Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Blockchain · 6 min read

Istilah koin dan token sering kali digunakan secara bergantian. Perbedaan yang mendasar antara koin dan token terletak pada proses pembuatannya.
Ketika menciptakan sebuah koin kripto, langkah pertama yang harus diambil adalah menciptakan sebuah blockchain yang menjadi dasar bagi koin tersebut.
Namun, dalam pembuatan token kripto, kita tidak perlu merancang blockchain baru. Sebaliknya, token kripto dibangun di atas blockchain yang sudah ada, menjadikannya sebagai aset di bawah blockchain tertentu.
Dalam artikel ini membahas tentang cara pembuatan token dari sisi fundamental dan teknisnya.
Membuat token kripto yang sukses dan memiliki nilai yang nyata melibatkan serangkaian langkah penting.
Dalam bagian ini, dijelaskan beberapa hal fundamental yang perlu dilakukan dalam menciptakan token kripto yang efektif. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diikuti:
Langkah pertama adalah menentukan tujuan dan kegunaan token yang ingin dibuat. Apakah token tersebut akan digunakan sebagai mata uang digital, representasi aset nyata, utilitas dalam suatu platform, atau untuk tujuan lainnya?
Mengidentifikasi kegunaan token akan membantu dalam merancang fitur dan fungsi yang tepat serta menentukan nilai yang akan diberikan kepada pemegang token.
Baca juga: 5 Tips Bisnis Kripto Sukses dari CEO Nansen
Setelah menentukan kegunaan token, langkah selanjutnya adalah memilih blockchain yang sesuai untuk membangun token tersebut. Pilihan blockchain dapat bergantung pada faktor seperti keamanan, skalabilitas, biaya transaksi, dan ekosistem yang sudah ada. Misalnya, jika ingin membangun token ERC–20 yang kompatibel dengan jaringan Ethereum, maka perlu memilih blockchain Ethereum sebagai landasan untuk menciptakan token tersebut.
Tokenomics mencakup aspek-aspek seperti total pasokan token yang akan ada, metode distribusi token, pembagian keuntungan, atau penguncian token jika diperlukan.
Merancang kebijakan yang jelas dan transparan akan membantu menciptakan kepercayaan bagi pemegang token dan memastikan keselarasan dengan visi proyek.
Baca juga: 3 Faktor Penting Menyusun Tokenomics untuk Proyek Blockchain
Smart contract merupakan kode yang akan mengontrol perilaku token dan menjalankan fungsi-fungsi yang telah ditentukan. Jika menggunakan blockchain seperti Ethereum, maka perlu mengembangkan smart contract berbasis bahasa pemrograman Solidity untuk mengatur logika token, termasuk transfer, pembuatan, dan fungsi lainnya sesuai dengan kebijakan token yang telah ditetapkan.
Sebelum meluncurkan token ke publik, penting untuk melakukan uji coba yang menyeluruh dan pemeriksaan audit keamanan untuk memastikan smart contract dan token berfungsi dengan baik serta terhindar dari kerentanan keamanan.
Kamu dapat melibatkan ahli atau perusahaan pemeriksa keamanan blockchain untuk memeriksa keandalan dan keamanan token yang dibuat.
Pada bagian ini menjelaskan tentang cara pembuatan token saja dengan hasil keluaran token sudah terdaftar pada blockchain tertentu.
Secara umum, banyak orang berpikir bahwa dalam pembuatan token memerlukan skill coding dan pemrograman tingkat tinggi. Nyatanya, untuk membuat suatu token dapat dilakukan hanya dengan menyetujui kontrak pada wallet masing-masing.
Salah satu platform yang dapat membantu dalam pembuatan token adalah Pinksale, yang merupakan platform launchpad untuk membuat dan meluncurkan token.
Pada platform ini, mendukung banyak blockchain dalam pembuatan token seperti Ethereum, BNB Chain, Avalanche, dan lainnya. Berikut adalah langkah-langkah pembuatan token di Pinksale:
Langsung menuju website Pinksale dan hubungkan wallet pada bagian kanan atas. Menghubungkan wallet berfungsi untuk menandatangani kontrak pembuatan token di akhir.

Pada menu kanan atas di sebelah “Connect”, terdapat pilihan menu chain. Pilihlah chain yang diinginkan untuk pembuatan token.

Pada bagian menu sebelah kiri, pilih “Launchpad” dan kemudian tekan ikon panah bawah. Pilih submenu “Create token”.

Pada jendela ini terdapat kriteria yang harus diisi untuk pembuatan token yakni: tipe token, nama token, ticker atau simbol token, desimal, dan total supply token.
Pada contoh ini, akan dibuat token tipe standard dengan nama Coinvestasi, ticker COIN, desimal 18, dan total supply sebanyak 1 juta token. Contoh ini adalah settingan contoh umum pembuatan token. Jika semua kolom sudah diisi, maka tekan “Create token”.

Setelah menekan “Create token” akan muncul pop-up wallet yang berisikan kontrak yang harus ditandatangani. Dalam proses ini diperlukan biaya sebesar 0.01 ETH dan gas fee tambahan sesuai dengan kesibukan jaringan blockchain yang dipilih. Setelah kontrak ditandatangani, token sudah berhasil dibuat dan dapat dicek pada explorer jaringan blockchain yang dipilih.
Baca juga: 7 Platform Launchpad Crypto Terbaik yang Perlu Kamu Tahu!
Itu dia rangkaian membuat token kripto baik dari sisi fundamental dan teknikal yang bisa kamu terapkan.
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.