Trader Dorong ETC ke Harga Tertinggi, Mengalahkan Ethereum

Naufal Muhammad

7th May, 2021

Ethereum (ETH) versi hardfork pertama, Ethereum Classic (ETC), mengalahkan Ethereum utama, dan terlihat naik secara signifikan.

Apresiasi terjadi akibat dorongan dari trader dan investor yang merasa sudah terlambat untuk membeli Ethereum sehingga pindah ke “alternatif”nya.

Pekan ini mayoritas crypto mengalami apresiasi, dan dipimpin oleh Ethereum Classic dan Telcoin (TEL) saat Bitcoin relatif stagnan.

Ethereum Classic Terbang Mengalahkan Ethereum

Ethereum Classic dikabarkan telah naik 300% lebih dalam satu pekan yang terlihat didorong oleh banyaknya komunitas dan lelucon di kalangan trader.

Apresiasi tersebut berhasil membawanya ke harga tertinggi baru pada $174,8 atau sekitar Rp2,5 Juta.

Seperti layaknya Dogecoin (DOGE), mayoritas crypto dengan komunitas kuat terlihat berhasil naik dalam beberapa pekan terakhir.

Crypto tersebut termasuk ETC yang naik setelah adanya dorongan dari trader yang merasa terlambat membeli Ethereum.

 CEO Blockstream, Adam Back mengomentari fenomena ini melalui Twitter dengan menyatakan bahwa kondisi Altcoins saat ini sama seperti hipotesis pasar “Casino” atau judi.

Ia juga menyatakan hal yang sama terhadap Dogecoin yang dirasa adalah sebuah cara untuk mendapat keuntungan secara cepat.

Hal tersebut disebabkan kondisi fundamental ETC yang dirasa kurang baik akibat tidak ada pembaruan dan telah mengalami serangan retasan hingga 51% jaringan beberapa kali.

Sehingga hal tersebut menunjukkan kondisi yang kurang aman dan kurang kuat pada jaringan ETC dibandingkan dengan Bitcoin dan Ethereum.

Mayoritas Trader Merasa Positif

Dorongan ini terlihat kuat dari mayoritas trader yang terlihat dari data pasar derivatif dari salah satu bursa Coinbase.

Menurut data, terlihat bahwa ETC mengalami premium atau perbedaan harga secara positif antara spot dan derivatif sebesar 50% menandakan kepercayaan trader terhadap ETC.

Saat ini mayoritas trader tersebut juga terlihat belum akan menutup posisinya yang memperkuat kepercayaan trader terhadap apresiasi harga ETC.

Barry Silbert juga mengingatkan kepada para pengikutnya di Twitter tentang ETC dimana harganya naik 35.900% di Tahun 2016.

Ia merasa apresiasi tersebut adalah apresiasi yang cukup sama dan apresiasi saat ini adalah suatu hal yang cukup menyenangkan.

Saat ini ETC berada pada posisi ke 13, naik signifikan dari posisi ke 38 walau memiliki fundamental yang kurang baik.

Apresiasi terjadi setelah Ethereum naik, menandakan adanya perpindahan dari pihak-pihak yang ingin mendapatkan keuntungan seperti Ethereum.

Saat ini cuitan di Twitter mengenai Ethereum juga sedang mengalami apresiasi yang terlihat dari data berikut.

Namun mayoritas trader dan investor serta analis di pasar mengingatkan kembali bahwa kondisi ini adalah kondisi yang cukup sesuai siklus.

Tapi jika mengincar keuntungan jangka pendek, perlu diingat kembali untuk tidak serakah dan selalu bergerak sesuai rencana awal.

Untuk kondisi ETC saat ini nampaknya hal tersebut adalah imbas dari Ethereum yang terlihat dari pasar derivatif dan narasi di sekitar media sosial.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.