Mau paham Blockchain?

Belajar Sekarang
TINGKATKAN PEMAHAMAN BLOCKCHAIN MU

Rekomendasi webinar dan materi edukasi teknologi blockchain terkini langsung dari para ahli.

Mau paham Blockchain?

Belajar Sekarang

5 Blockchain NFT Populer

Dalam hal penerbitan NFT, Ethereum adalah rajanya. Blockchain ini dianggap sebagai toko serba ada untuk karya digital paling ramai dalam setahun terakhir.

Namun karena blockchain Ethereum yang sangat padat itu, biaya gas yang dibebankan kepada kreator sangat mahal.

Pada akhirnya kreator pun mencoba alternatif blockchain lain untuk menerbitkan NFT nya.

Apa saja blockchain NFT terbaik yang bisa digunakan selain Ethereum? Berikut ini daftarnya!

Solana

Solana adalah salah satu blockchain NFT populer dengan transaksi tercepat, ia bisa memproses lebih dari 1.000 transaksi per detik dan menyediakan infrastuktur yang kuat untuk mencetak dan menyimpan NFT dengan cara yang ramah lingkungan dan hemat biaya.

Mirip dengan Ethereum, Solana telah dibangun sebagai solusi Layer 1, mencoba menyediakan ekosistem yang dapat dioperasikan untuk semua proyek yang digunakan di jaringannya.

Blockchain ini juga memiliki marketplace NFT yakni Solanart dan Holaplex. Di marketplace itu kamu bisa menemukan berbagai karya NFT yang bisa diperjual belikan.

Baca juga: Apa Itu Solana? Panduan Lengkap untuk Pemula

Tezos

Blockchain NFT populer yang bisa dijadikan alternatif yang lebih ramah lingkungan maka kamu perlu mempertimbangkan blockchain Tezos. Tezos menjadi populer menjelang awal 2021.

Salah satu pasar pertama di blockchain, Hic et Nunc, digembar-gemborkan sebagai pesaing OpenSea yang bekerja di jaringan Ethereum.

Meski pada kenyataannya volume perdagangannya belum bisa melampaui marketplace teratas tersebut.

Baca juga: Apa Itu Tezos (XTZ)? Blockchain Ramah Lingkungan

Mirip dengan Solana, Tezos menggunakan mekanisme konsensus PoS dan hanya mekanisme PoS untuk membantu mengurangi pekerjaan komputasi yang diperlukan untuk memverifikasi blok dan transaksi di blockchain.

Karena itu, blockchain menggunakan energi sekitar dua juta kali lebih sedikit daripada Ethereum.

Tezos adalah tempat yang bagus untuk memulai bagi mereka yang ingin membuat sejumlah NFT atau koleksi skala besar. Saat ini, Objkt adalah pasar terbesar dan terpopuler di jaringan Tezos.

Flow

Selanjutnya adalah Flow, blockchain yang memang mengkhususkan dirinya untuk NFT, game, dan aplikasi terdesentralisasi.

Flow dibangun dengan mempertimbangkan skalabilitas yang memungkinan interaksi yang lebih banyak.

Flow diluncurkan pada 2019, dengan cepat dikenal karena kemitraan dengan NBA yang merilis marketplace NFT nya yakni NBA Top Shot. Mirip dengan Tezos, Flow juga hanya menggunakan mekanisme konsensus PoS untuk memverifikasi transaksi.

Karena itu, blockchain dapat menangani jumlah transaksi yang sangat tinggi, dengan pengembang saat ini sedang mengerjakan model untuk menangani sekitar 10.000 transaksi per detik. Biaya transaksi juga sangat rendah.

NFT Flow dapat diperdagangkan melalui OpenSea, Rarible, Foundation, dan banyak platform lainnya.

Flow telah menjadi tempat populer untuk NFT olahraga, karena organisasi seperti NBA, NFL, UFC, dan lainnya telah meluncurkan pasar mereka sendiri di blockchain.

Terbilang masih baru, Flow belum memiliki transaksi dan pengguna yang banyak.

WAX

Blockchain WAX sebelumnya berhasil melampaui transaksi NFT di Binance Smart Chain. Blockchain ini disebut sebagai raja dalam hal koleksi digital dan barang virtual.

Baca juga: Penjualan NFT di WAX Lampaui Binance Smart Chain

Tentu saja, ini mencakup NFT, tetapi berbeda dengan Ethereum, WAX populer untuk versi digital dari koleksi warisan seperti kartu perdagangan, patung, memorabilia, dan lainnya.

Mirip dengan blockchain efisiensi tinggi lainnya, Wax menggunakan mekanisme PoS, tetapi juga menciptakan NFT karbon offset, dan bermitra dengan Climate Care sebagai bagian dari misi untuk keberlanjutan.

Mirip dengan Flow, biaya transaksi sangat rendah, dan sebagai insentif unik bagi kolektor, biaya jaringan di WAX didistribusikan kembali ke komunitas WAX.

Pasar WAX juga menjadi tuan rumah bagi berbagai merek berpengaruh termasuk perusahaan koleksi bisbol Topps, raksasa balap NASCAR, perusahaan mainan Hot Wheels dan bahkan beberapa waralaba film klasik seperti Godzilla, The Princess Bride, dan Spiderman.

Binance Smart Chain (BSC)

Blockchain NFT selanjutnya adalah Binance Smart Chain yang menggunakan model konsensus yang disebut Proof of Staked Authority (PoSA) yang dapat mendukung waktu blok yang singkat dan biaya yang rendah.

Namun, validator yang menjalankan transaksi bergiliran menghasilkan blok dengan 21 validator yang dibutuhkan untuk menjalankan pertukaran pertukaran setiap 24 jam.

Menurut beberapa laporan, 11 validator dari 21 mengontrol Binance Chain dan semuanya terhubung langsung ke Binance Crypto Exchange.

Baca juga: Mengenal Binance Smart Chain yang Bikin Ethereum Terancam!

Karena hal itu masih banyak yang sanksi dengan BSC, karena dianggap belum terdesentralisasi sepenuhnya.

Beberapa marketplace NFT populer di BSC adalah OpenBiSea, AirNFTs, JuggerWorld, dan lain-lain.


Itu dia beberapa blockchain NFT populer yang bisa dijadikan pilihan untuk ekositem NFT.

Top exchange
Lihat semua

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Panduan Terkait
Rekomendasi aplikasi beli bitcoin