Waspada Situs Penipuan Janjikan Bitcoin!

Wafa Hasnaghina

22nd June, 2020

Bagi para penggemar crypto mungkin sudah tak asing dengan istilah airdrop alias bagi-bagi mata uang crypto secara cuma-cuma. Namun, kewaspadaan terhadap segala bentuk penipuan harus tetap dipertimbangkan. Hal ini disebabkan banyak bermunculan situs-situs yang menyediakan imbalan berupa mata uang crypto yang ternyata adalah sebuah situs penipuan.

Kepopuleran Bitcoin sebagai aset dengan harga tinggi dimanfaatkan segelintir orang yang tidak bertanggungjawab dalam mengelabui banyak korbannya. Penipu-penipu tersebut biasanya menjanjikan keuntungan besar kepada korbannya dengan syarat-syarat yang terlampau mudah. Misalnya, yang baru-baru ini sedang hangat diperbincangkan di kalangan komunitas crypto yaitu, situs yang menjanjikan $3 per video atau sekitar Rp 43.000 hanya dengan menonton sebuah video. 

Baca juga: Waspada! Penipuan Berhadiah Bitcoin Catut Nama Elon Musk dan SpaceX

Keamanan dan Kredibilitas Situs Palsu

Lebih lanjut, maraknya peredaran situs scam dan hoax ini bukan tidak mungkin dilakukan di era perkembangan teknologi seperti ini. Alat-alat dalam pembuatan situs web semacam ini sangat mudah dilakukan dan tersedia dengan lengkap di internet. Bermodalkan domain yang sudah dibeli, penipu-penipu tersebut dengan mudah mengelabui banyak korbannya.

webiste is scam

Situs-situs dengan iming-iming Bitcoin seperti kasus ini jelas sangat mudah ditemukan. Domain-domain yang digunakan juga bukan domain-domain resmi yang jelas tidak sesuai dengan standar yang ada.

Jika ditelusuri lebih lanjut, di dalam situs yang diduga penipuan ini tidak memiliki kontak informasi resmi yang dapat dihubungi. Situs web beredar dengan bebas tanpa memiliki penanggung jawab resmi terhadap kepemilikan konten dan transaksi di dalamnya.

Kontak Informasi Tidak Ada

Dengan menggunakan alat “Whois” bisa dipastikan bahwa situs yang memberikan informasi terkait dengan janji hadiah Bitcoin ini tidak memiliki enkripsi dalam melindungi trafik data yang ada, padahal situs-situs ini biasanya mengharuskan penggunanya memasukkan data, seperti username, password, bahkan alamat wallet Bitcoin.

Terlebih dengan pengamatan sekilas, situs-situs tersebut tidak menggunakan prefix Https, sebagai pencegahan awal dalam melindungi data. Jika prefix yang digunakan bukan Https bisa jadi data yang dimasukkan tidak memiliki keamanan yang sesuai standar dan cenderung dapat disalah gunakan.

Informasi lebih lanjut, beberapa dari domain yang dimiliki server ini sudah berhasil diblokir oleh Google, tetapi masih banyak situs dengan domain yang berbeda beredar di dalam jaringan.

Situs Penipuan Janjikan Bitcoin

Situs-situs dengan berbagai macam domain ini memiliki tujuan yang sama yaitu mengimingi-imingi hadiah berupa mata uang USD atau dengan menukarkan hasil tersebut dengan Bitcoin dengan hanya menonton video-video yang ada di dalam situs.

Situs-situs tersebut juga membuat halaman yang seakan menjadi dasar keberhasilan mereka dalam memangsa para korbannya. Namun, ada juga beberapa pengguna bahkan dimintai sejumlah uang untuk bisa mendapatkan pencairan hadiah.

Perbandingan website scam

Hal ini diperparah dengan fakta, pengguna situs diharuskan untuk memiliki dan mencantumkan wallet Bitcoin mereka di dalam situs web tersebut dengan log in menggunakan username, sekaligus password mereka. Dengan tidak adanya enkripsi yang dimiliki, data-data tersebut rentan disalah gunakan.

Kewaspadaan Pengguna

Sindikat penipuan seperti ini mungkin akan sulit untuk diadili, mengingat domain situs-situs tersebut berganti setiap saat untuk mengelabui para korban sekaligus otoritas yang ada. 

Pengguna diharapkan untuk tidak mudah terkecoh dan tetap waspada terhadap aksi penipuan dengan iming-iming mata uang crypto. Periksa status dan alamat domain dengan alat pemeriksa “Whois” untuk mengetahui keabsahan dari situs tersebut.

Untuk Anda yang ingin Crypto dan Bitcoin gratis tanpa khawatir penipuan, klik di sini