Jika Pola Ini Terulang, Litecoin Terancam Turun

Rossetti Syarief

29th December, 2021

Jika ditinjau dari kapitalisasi pasarnya, Litecoin (LTC) memang belum masuk jejeran cryptocurrency teratas. Namun, LTC tetap memiliki nilai dan pencapaian yang bisa menjadi pertimbangan investor.

Meski begitu, Litecoin sedang alami tren turun secara beransur belakangan ini, kabarnya aksi harga tersebut masih aktif dalam jangka waktu yang belum ditetapkan.

Sebenarnya, apa yang terjadi? Simak artikel di bawah ini!

2022 Bisa Jadi Menjadi Kehancuran LTC

Litecoin memiliki tingkat adopsi yang sebenarnya cukup unggul jika dibandingkan dengan sebagian besar altcoin lainnya.

Namun sayang, aset yang dulunya sempat digadang-gadangkan sebagai saingan Bitcoin itu justru gagal menjadi sarana investasi yang andal.

Litecoin pernah terjebak dalam tren turun secara beransur selama 7 bulan lamanya. Padahal sebelumnya, LTC berhasil mendapatkan reli di kisaran $200.

Harga tersebut jatuh di bawah garis tren karena bullish tidak mampu mempertahankannya. Dan saat penulisan, Litecoin hanya diperdagangkan dengan harga $147.

Ketika harga LTC jatuh setelah mendapatkan reli, RSI secara tidak terduga menunjukan pola yang sebelumnya pernah terjadi.

Pada skala makro, dapat terlihat jatuhnya Litcoin ke zona bearish-netral yang berkepanjangan ini, terakhir kali terlihat pada Juni dengan penurunan 63,5%.

Pergerakan grafik harga tersebut merepresentasikan pola kuat dari pola yang pernah terjadi sebelumnya dengan penjabaran:

  • Reli April mempertahankan RSI di zona bullish selama sekitar 46 hari.
  • Reli Agustus berikutnya juga berlangsung selama 43 hari.
  • Reli terakhir November berlangsung selama 46 hari juga.
Pola Harga Litecoin

Jika Litecoin bertahan selama 63 hari dengan penurunan 63,5%, ini menandakan kehancuran Litecoin di tahun depan dengan berakhir di kisaran harga $101,6 pada 20 Januari 2022.

Baca Juga: Crypto.com Luncurkan Daftar Prediksi, Satu Sektor Disebut Mendominasi 2022!

Sementara itu, volume Litecoin tiba-tiba melonjak hingga $10,4 miliar dan yang menarik, kohort yang berkontribusi tertinggi untuk volume ini adalah seorang whale. 

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.