Pecah Rekor Baru, AVAX Tembus All-Time High!

Rossetti Syarief

17th September, 2021

Harga AVAX melonjak ke rekor baru setelah arus masuk yang deras memasuki protokolnya melalui cross-chain bridge dan institusional investor yang menjanjikan $230 juta dalam pendanaan tertinggi untuk ekosistem AVAX yang berkembang pesat.

Pada 16 September, harga Avalanche (AVAX) mencapai level tertinggi baru sepanjang masa di angka $68,89.

Selama beberapa bulan terakhir ini, proyek tersebut alami peningkatan yang konsisten dan bersiap menantang dominasi jaringan Ethereum (ETH) di antara platform smart contract

Menurut situs web proyek, protokol layer-one mampu melampaui 4.500 transaksi per detik (TPS) dengan waktu penyelesaian kurang dari 2 detik.

Pernyataan itu kemudian didukung oleh data Cointelegraph Markets Pro dan TradingView yang menunjukkan bahwa sejak mencapai titik terendah $32,10 pada 7 September kemarin, harga AVAX telah reli 111% dan membawa AVAX memecahkan rekor.

Ada tiga alasan di balik melonjaknya harga AVAX, salah satunya karena volume perdagangan selama 24 jamnya melonjak 200% atau setara dengan $2,8 miliar.

Dana Masuk Dengan Deras ke Avalanche

Lonjakan momentum yang terlihat pada harga AVAX pada 16 September kemarin, terjadi setelah pengumuman bahwa sejumlah dana besar termasuk Polychain Capital, Three Arrows Capital, dan modal Dragonfly mengambil bagian dalam putaran pendanaan $230 juta untuk proyek tersebut.

Ini berhasil menandai investasi terbesar ke dalam ekosistem AVAX hingga saat ini dan menunjukkan bahwa investor institusional yang lebih besar mulai tertarik dengan AVAX.

Sejauh ini, jaringan Avalanche masih berusaha untuk diberi kesempatan menjelaskan mengapa mereka adalah pilihan yang lebih baik.

Hal ini tentunya akan mengarah pada peningkatan mangsa pasar mereka ke lebih banyak investor lagi.

Migrasi likuiditas dan peningkatan TVL

Alasan kedua adalah migrasi aset yang berkelanjutan dari jaringan seperti ETH ke AVAX untuk berpartisipasi dalam ekosistem keuangan terdesentralisasi yang berkembang.

Bukti migrasi aset juga dapat ditemukan dalam data total valuelocked (TVL) yang disediakan oleh Defi Llama.

Data tersebut akan menunjukkan bahwa TVL di Avalanche telah meningkat pesat sejak 19 Agustus silam dan berhasil mencapai rekor tertinggi baru $2,17 miliar pada 16 September.

Kenaikan TVL sebagian besar disebabkan oleh peluncuran dan pertumbuhan beberapa protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang sukses di Avalanche termasuk Benqi (QI), Trader Joe (JOE) dan Pangolin (PNG).

Kemitraan dan Integrasi Terkait Crypto

Faktor ketiga yang membantu meningkatkan nilai AVAX adalah serangkaian pengumuman kemitraan dan integrasi yang telah menarik minat investor dan menyoroti proyek tersebut.

Sama halnya dengan ekosistem Avalanche NFT yang berhasil menyita perhatian berkat kemitraannya dengan The Topps Company, yang meluncurkan seri koleksi digital NFT “Inception” pada jaringannya.

Ada juga pemungutan suara yang sedang berlangsung di komunitas Aave, salah satu protokol DeFi teratas dalam ekosistem cryptocurrency.

Sebuah suara persetujuan dapat menyebabkan peningkatan lebih lanjut dalam TVL di Avalanche karena aset yang disimpan ke AAVE di Ethereum akan berpotensi untuk dimigrasikan Avalanche.

Dan seperti yang terlihat pada grafik di atas, Skor VORTECS™ untuk AVAX melonjak ke hijau dan mencapai tertinggi 86 pada 13 September, sekitar 24 jam sebelum harga naik 40% selama dua hari berikutnya.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik