Mau paham Blockchain?

Belajar Sekarang
TINGKATKAN PEMAHAMAN BLOCKCHAIN MU

Rekomendasi webinar dan materi edukasi teknologi blockchain terkini langsung dari para ahli.

Mau paham Blockchain?

Belajar Sekarang

2 Perbedaan ERC-20 dan TRC-20 dalam Transfer Crypto

Dengan semakin berkembangnya dunia crypto, beberapa bulan terakhir, muncul persaingan dalam blockchain untuk perpindahan atau transfer crypto.

Ditambah dengan tingginya biaya Blockchain Ethereum, saat ini alternatif blockchain lainnya mulai muncul.

Tujuannya adalah sebagai tempat transaksi terjadi dengan ketertarikan yang semakin meningkat.

Mengenal Blockchain TRC-20

Dengan ketertarikan yang meningkat maka partisipannya juga meningkat, oleh karena itu hampir semua blockchain terlihat memiliki pengguna.

Setelah sebelumnya membahas mengenai Binance Smart Chain atau jaringan BEP-20, dalam artikel ini akan dibahas satu blockchain lain yaitu TRC-20, dan perbedaannya dengan ERC-20.

Pertama jika belum mengetahui Tron, ada baiknya pemahaman terhadap Tron (TRX) diketahui terlebih dahulu sebelum membahas perbedaannya.

Tron sendiri adalah sebuah proyek yang merupakan sebuah blockchain, dibentuk dengan sistem konsensus Proof of Stake (PoS) untuk menyelesaikan permasalahan skalabilitas.

Mengaku sebagai solusi dari kekurangan Blockchain Ethereum, Blockchain Tron memberikan blockchain yang lebih efisien untuk kegunaan sehari-hari.

Blockchain Tron mengaku dapat memproses 2.000 transaksi per detik akibat sistemnya yang memiliki fungsi skalabilitas tinggi.

Tron sendiri telah menjadi blockchain yang bekerja sama dengan beberapa perusahaan besar seperti Opera dan Samsung.

Saat ini terdapat lebih dari 35 Juta pengguna yang setia menggunakan blockchain Tron sebagai wadah transaksi cryptonya.

Perbedaan Utama TRC-20 dan ERC-20

Oleh karena efisiensi ini, Blockchain Tron mengalami ketertarikan yang cukup tinggi, yang membuatnya dapat bersaing dengan Ethereum.

Blockchain Tron umumnya dikenal dengan jaringannya TRC-20. Saat ini mayoritas bursa, tersentralisasi dan terdesentralisasi memberikan pilihan kepada penggunanya.

Pilihan tersebut diberikan kepada pengguna untuk memilih blockchain mana yang akan digunakan.

Tujuannya adalah untuk memindahkan crypto yang dimilikinya dari satu bursa ke wallet atau ke bursa lain.

Umumnya, pengguna hanya melihat dua hal dalam memilih blockchain untuk melakukan transfer crypto, yaitu kecepatan transaksi dan juga biaya transaksi.

Oleh karena itu, akan diberikan dua penjelasan perbedaan antara jaringan Tron atau TRC-20 dan jaringan Blockchain Ethereum atau ERC-20.

1. Kecepatan Transaksi

Satu hal yang dicari oleh para pemilik crypto adalah kecepatan perpindahan yang dapat diberikan oleh blockchain.

Tujuan ini terutama penting untuk memindahkan keuntungan investasi atau trading yang telah terjadi di bursa.

Sehingga dana dari crypto bisa disimpan lebih aman atau digunakan untuk konsumsi.

Umumnya setelah mendapatkan keuntungan, mayoritas investor dan trader memindahkan dananya untuk disimpan di wallet lain.

Tujuan akhirnya adalah untuk investasi jangka panjang, atau untuk penarikan saldo.

Sehingga kecepatan perpindahan umumnya juga menjadi pertimbangan yang penting untuk menghindari keserakahan saat menghasilkan keuntungan.

Jika melihat perbedaan kecepatan antara Blockchain Tron dan Ethereum, kecepatan nampaknya diungguli oleh Tron.

Umumnya transaksi Ethereum menghabiskan waktu beberapa menit hingga beberapa jam.

Namun Blockchain Tron hanya membutuhkan beberapa detik hingga beberapa menit.

Hal tersebut juga dipengaruhi oleh kemampuan menangani jumlah transaksi per detik pada blockchainnya.

Tron sendiri memiliki kemampuan menangani sekitar 2.000 transaksi per detik dimana Ethereum berada pada sekitar 25 transaksi per detik.

Sehingga dari sisi kecepatan nampaknya Tron masih mengungguli Ethereum, yang membuat TRC-20 lebih cepat dari ERC-20.

2. Biaya Transaksi

Aspek terpenting kedua adalah biaya transaksi pada blockchainnya untuk membayar biaya gas yang digunakan untuk memproses transaksi.

Biaya transaksi menjadi satu hal yang penting akibat dapat mempengaruhi berapa besar berkurangnya kepemilikan crypto yang sedang dipindahkan.

Dalam perpindahan transfer, sepeser crypto pun akan sangat berpengaruh dalam menentukan blockchain, sehingga aspek ini menjadi penting.

Biaya transaksi juga masih diungguli oleh Tron, akibat permasalahan biaya gas Ethereum yang sedang melambung tinggi akibat meningkatnya pengguna.

Perbedaan biaya antara Tron dan Ethereum masih terlihat cukup jauh dengan biaya Ethereum yang dapat mencapai $30 atau Rp431,1 Ribu dan Tron hanya mencapai $2 atau Rp28,7 Ribu.

Perbandingan tersebut adalah perbandingan biaya tertingginya dimana biaya tersebut dapat berfluktuasi.

Namun dapat dilihat bahwa perbedaan ini masih relatif jauh dengan Tron yang terlihat mengungguli Ethereum.

Di luar hal tersebut masih terdapat beberapa faktor lain seperti kecocokan dengan crypto dan juga keamanan.

Namun saat ini sudah terdapat banyak solusi terhadap beberapa faktor lain, sehingga umumnya perbandingan dilakukan dalam dua faktor tersebut.

Sehingga dari sisi investor atau trader dan bukan pencipta proyek atau aplikasi terdesentralisasi (DApps) nampaknya TRC-20 masih lebih menarik dibandingkan ERC-20.

Top exchange
LUNO
0 Ulasan
Daftar
Rekeningku
0 Ulasan
Daftar
Lihat semua

Pertanyaan penting

Apa itu Token ERC 20 ?

Token ERC 20 adalah token yang dibuat dan digunakan hanya pada platform Ethereum.

Apa itu Token TRC 20 ?

TRC‌ 20 adalah standar teknis yang digunakan untuk kontrak pintar di blockchain TRON untuk mengimplementasikan token dengan Mesin Virtual TRON (TVM).

Apa itu Tron ?

Tron adalah blockchain yang dibentuk dengan sistem konsensus Proof of Stake untuk menyelesaikan permasalahan skalabilitas.

Apa itu Proof of Stake ?

Proof of Stake adalah cara lain untuk memvalidasi transaksi berdasarkan konsesus terdistribusi, serta untuk mencapai konsensus terdistribusi.

Apa itu DApps ?

DApps adalah jenis aplikasi yang sedang marak dibicarakan, di mana aplikasi ini tidak dimiliki oleh siapapun, tidak dapat dimatikan, dan sistem tidak dapat down.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Panduan Terkait
Rekomendasi aplikasi beli bitcoin
Upbit Indonesia

Upbit Indonesia merupakan Bursa Penukaran...

Berlisensi

0 Ulasan
Daftar
Bitcoin.co.id

Bitcoin.co.id adalah sebuah pasar online...

Berlisensi

0 Ulasan
Daftar