Ketua HIVE Blockchain Sebut Ethereum Adalah Perak Versi Digital

Rossetti Syarief

12th October, 2021

Ketua Eksekutif HIVE Blockchain, Frank Holmes, mengungkapkan bahwa Ethereum (ETH) adalah perak versi digital dan akan menjadi cryptocurrency berikutnya yang akan meledak dan bersinar.

Menurut Holmes, jika Bitcoin (BTC) adalah emas versi digital, maka Ethereum adalah versi digitalnya perak.

Pernyataan itu Holmes ungkapkan dalam wawancaranya dengan Kitco News beberapa waktu lalu. Holmes juga membandingkan permintaan BTC dan ETH dengan permintaan emas dan perak dalam pasar yang sama.

Menurut surveynya, jika emas membutuhkan waktu 50 hari untuk naik 15-20%, sementara perak secara tiba-tiba sudah melonjak 30%.

Holmes juga mencatat, bahwa sementara ini emas telah digunakan sebagai aset safe haven dan perak secara historis memiliki jumlah kasus penggunaan yang lebih besar daripada emas.

Demikian pula, Bitcoin digunakan sebagai penyimpan nilai, sedangkan Ethereum memiliki lebih banyak pengguna karena teknologi smart contract pada blockchain-nya.

“Ethereum memiliki lebih banyak kegunaan daripada Bitcoin. Sebut saja seperti blockchain Ethereum yang bisa digunakan untuk DeFi dan NFT.” Tutur Holmes.

Selama wawancara, Holmes juga mencatat bahwa HIVE Blockchain melakukan penambangan pada aset kripto pertama yang diperdagangkan secara publik.

Aset tersebut juga telah yang terdaftar di Toronto Venture Exchange. Kemudian Holmes juga mengungkapkan jika menghadapi banyak tantangan ketika menambang Ethereum.

“Kami menghadapi begitu banyak tantangan saat menambang Ethereum karena anak muda yang memiliki chip GPU untuk bermain game. Mereka semua menambang Ethereum, oleh karena itu kami mendapatkan lebih sedikit koin. “ Jelas sang CEO.

Sesuai dengan kata-katanya, mesin yang dulu menghasilkan 300 ETH perhari, ketika cryptocurrency diperdagangkan pada $300, sekarang mesin tersebut hanya menghasilkan 80 ETH sehari. 

Kekhawatiran terbesar Holmes untuk cryptocurrency terbesar kedua tersebut adalah melihat kapitalisasi pasarnya.

HIVE Blockchain telah berencana memindahkan mekanisme konsensus nya ke Proof-of-Stake (PoS), yang nantinya dapat membantu menyusutkan pasokan di luar. Meski begitu, mereka tidak berencana menghentikan permintaan.

Namun demikian, Holmes juga membela para pengguna Bitcoin sebagai penyimpan nilai.

“Kemampuannya untuk mentransfer segera dan murah dibandingkan transfer uang tradisional seperti Western Union. Jadi, pengiriman uang antara negara maju dan negara berkembang adalah alasan klasik mengapa Bitcoin adalah cara terbaik untuk memindahkan uang.” Bela Holmes.

Disclaimer: Artikel ini merupakan berasal dari berbagai sumber dan pandangan penulis, artikel ini bukan ajakan untuk investasi. Semua keputusan ada di tangan pembaca dengan mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik