VeChain Luncurkan Token Baru dalam Ekosistemnya

Rossetti Syarief

6th November, 2021

Ekosistem VeChain terpantau alami perkembangan yang signifikan. Pertukaran terdesentralisasi (DEX) pertama mereka bekerja sama dengan AMM akan meluncurkan token baru dalam ekosistemnya, yang disebut governance token.

DEX juga mengumumkan, mereka akan meluncurkan Yield farming yang akan diterapkan pada saat yang sama dengan peluncuran governance token, pada 9 November yang mendatang.

Diluncurkan pada tahun 2019, VeChain VEX adalah salah satu protokol pelopor di sektor DeFi dengan komunitas yang berkembang sejak awal di bangun. 

Sepanjang sejarahnya, tim di belakang proyek telah mencoba untuk mempertahankan fokus pada pengguna dan secara progresif, yang membuat peningkatan pada platform begitu terlihat.

Peluncuran iterasi kedua mereka merupakan tonggak utama dalam me-modernisasi protokol dan memberi komunitas lebih banyak kekuatan untuk menentukan masa depannya. 

Peluncuran governance token, seperti yang dikatakan oleh tim VeChain dan DEX, ini adalah bagian dari langkah selanjutnya untuk menjadi platform yang sepenuhnya terdesentralisasi.

Pengguna akan dapat menentukan untuk mengubah biaya DEX, untuk mengintegrasikan trading pairs yang baru, mengubah model pada governance token, dan banyak lagi. 

DAO Hadir Mendukung VeChain

Seperti yang diungkapkan tim, governance token VEX akan didistribusikan ke semua anggota komunitas yang berdagang atau menyediakan likuiditas pada iterasi pertama mereka. 

Selain itu, pengguna akan dapat memperolehnya melalui program likuiditas untuk pasangan VEX/VET.

“30 hari pertama akan dijalankan oleh tim Vexchange, tetapi setelah itu governance token akan mengontrol tarif dan pasangan.” Ungkap perwakilan dari VeChain.

Snapshot airdrop retroaktif akan diambil pada ketinggian blok 9 juta. 2 juta VEX akan dialokasikan dengan 320 VEX kirim ke setiap alamat.

Jumlah VEX yang dialokasikan melalui penambangan likuiditas akan mencapai 2 juta dengan tambahan juta VEX untuk fungsi swap. 

Mirip dengan debut token tata kelola lainnya dengan program LP, pengguna akan menerima VEX tergantung pada volume/nilai dolar mereka yang dipertaruhkan di platform.

Governance token nantinya akan memiliki total pasokan 100 juta untuk dialokasikan pada 50 juta perbendaharaan DAO dengan vesting 2 tahun.

Sementara sisanya ada, 20 juta untuk founders dengan vesting 2 tahun, 20 juta untuk anggota tim masa depan juga dengan vesting 2 tahun, 5 juta untuk airdrop, dan 5 juta terakhir untuk program LP keduanya tanpa vesting. 

“Ide di balik alokasi token adalah untuk mendapatkan mayoritas token awal di tangan anggota komunitas dan membiarkannya beredar sebagai persiapan untuk modul tata kelola.” Jelas tim perwakilan DEX.

Setelah 9 November, dengan peluncuran VEX melalui airdrop dan penambangan likuiditas, tim akan fokus pada peluncuran model tata kelola. Dan tahun depan, pengguna harus dapat memilih keputusan dan proposal dengan sistem voting.

Pada waktu pers, VeChain diperdagangkan pada $0,13 dengan tren turun dengan sisa pasar crypto.

VET trending to the downside in the daily chart. Source: VETUSDT Tradingview

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik