Visa Luncurkan Kartu Berbasis Bitcoin, Pertama di Australia

Naufal Muhammad

15th July, 2021

Masyarakat Australia nampaknya akan dapat menggunakan kartu Visa untuk membelanjakan Bitcoin yang dimiliki untuk konsumsi barang nyata.

Hal ini disebabkan Visa yang sedang dalam rencana untuk mempermudah adanya Kartu Debit serta Kredit berbasis Bitcoin di Australia.

Langkah ini dilakukan bersama CryptoSpend menurut laporan tersebar, membuat Visa menjadi perusahaan penyedia kartu pembayaran berbasis crypto pertama di Australia.

Visa Permudah Belanja dengan Bitcoin di Australia

Kerja sama ini dikabarkan akan menjadi kerja sama pertama untuk sebuah perusahaan keuangan memberikan jasa pembayaran melalui crypto yang berbasis kartu.

Nantinya Visa dikabarkan akan menjalankan kerja sama erat dengan CryptoSpend, yang nantinya akan mempermudah alur pembayaran.

CryptoSpend nantinya akan mempermudah pembayaran melalui beberapa mata uang crypto untuk disalurkan ke beberapa rekening bank di Australia.

Pembayaran tersebut nantinya tetap akan dihitung dalam jumlah uang fiat Dolar Australia, namun yang akan dikurangi dari rekening adalah crypto yang dimiliki.

Visa mengabarkan bahwa nantinya nama kartu tersebut akan bernama “Zero-Balanced Card” atau “Kartu Tanpa Dana”.

Hal ini disebabkan kartu tersebut nantinya akan menyimpan Bitcoin yang saat pembayaran terjadi akan terus berkurang berdasarkan nilai Dolar Australia.

Kabar yang beredar adalah kartu ini akan tersedia pada Bulan September 2021, dan akan diluncurkan melalui bantuan Novatti.

Novatti ini adalah sebuah perusahaan perangkat lunak yang berbasis di Australia, yang dikabarkan akan membantu operasional perangkat lunak secara keseluruhan.

Pengumuman ini masih belum beredar secara resmi akibat Visa dikabarkan baru akan mengumumkan secara resmi pada pekan depan.

Pertumbuhan Crypto Sebagai Alat Pembayaran

Pertumbuhan adopsi crypto sebagai alat pembayaran nampaknya terlihat terus berkembang, terutama menggunakan kartu.

Bukti pertumbuhan ini salah satunya dipimpin oleh Visa yang terlihat telah mengalami kerja sama dengan beberapa platform perdagangan crypto.

Dapatkan Informasi Menarik Seputar Crypto

Visa sendiri melaporkan penggunaan jasa pembayaran berbasis crypto di beberapa negara yang telah mencapai lebih dari Rp14,49 Triliun.

Pencapaian tersebut diraih hanya dalam enam bulan sejak awal Tahun 2021, yang merupakan pencapaian yang mengesankan.

Perusahaan ini juga dikabarkan telah kerja sama dengan beberapa perusahaan berbasis crypto lebih tepatnya 50 perusahaan.

Diantara perusahaan-perusahaan tersebut adalah Coinbase, Crypto.com, dan FTX, yang telah mempermudah transaksi di lebih dari 70 Juta toko di dunia.

Dengan adopsi yang meluas ke Australia, kemungkinan besar pertumbuhannya akan terus meningkat secara drastis.

Hal ini disebabkan perekonomian Australia yang relatif membaik dibandingkan negara lain, dengan angka penganggurannya yang dikabarkan telah turun 0,2%.

Selain itu, melihat penanganan Covid-19 yang cukup efektif di Australia, adopsi ini dapat mendorong penggunaan crypto semakin tinggi dengan cepat.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.