Coinvestasi (Banner Ads - Promo Coupon)

Harga · 6 min read

3 Tanda Onchain Menunjukkan Bitcoin Mulai Pulih

3 Tanda Onchain Menunjukkan Bitcoin Mulai Pulih

Jurrien Timmer, Direktur Divisi Makroekonomi Global dari Fidelity, salah satu perusahaan crypto terbesar di dunia baru saja mempublikasi analisis terkait Bitcoin melalui data onchain. 

Ia mengatakan bahwa saat ini Bitcoin memiliki potensi untuk mulai pulih akibat adanya beberapa tanda dari data on-chain atau data transaksi langsung dari blockchain.  

Menurutnya saat ini harga Bitcoin sudah mencapai harga dasarnya dan kemungkinan tidak akan turun lebih lagi bahkan bisa bergerak naik. 

Ia mempublikasi melalui Twitternya beberapa data yang membuktikan bahwa prediksinya kemungkinan besar akan benar. Berikut adalah tiga data on-chain yang ia gunakan.  

1. Rasio Bitcoin dan Emas

Data pertama yang digunakan adalah data rasio antara Bitcoin dan Emas dimana data tersebut membandingkan rasio antara harga Bitcoin dan Emas. 

Menurut Timmer, data tersebut sering digunakan karena sudah menjadi dasaran untuk memprediksi pergerakan Bitcoin karena diikat dengan aset terlaris saat ini yaitu Emas. 

3 Tanda Onchain Menunjukkan Bitcoin Mulai Pulih
Rasio Bitcoin dan Emas dari Fidelity

Menurut grafik data tersebut, angka rasio saat ini berada di batas bawah yang baik sama dengan sebelum Bitcoin mengalami apresiasi signifikan di 2021 dan 2020. 

Melihat grafik tersebut, jika angka tersebut terjaga di batas yang terlihat, maka kemungkinan besar Bitcoin akan mulai mengalami apresiasi kembali seperti Tahun 2020 dan Tahun 2021 walau tidak seperti sebelumnya melihat saat ini sedang bear market. 

Jika bergerak kembali naik, maka Bitcoin akan melanjutkan konsolidasinya yang dimulai dari sejak akhir Tahun 2021. Kemungkinan besar Bitcoin akan kembali mencoba mencapai $50,000 jika data ini benar. 

2. Dormancy Flow

Data berikutnya yang ia gunakan adalah Dormancy Flow yang merupakan sebuah indikator yang melihat banyaknya Bitcoin yang dimiliki investor jangka panjang yang dijual. 

Saat ini data terlihat menunjukkan angka yang rendah yang menunjukkan investor yang menyimpan Bitcoin dalam jangka panjang terlihat meningkat. 

Timmer menyatakan bahwa dengan angka Dormancy Flow yang berada di angka terendah sejak Tahun 2014, Bitcoin memiliki harapan untuk tidak turun lebih jauh bahkan naik. 

3 Tanda Onchain Menunjukkan Bitcoin Mulai Pulih
Bitcoin Dormancy Flow dari Fidelity

Jika melihat pergerakan pada Tahun 2014, saat itu adalah kondisi dimana bull run baru selesai dan crypto masuk ke bear market. 

Pada saat itu pergerakan harga mayoritas crypto terlihat bergerak stagnan namun tidak turun lebih jauh setelah koreksi yang signifikan. 

Apa bila mengacu pada pergerakan tersebut, kemungkinan besar saat ini Bitcoin akan mengalami konsolidasi yang panjang tapi tidak akan turun lebih jauh lagi terutama dari $28,000 yang merupakan batas bawah terkuatnya beberapa hari terakhir. 

Data tersebut disandingkan dengan model permintaan yang dinamakan S-Curve Model yang mencerminkan prediksi harga Bitcoin. 

Jika melihat pada model tersebut, kemungkinan besar jika disandingkan dengan data Dormancy Flow, kemungkinan Bitcoin hanya akan naik atau stagnan dan tidak akan turun lebih jauh. 

3. Bitcoin Holder 

Terakhir adalah data Bitcoin Holder yang merupakan data yang menunjukkan seberapa banyak investor Bitcoin jangka panjang yang menyimpan Bitcoinnya dan tidak menjual. 

Terlihat bahwa walau terjadi penurunan harga Bitcoin hingga 60% mayoritas investor jangka panjang atau yang biasa disebut dengan holder masih belum menjual. 

3 Tanda Onchain Menunjukkan Bitcoin Mulai Pulih
Data Bitcoin Hodlers dari Fidelity

Terlihat bahwa saat ini masih ada 13% dari seluruh investor jangka panjang yang masih menyimpan Bitcoinnya dan tidak menjual walau koreksi signifikan. 

Angka investor jangka panjang ini juga belum terlihat menurun sejak Tahun 2020 yang menandakan tekanan jual semakin berkurang secara garis besar. 

Melihat data tersebut bahwa bisa dikatakan bahwa investor jangka panjang yang menjual terlihat menurun yang mengecilkan kemungkinan untuk harga Bitcoin turun lebih lanjut. 

Hal ini disebabkan mayoritas investor jangka panjang memiliki Bitcoin yang disimpan dalam jumlah yang cukup besar. 

Menurut kesimpulan dari tiga data tersebut, bisa dikatakan bahwa saat ini Bitcoin kemungkinan besar akan bertahan dan tidak akan turun lebih lanjut. 

Jurrien Timmer menyatakan bahwa dengan data ini terdapat kesimpulan saat ini batas bawah Bitcoin terlihat kuat dan menjadi kesempatan yang baik untuk membeli. 

*Disclaimer

Artikel ini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan saran atau ajakan untuk investasi atau trading. Risiko ditanggung masing-masing.

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

Topik

author
Naufal Muhammad

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.