Berita Altcoins · 6 min read

Jika Pola Ini Terulang, Litecoin Terancam Turun

Jika ditinjau dari kapitalisasi pasarnya, Litecoin (LTC) memang belum masuk jejeran cryptocurrency teratas. Namun, LTC tetap memiliki nilai dan pencapaian yang bisa menjadi pertimbangan investor.

Meski begitu, Litecoin sedang alami tren turun secara beransur belakangan ini, kabarnya aksi harga tersebut masih aktif dalam jangka waktu yang belum ditetapkan.

Sebenarnya, apa yang terjadi? Simak artikel di bawah ini!

2022 Bisa Jadi Menjadi Kehancuran LTC

Litecoin memiliki tingkat adopsi yang sebenarnya cukup unggul jika dibandingkan dengan sebagian besar altcoin lainnya.

Namun sayang, aset yang dulunya sempat digadang-gadangkan sebagai saingan Bitcoin itu justru gagal menjadi sarana investasi yang andal.

Litecoin pernah terjebak dalam tren turun secara beransur selama 7 bulan lamanya. Padahal sebelumnya, LTC berhasil mendapatkan reli di kisaran $200.

Harga tersebut jatuh di bawah garis tren karena bullish tidak mampu mempertahankannya. Dan saat penulisan, Litecoin hanya diperdagangkan dengan harga $147.

Ketika harga LTC jatuh setelah mendapatkan reli, RSI secara tidak terduga menunjukan pola yang sebelumnya pernah terjadi.

Pada skala makro, dapat terlihat jatuhnya Litcoin ke zona bearish-netral yang berkepanjangan ini, terakhir kali terlihat pada Juni dengan penurunan 63,5%.

Pergerakan grafik harga tersebut merepresentasikan pola kuat dari pola yang pernah terjadi sebelumnya dengan penjabaran:

  • Reli April mempertahankan RSI di zona bullish selama sekitar 46 hari.
  • Reli Agustus berikutnya juga berlangsung selama 43 hari.
  • Reli terakhir November berlangsung selama 46 hari juga.
Pola Harga Litecoin

Jika Litecoin bertahan selama 63 hari dengan penurunan 63,5%, ini menandakan kehancuran Litecoin di tahun depan dengan berakhir di kisaran harga $101,6 pada 20 Januari 2022.

Baca Juga: Crypto.com Luncurkan Daftar Prediksi, Satu Sektor Disebut Mendominasi 2022!

Sementara itu, volume Litecoin tiba-tiba melonjak hingga $10,4 miliar dan yang menarik, kohort yang berkontribusi tertinggi untuk volume ini adalah seorang whale. 

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Rossetti Syarief

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.