Pencarian NFT Berhasil Ungguli Crypto di Google Trends

Anisa Giovanny

25th December, 2021

Tahun 2021, Bitcoin naik lebih dari dua kali lipat harga tertinggi sepanjang masa, ekosistem Ethereum melonjak, investor institusional melompat ke crypto, dan Dogecoin raih peningkatan signifikan. Tapi, satu hal yang tidak bisa berhenti dibicarakan semua orang adalah NFT.

Tahun lalu, NFT masih menjadi kosa kata yang tidak umum, sekarang mereka adalah fenomena arus utama.

Tahun ini pencarian NFT di Google Trends  berhasil mengungguli crypto untuk pertama kalinya.

Pencarian Crypto vs NFT di Google Trend
Pencarian Crypto vs NFT di Google Trends

Peningkatan tajam dalam lalu lintas pencarian untuk NFT menawarkan indikasi yang jelas bahwa koleksi digital telah memasuki  adopsi arus utama dan menjadi topik terhangat tahun ini.

Selama rentang waktu 12 bulan, istilah tersebut tidak hanya merasuki budaya yang lebih luas dan menjadikan kepemilikan aset digital sebagai konsep yang lebih dikenal secara luas, tetapi industri ini juga telah melonjak hingga miliaran dolar dalam perdagangan bulanan.

Transaksi di OpenSea, salah satu marketplace NFT terbesar pun berhasil melebihi $10 miliar.

Dengan $10,67 miliar dalam volume perdagangan Q3 dan diperkirakan $22 miliar saat ini, per data dari DappRadar, pasar NFT berkembang pesat dengan ekosistem yang semakin matang. 

Sementara itu, NFT telah membantu memperkenalkan orang pada teknologi cryptocurrency dan blockchain dengan cara yang berbeda menggunakan visual, suara, permainan, dan lain sebagainya.

Seperti yang dikatakan CEO Nansen Alex Svanevik kepada Decrypt pada bulan September, “DeFi telah membawa modal ke crypto, dan NFT membawa orang-orang ke crypto.”

NFT di Berbagai Industri

Peningkatan besar dalam permintaan NFT terlihat di berbagai industri, salah satu yang masih hangat adalah merk besar seperti Nike dan Adidas yang masuk ke trend ini dan menjadi salah satu langkah awal bagi mereka untuk masuk ke metaverse, trend baru yang akan diprediksi meledak tahun depan.

Selain itu ada pula artis-artis top dunia, seperti Snoop Dog, Grimes, Steve Aoki, Mila Kunis, dan Melania Trump mempromosikan koleksi NFT mereka sendiri kepada publik.

Ketiga, game NFT seperti Axie Infinity dan Sorare memungkinkan pemain untuk belajar tentang crypto dan NFT, serta mendapatkan  penghasilan saat bermain video game turut memicu gelombang popularitas NFT.

Hasil penjualan dari NFT pun dapat digunakan untuk organisasi nirlaba atau amal, seperti membangun sekolah untuk anak-anak di Uganda.

NFT memungkinkan seniman di seluruh dunia untuk mempromosikan karya mereka tanpa melalui pameran fisik yang seringkali membutuhkan modal besar dan saat ini masih terhalang kondisi pandemi.

Salah satu contohnya adalah pameran pameran seni Art Moments Jakarta yang mengenalkan NFT dari blockchain Tezos atau Mongon NFT yang memberikan kisah mengenai penunggang kuda Nomaden dan sejarah stepa ke blockchain.

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency