Mau paham Blockchain?

Belajar Sekarang
TINGKATKAN PEMAHAMAN BLOCKCHAIN MU

Rekomendasi webinar dan materi edukasi teknologi blockchain terkini langsung dari para ahli.

Mau paham Blockchain?

Belajar Sekarang

Hedera Hashgraph: Pengertian, Cara Kerja dan Keuntungannya

Ketika banyak proyek crypto yang bergantung dengan blockchain dengan konsensus yang hampir mirip satu sama lainnya, Hedera Hashgraph mencoba berbeda di mana ia tidak bergantung dengan blockchain dan menciptakan sendiri jaringannya yang ia klaim lebih cepat dan aman.

Apa itu Hedera dan hal penting yang perlu diketahui tentangnya? Simak ulasannya berikut ini.

Mengenal Hedera Hashgraph

Hedera Hashgarph adalah platform alternatif blockchain yang menawarkan kecepatan dan keamanan lebih baik.

Jika mengulas Hedera, kita perlu membayangkannya sebagai grafik yang saling terhubung dibandingkan dengan blok-blok seperti kinerja blockhain.

Untuk bisa beroperasi dengan sistem yang berbeda dari blockchain, Hedera menggunakan pendekatan Directed Acyclic Graph atau DAG.

Teknologi yang digunakan bisa membantu proyek mencapai  mencapai lebih dari 100.000 transaksi per detik, menjadikannya pesaing bagi Visa dan sistem pembayaran pasar massal lainnya.

Jaringan Hedera berhasil  melakukan 6,5 juta transaksi per hari dengan waktu transaksi rata-rata 5 detik, capaian ini dengan mudah melampaui 1,2 juta transaksi Ethereum dan 300.000 transaksi Bitcoin jika digabungkan.

Baca juga: Blockchain, Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaatnya

Cara Kerja Hedera

Hedera Hashgraph bekerja pada dua protokol berikut: Gosip about gossip dan voting virtual.

Gosip about gossip

Gosip about Gosip adalah salah satu konsep populer dalam jaringan, gosip berarti menyebarkan suatu informasi kepada orang lain yang belum mengetahuinya. Setiap Gosip berisi sedikit informasi yang dilampirkan pada hash dari dua orang terakhir.

Kemudian,  setiap node di Hashgraph memperluas informasi yang ditandatangani pada transaksi baru dan transaksi yang diterima dari  node satu ke node lainnya yang dipilih secara acak.

Node berdekatan yang dipilih secara acak menggabungkan event yang baru dibuat ini dengan informasi yang diterima dari node terakhir, dan event baru dibuat. Seluruh siklus berlangsung berulang kali sampai semua node di Hashgraph mendapatkan informasi yang sama.

Voting Virtual

Voting virtual didefinisikan sebagai cara sebuah node mengetahui apakah transaksi tersebut valid atau tidak. Jika ada transaksi yang memiliki 2/3 dari node sebagai saksi dalam jaringan, maka itu adalah transaksi yang valid.

Meski kelihatannya sederhana, tetapi pada prosesnya cara kerja proyek ini cukup rumit. Untuk informasi yang lebih jelas mengenai cara kerjanya, kamu bisa menonton video dari Dr. Leemon Braid, pendiri Hedera di bawah ini.

Layanan Hedera Hashgraph

Jaringan Hedera Hashgraph terdiri dari empat komponen atau layanan utama, yang bekerja bersama untuk memungkinkan transfer nilai, pembuatan dan pelaksanaan kontrak pintar, transfer file, dan banyak lagi. Di antaranya adalah

  • HBAR: Cryptocurrency yang digunakan untuk mengaktifkan biaya rendah, transaksi yang sangat dapat disesuaikan di Hedera.
  • Smart contract : Digunakan untuk mengeksekusi logika secara otomatis dan membangun aplikasi terdesentralisasi yang menargetkan banyak kemungkinan kasus penggunaan.
  • Layanan File: Untuk penyimpanan file terdistribusi yang berlebihan dengan kontrol granular, seperti penambahan dan penghapusan.
  • Layanan Konsensus: Untuk mencapai konsensus yang cepat, adil, dan aman dalam aplikasi apa pun yang membutuhkan kepercayaan.

Beda Hedera Hashgarph dengan Blockchain

Beda Hedera Hashgarph dengan Blockchain

Perbedaan yang paling jelas dari keduanya dalah consensus yang digunakan, Hedera tidak menggunakan consensus Blockchain pada umumnya seperti proof of work atau proof of Stake.

Mereka menggunakan algortima Gossip about Gossip dan Virtual Voting. Dengan algoritma tersebut proyek ini juga bisa bekerja dengan lebih cepat dan ringan daripada blockchain tradisional lainnya.

Keuntungan Hedera Hashgraph

Proyek ini mengklaim memiliki keamanan tingkat tinggi, bahkan ketika ada pengguna jahat yang ingin merusak jaringan.

Hedera juga dianggap lebih cepat dari blockchain Bitcoin dan Ethereum karena transaksi diproses secara paralel bukan berdasarkan nomor seri. Hanya butuh beberapa detik di Hedera untuk menyelesaikan transaksi.

Platform Hedera Hashgraph mendukung bahasa pemrograman Solidity, yang biasanya digunakan untuk kontrak pintar.

Dengan mengaktifkan kontrak pintar, platform dapat digunakan untuk membangun aplikasi terdesentralisasi (dapps), yang dapat digunakan untuk berbagai kasus penggunaan, termasuk game, produk keuangan terdesentralisasi (DeFi), identitas digital, dan banyak lagi.

Ini juga mendapat manfaat dari biaya yang sangat rendah dan transaksi yang cepat, dengan transaksi mencapai finalitas mutlak hanya dalam hitungan detik, dan biaya transaksi di bawah 1 sen.

Relatif, lebih cepat dari[ada transaksi Bitcoin yang memakan waktu lebih dari 10 menit untuk mengonfirmasi dan dengan biaya transaksi rata-rata lebih dari $1.

Kelemahan Hedera Hashgraph

Tidak seperti banyak cryptocurrency, Hedera Hashgraph bukan open source. Ia adalah proyek yang mencegah hard fork, apabila ada anggota jaringan yang tidak satu visi misi lagi dengan Hedera, maka hardfork akan dilakukan, seperti Bitcoin (BTC) di-fork menjadi Bitcoin Cash (BCH), dan Bitcoin Cash di-fork ke Bitcoin SV (BSV).

Kemudian Hedera juga dikelola oleh 19 petinggi dan ini membuat sistem terdesentralisasinya dipertanyakan.

Namun, karena setiap petinggi itu terdiri dari organisasi terkemuka di industri dan bereputasi tinggi, kecil kemungkinannya mereka akan melakukan Tindakan buruk untuk jaringan.

Crypto Hedera, HBAR

Cryptocurrency HBAR digunakan untuk memberi daya pada jaringan Hedera Hashgraph, yang berarti pengguna perlu membeli aset ini untuk melakukan transaksi dan mengoperasikan aplikasi.

Pasokan HBAR ditetapkan sebesar 50 miliar, yang seluruh pasokannya dibuat ketika jaringan diluncurkan pada tahun 2018.

Beberapa token HBAR akan didistribusikan melalui proses yang disebut “proxy staking”, di mana setiap pemegang HBAR akan dapat mengunci cryptocurrency mereka dalam kontrak khusus, mengalokasikan dana tersebut ke salah satu node yang disetujui di jaringan

Dengan mempertaruhkan HBAR dengan node lain, pengguna akan mendapatkan kemampuan untuk mendapatkan hadiah dan biaya yang diterima komputer ini dari pemrosesan transaksi di Hedera Hashgraph. Terakhir, cryptocurrency HBAR digunakan untuk membayar biaya transaksi di jaringan.

Baca juga: Uji Coba Radar Drone, Neuron Manfaatkan Hedera

Top exchange
Lihat semua

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Rekomendasi aplikasi beli bitcoin