplikasi beli bitcoin