Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Siaran Pers · 8 min read

Blockchain Africa adalah acara konferensi terkait blockchain dan crypto yang akan mengulas informasi dan perkembangan industry terkini.
Acara ini akan kehadiran banyak pembicara yang berpengalaman di industri crypto dan blockchain.
Salah satu pengisi acara adalah Charles Hoskinson, founder Cardano, blockchain terkemuka dengan mata uang kripto aslinya, ADA yang menempati posisi lima besar kapitalisasi pasar crypto.
Baca juga: CEO Cardano Beberkan Sederet Daya Tarik Koin ADA
Hoskinson akan membahas mengenai peluang besar untuk proyek IOHK yang menggunakan blockchain Cardano.
Ia pun telah menjalin kemitraan dengan beberapa pemerintah Afrika dan melibatkan warga negara benua itu untuk terlibat aktif dalam perkembangan proyek.
Blockchain Africa Conference 2022, dijadwalkan berlangsung dua hari, pada tanggal 17-18 Maret 2022.
Konferensi ini merupakan edisi ke delapan yang menargetkan 2.000 peserta dari 50 lebih negara, termasuk investor, start-up, penggemar, developer, perusahaan, pembuat kebijakan dan regulator.
Blockchain Africa (BAC2022) akan berfokus pada peluang dan kegunaan yang dihadirkan oleh teknologi blockchain ke Afrika dan seluruh dunia.
Baca juga: 4 Alasan Dibalik Kepopuleran Bitcoin di Afrika Selatan
Acara ini didukung oleh Blockchain.com, DafriBank dan Klever Finance, AmaZix, Amber Group, Huobi Global, BNB Chain dan Metis.
Selanjutnya ada Luno, AltcoinTrader, Tacen, CryptoCurrencyWire, QuidPro dan The Eastern and Southern. Bank perdagangan dan pembangunan Afrika (TDB) pun turut mendukung acara ini.
Untuk informasi lebih lanjut tentang Konferensi Blockchain Africa 2022, kunjungi blockchainafrica.co. Untuk mendaftar dan mengklaim tiket GRATIS kunjungi situs blockchain Africa.
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.