ADA Sentuh Harga Terendah Sejak Februari 2021, Volume Beli Whale Meningkat Drastis

Naufal Muhammad

18th May, 2022

Cardano (ADA) baru saja menyentuh angka transaksi tertinggi dan sebagian besar transaksi tersebut dilaksanakan oleh whale atau investor besar. 

Peningkatan transaksi ini terjadi setelah harga ADA turun ke harga terendahnya sejak Februari 2022 di sekitar $0.4 pada beberapa hari yang lalu. 

Transaksi Whale Tertinggi Sejak 4 Bulan Terakhir

Menurut data dari perusahaan analisis crypto bernama Santiment, transaksi ADA oleh whale atau investor besar mencapai 1.085 transaksi di bulan ini. 

Mayoritas transaksi ini merupakan transaksi beli dimana seluruh transaksi tersebut berada di atas Rp1,4 Miliar per transaksi. 

Angka ini merupakan angka tertinggi sejak empat bulan terakhir yang memperlihatkan bahwa saat ini whale menganggap harga ADA sedang murah atau di batas bawahnya. 

Pembelian ini terjadi bersama pergerakannya di harga terendah sejak Februari 2021. 

Menurut Santiment, peningkatan transaksi ini umumnya menandakan potensi pergerakan naik atau apresiasi harga. 

Saat ini pernyataan tersebut mulai terbukti karena harga sudah naik dari sekitar $0.4 menuju $0.58 dan sedang berusaha untuk terus naik. 

Jika mengacu pada analisis Santiment, terlihat bahwa Whale yang melakukan pembelian sebagian besar merupakan yang melakukan penjualan pada lima pekan yang lalu dan membuat koreksi terbesar sejak tujuh bulan terakhir. 

Data dari Coinbase menunjukkan bahwa mayoritas investor menyimpan atau melakukan hold hanya sekitar 121 hari atau sekitar empat bulan dalam rata-rata. 

Artinya mayoritas individu di pasar ADA merupakan trader atau sering memindahkan koin tersebut yang dibeli ke wallet lain yang belum tentu transaksi jual. 

Walaupun begitu, CryptoGlobe memberikan data bahwa angka wallet yang menyimpan koin tersebut terlihat meningkat di Bulan April ke angka tertinggi sepanjang masa yaitu di sekitar 5,2 Juta wallet. 

Angka ini muncul walau aktivitas atau transaksi di Blockchain Cardano terlihat mengalami penurunan yang menandakan saat ini individu yang aktif dalam koin tersebut adalah trader. 

Menurut laporan terbaru dari CryptoCompare, angka tersebut adalah peningkatan sekitar 2,99% dari bulan sebelumnya. 

Angka investor jangka panjang juga terlihat mengalami peningkatan dari 529.000 investor di Maret 2022 menjadi 4,14 Juta investor di April 2022. 

ADA Sentuh Harga Terendah Sejak Februari 2021, Volume Beli Whale Meningkat Drastis
Rencana Hard fork Cardano

Semua akumulasi ini terlihat terjadi bersama dengan Vasil Hard Fork yang akan datang dan dijadwalkan di Bulan Juni 2022. 

Menurut Charles Hoskinson, CEO Cardano, hard fork akan memberi peningkatan kualitas yang signifikan untuk Cardano. 

Harga ADA Masih Stagnan

Sayangnya walau berusaha bergerak naik, saat ini koin tersebut masih relatif stagnan terutama setelah publikasi pernyataan dari Hoskinson. 

Sekitar satu pekan yang lalu, Hoskinson membuat pernyataan bahwa walau memiliki sentimen positif secara internal dari pembaruan teknologi atau rekan baru, mayoritas crypto akan tetap stagnan karena masih berada dalam bear market. 

Kemungkinan besar pernyataan ini berdampak ke harga koin tersebut dimana banyaknya sentimen positif belum berhasil mendorong harganya naik. 

Tapi pernyataan ini kemungkinan akan terbukti salah di Bulan Juni 2022 saat peluncuran Vasil Hard Fork. 

Hal ini disebabkan kemungkinan Juni dapat membawa apresiasi untuk mayoritas crypto walau tidak signifikan.  

Selain itu kemungkinan dengan kabar tersebut, terdapat potensi pergerakan buy the rumor sell the news. 

Jadi kemungkinan, banyak investor mulai membeli koin tersebut dan kemudian menjual saat Vasil Hard Fork diluncurkan. 

Dari pergerakan harganya saat ini masih terlihat terus turun dari sudut pandang mingguan dan stagnan dari sudut pandang harian.  

Jika mengikuti pergerakan mingguan ini, kemungkinan besar koin tersebut akan turun ke batas bawahnya di Januari 2021 yaitu harga $0.32. 

Untuk saat ini belum terdapat sentimen positif dan pola teknikal yang kemungkinan menunjukkan pergerakan apresiasi sehingga investor kemungkinan masih harus bersabar. 

Tapi semua dapat berubah jika pasar crypto kembali bergerak positif secara keseluruhan yang kemungkinan akan datang karena faktor makroekonomi. 

*Disclaimer

Artikel ini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan saran atau ajakan untuk investasi atau trading. Risiko ditanggung masing-masing. 

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.