8

Mau paham Blockchain?

Belajar Sekarang
TINGKATKAN PEMAHAMAN BLOCKCHAIN MU

Rekomendasi webinar dan materi edukasi teknologi blockchain terkini langsung dari para ahli.

Mau paham Blockchain?

Belajar Sekarang

Apa itu Cardano? Panduan untuk Pemula

Sama seperti Ethereum, Cardano adalah sebuah platform smart contract yang berfokus pada keamanan melalui kerangka desain yang berlapis.

Pendekatan Cardano dapat dibilang cukup unik karena dibangun atas dasar filosofi ilmiah dan riset akademik.

Tim Cardano terdiri dari pihak pengguna akhir (end-user) dan juga regulator sehingga platform ini berusaha mencari titik tengah yang menyeimbangkan kebutuhan regulasi dengan prinsip privasi dan desentralisasi yang menjadi nilai utama dalam Blockchain.

Uniknya lagi, Cardano menggunakan Haskell, sebuah Bahasa pemrograman yang memiliki toleransi salah sangat kecil.

Tidak seperti project crypto lainnya, tujuan Cardano tidak untuk mengambil alih seluruh sistem finansial, melainkan untuk menggunakan teknologi Blockchain dalam membawa sistem perbankan ke tempat yang belum dapat diakses terutama di daerah yang masih berkembang.

Baca juga: Kuartal Satu Berakhir, Transaksi Cardano Naik 50 Kali Lipat

Sejarah Cardano

Konsep Cardano dibuat oleh Charles Hoskinson yang juga merupakan salah satu penemu Ethereum.

Walaupun Ethereum adalah platform smart contract yang luar biasa, menurut Charles Hoskinson, Ethereum adalah Blockchain generasi kedua yang membutuhkan perbaikan.

Yang membuat Cardano luar biasa adalah bahwa platform ini membutuhkan perhatian lebih dalam pemeliharaannya.

Terdapat tiga organisasi yang bekerja dalam mengembangkan dan menjaga Cardano, yaitu:

  • The Cardano Foundation
  • Input Output Hong Kong (IOHK)
  • Emurgo

Sebagai platform yang fokus pada layanan smart contract, Cardano bersaing di pasar dengan para pemain lainnya, seperti EOS, Lisk, NEO, dan NEM.

Cara Kerja Cardano

Walaupun sesama platform Smart Contract, Cardano bekerja dengan cara yang cukup berbeda dengan Ethereum dari segi mekanisme konsensus yang digunakan dan juga kerangka desain teknisnya.

Mekanisme Konsensus

Cardano menggunakan mekanisme konsensus Proof of Stake dengan memanfaatkan algoritma Ouroboros. Mekanisme ini bekerja sebagai berikut:

  • Slot leader bertugas untuk meverifikasi transaksi dan membuat blok
  • Siapapun yang memiliki koin Cardano, ADA, berhak menjadi slot leader. Tidak bergantung pada seberapa banyak yang dimiliki
  • Untuk menjadi slot leader, algoritma โ€œFollow the Satoshiโ€ akan memilih koin yang dimiliki oleh setiap orang
  • Jaringan melakukan proses ini secara otomatis, sehingga tidak ada pekerjaan tambahan yang perlu dilakukan

Bahasa pemrograman yang digunakan di sistem Cardano adalah Haskell dan Plutus.

Haskell adalah sebuah Bahasa pemrograman fungsional yang sudah digunakan sejak tahun 1990, namun versi terbarunya yang lebih stabil dikeluarkan pada tahun 2010.

Mirip seperti Haskell, Plutus juga sebuah bahasa pemrograman fungsional yang dibuat oleh tim Cardano sendiri.

Arsitektur Cardano

Dari segi kerangka desain teknisnya, kerangka Cardano dibagi menjadi dua lapis.

Lapisan ini memisahkan nilai dari buku besar dengan alasan mengapa nilai tersebut ditransfer dari satu akun ke yang lainnya.

Pemisahan ini memberikan end-user lebih banyak kontrol akan privasi dan eksekusi smart contract yang dimiliki.

Cardano Settlement layer (CSL) menyimpan nilai buku besar, sedangkan Cardano Computation Layer (CCL) menyimpan alasan mengapa transaksi tersebut terjadi.

Sekarang ini, Ethereum sebagai sesama platform smart contract hanya memiliki satu layer saja dan sedang bekerja dalam mengembangkan lapisan kedua ini.

Kelebihan Cardano 

Di bawah ini ada lima kelebihan Carado yang perlu kamu ketahui. 

  • Transaksi cepat, cardano dibuat agar sangat skalabel. Saat ini, ia menyediakan 250+ transaksi per detik
  • Biaya gas murah, model PoS yang digunakan Cardano mampu menawarkan biaya transaksi murah di jaringannya. Biaya rata-rata transaksi di Cardano sekitar 0,1 ADA, yang setara dengan beberapa sen. 
  • Tingkat desentralisasi yang lebih tinggi, jaringan menjadi semakin terdesentralisasi karena setiap orang dapat menjadi validator simpul di Ouroboros. Kurang lebih ada lebih dari 1500 kumpulan validator di Cardano.
  • Ramah lingkungan, salah satu perhatian utama dalam bull run 2021 adalah tingginya jumlah listrik yang dibutuhkan oleh blockchain PoW. Cardano, dengan mekanisme PoS-nya, mengkonsumsi listrik 99% lebih sedikit daripada blockchain dengan PoW.
  • Pendapatan pasif, setiap pemegang Cardano memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendapatan pasif dengan mempertaruhkan koin ADA mereka. Prosedurnya sesederhana membeli token ADA dan menguncinya di dompet seperti Yoroi.

Koin ADA

Cardano memiliki aset cryptonya sendiri bernama ADA. Koin tersebut digunakan untuk membayar biaya transaksi dan dipertaruhkan oleh validator (dan delegator) yang ingin membantu menjaga keamanan dan stabilitas jaringan dengan imbalan mendapatkan hadiah.

Di masa depan, ADA juga akan digunakan sebagai token tata kelola, yang memungkinkan pemegang untuk memilih perubahan dan peningkatan ke platform Cardano.

Saat ini ADA masih menempati peringkat 10 besar berdasarkan kapitalisasi pasar menurut coinmarketcap. dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $32.093.857.867 USD.

Total pasokan koin yang sudah beredar adalah 33.752.555.544 koin ADA dengan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

Koin ADA bisa digunakan untuk staking untuk mendapatkan passive income, selain itu koin tersebut juga diguanakan untuk transaksi bagi platform NFT yang bekerja sama dengan blockchain cardano.

Baca juga: NFT Proyek Cardano Diprediksi Memiliki Masa Depan Terbaik!

Kegunaan Cardano

Proyek Cardano mulai dikembangkan pada tahun 2015 dengan tujuan memungkinkan pengguna untuk bertukar nilai menggunakan token ADA.

Kasus penggunaan utama untuk token ADA adalah sebagai mata uang digital untuk pembayaran dan transaksi dalam ekosistem blockchain Cardano.

Cardano melihat dirinya sebagai protokol โ€œgenerasi ketigaโ€, masing-masing meningkatkan Bitcoin dan Ethereum sebagai generasi pertama dan kedua.

Cardano dianggap sebagai yang pertama dari jenisnya dalam arti bahwa ia berkembang dari filosofi ilmiah dan pendekatan berbasis penelitian. Ini adalah blockchain pertama yang diprogram dalam bahasa yang disebut Haskell.

Pada intinya, Cardano adalah ekosistem keuangan yang beroperasi dalam dua lapisan terpisah dengan lapisan dasar tempat ADA dipertukarkan.

Lapisan Cardano ini, disebut Cardano Settlement Layer (CSL), secara khusus dibangun untuk memungkinkan ekonomi mata uang digital dengan ADA sebagai unit moneter asli. Di atas lapisan CSL dasar adalah Cardano Computation Layer (CCL) tempat kontrak pintar dan dApps diterapkan.

Protokol berlapis ini dipilih untuk meningkatkan kapasitas untuk perubahan protokol di masa mendatang dan untuk memungkinkan implementasi soft fork.

Versi Cardano saat ini telah mencapai tiga langkah dari lima dalam pengembangan keseluruhan proyek yang disebut Byron, Shelley, dan Guogen. Era Guogen, selama tahun 2021, berfokus pada integrasi kontrak pintar di blockchain Cardano. Ini membawa kemampuan bagi pengembang untuk membangun aplikasi terdesentralisasi (dApps) di jaringan Cardano.

Ada juga upaya untuk membuat Cardano lebih mudah diakses oleh pakar keuangan dan bisnis untuk membuat kontrak cerdas untuk aplikasi keuangan tanpa memerlukan pengetahuan teknis berkat penggunaan bahasa pemrograman Marlowe.

Fitur Guogen masih selesai pada Juni 2022, tetapi pengembangan telah dimulai pada dua tahap terakhir dari peta jalan Cardano, yang disebut Basho dan Voltaire.

Simpulan

Jadi, apa itu Blockchain Cardano? Secara singkat, Cardano dapat dijelaskan sebagai berikut:

  • Cardano adalah platform Smart Contract seperti Ethereum atau NEO yang memudahkan pembuatan token baru dan merupakan DApps (Decentralized Applications)
  • Lebih dari 60% token Ada dialokasikan pada saat tahap ICO
  • Cardano dibuat dan diatur oleh sebuah perusahaan dengan nama IOHK, dan Charles Hoskinson sebagai penemunya
  • Token Ada akan dibutuhkan untuk aplikasi-aplikasi ke depannya, sehingga nilai token Ada memiliki ciri yang sama seperti Ethereum
  • Pemilik token ADA Cardano bisa mendapatkan token yang lebih banyak dengan memvalidasi transaksi blok di masa depan, bisa menerima beberapa blok reward dan sedikit bagian dari network fee
  • Pemegang Cardano dapat menyumbangkan suara untuk perubahan protokol, yang membuat sistem Blockchain lebih fleksibel.
Top exchange
Lihat semua

Pertanyaan penting

๐Ÿ”Ž Apa itu blockchain Cardano?

Blockchain Cardano adalah salah satu platform smart contract yang berfokus pada keamanan melalui kerangka desain yang berlapis

๐Ÿ‘ฆ๐Ÿฟ Siapa yang membuat konsep Cardano?

Konsep Cardano dibuat oleh Charles Hoskinson yang juga merupakan salah satu penemu Ethereum.

๐Ÿ”Ž Apa saja organisasi yang mengembangkan Cardano?

The Cardano Foundation, Input Output Hong Kong (IOHK) dan Emurgo

๐Ÿ”– Seperti apa mekanisme konsensus Cardano?

Cardano menggunakan mekanisme consensus Proof of Stake dengan memanfaatkan algoritma Ouroboros

๐Ÿ”– Bahasa pemrograman apa yang digunakan di Cardano?

Cardano menggunakan Haskell, sebuah Bahasa pemrograman yang memiliki toleransi salah sangat kecil.

โณ Berapa jumlah suplai koin di Cardano?

Jumlah suplai koin maksimum sebanyak 45 miliar.

Apa tujuan dibuatnya Cardano?

Cardano menggunakan teknologi Blockchain dalam membawa sistem perbankan ke tempat yang belum dapat diakses โ€“ terutama di daerah yang masih berkembang.

Apa beda Cardano Settlement layer (CSL) dan Cardano Settlement layer (CSL)?

Cardano Settlement layer (CSL) menyimpan nilai buku besar, sedangkan Cardano Computation Layer (CCL) menyimpan alasan mengapa transaksi tersebut terjadi.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Rekomendasi aplikasi beli bitcoin