Anggota Parlemen AS Kenalkan RUU Crypto 2022

Rossetti Syarief

26th December, 2021

Senator Wyoming Cynthia Lummis, salah satu anggota parlemen Amerika Serikat di balik banyak undang-undang pro-crypto, berencana untuk memperkenalkan RUU komprehensif terbaru pada 2022 yang akan menangani aset digital.

Dalam laporannya 23 Desember lalu, Bloomberg mengatakan RUU crypto yang diusulkan Lummis bertujuan untuk memberikan kejelasan peraturan tentang stablecoin, memandu regulator di sekitar kelas aset, serta menawarkan perlindungan konsumen.

Selain itu, senator Amerika Serikat juga dilaporkan tengah mengusulkan pembentukan organisasi di bawah yurisdiksi bersama SEC dan CFTC untuk mengawasi pasar crypto.

Di laman Twitter-nya, Lummis menyerukan warga Amerika Serikat yang memiliki hak suara untuk menjangkau senator masing-masing guna mendukung RUU tersebut.

Baca juga: Eksekutif Crypto Bimbing Kongres Soal Aset Digital

Sebelumnya, Senator Wyoming sebenarnya telah bekerja dengan Demokrat Mark Warner dan Kyrsten Sinema untuk mencoba memperbaiki definisi broker dalam RUU infrastruktur yang kini telah ditandatangani menjadi undang-undang pada bulan November.

Setiap undang-undang yang diajukan di Senat kemungkinan akan membutuhkan dukungan dari setidaknya 60 anggota parlemen untuk memberikan suara.

Dan saat ini, Demokrat telah menguasai 50 dari 100 kursi di Senat, dengan Wakil Presiden Kamala Harris dapat bertindak sebagai tiebreak jika diperlukan.

Sementara itu, menjadi salah satu anggota parlemen yang mengusung banyak undang-undang pro-crypto, Lummis kini telah terang-terangan menyatakan dia membeli Bitcoin (BTC) dan menyebutkan nominalnya.

Lummis memegang aset Bitcoin senilai antara $50.001 dan $100.000 sebagai bagian dari Stop Trading on Congressional Knowledge Act. 

Ada juga anggota kongres lainnya yang dilaporkan ikut berinvestasi dengan instrumen crypto, termasuk Perwakilan Illinois Marie Newman, Perwakilan Texas Michael McCaul, Perwakilan Pennsylvania Pat Toomey, Perwakilan Alabama Barry Moore, Perwakilan New Jersey Jefferson Van Drew, hingga Perwakilan Florida Michael Waltz.

Di sisi lain, anggota parlemen progresif Alexandria Ocasio-Cortez memberi tanggapan berbeda dengan mengatakan, tidak pantas baginya untuk memegang BTC atau aset digital lainnya.

Anggota DPR dari Partai Demokrat tersebut berpendapat, bahwa karena anggota parlemen memiliki akses ke informasi sensitif dan kebijakan yang akan datang, investasi semacam itu dapat memengaruhi ketidakberpihakan mereka.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.