Berita Regulasi · 8 min read

Anggota Parlemen AS Kenalkan RUU Crypto 2022

Senator Wyoming Cynthia Lummis, salah satu anggota parlemen Amerika Serikat di balik banyak undang-undang pro-crypto, berencana untuk memperkenalkan RUU komprehensif terbaru pada 2022 yang akan menangani aset digital.

Dalam laporannya 23 Desember lalu, Bloomberg mengatakan RUU crypto yang diusulkan Lummis bertujuan untuk memberikan kejelasan peraturan tentang stablecoin, memandu regulator di sekitar kelas aset, serta menawarkan perlindungan konsumen.

Selain itu, senator Amerika Serikat juga dilaporkan tengah mengusulkan pembentukan organisasi di bawah yurisdiksi bersama SEC dan CFTC untuk mengawasi pasar crypto.

Di laman Twitter-nya, Lummis menyerukan warga Amerika Serikat yang memiliki hak suara untuk menjangkau senator masing-masing guna mendukung RUU tersebut.

Baca juga: Eksekutif Crypto Bimbing Kongres Soal Aset Digital

Sebelumnya, Senator Wyoming sebenarnya telah bekerja dengan Demokrat Mark Warner dan Kyrsten Sinema untuk mencoba memperbaiki definisi broker dalam RUU infrastruktur yang kini telah ditandatangani menjadi undang-undang pada bulan November.

Setiap undang-undang yang diajukan di Senat kemungkinan akan membutuhkan dukungan dari setidaknya 60 anggota parlemen untuk memberikan suara.

Dan saat ini, Demokrat telah menguasai 50 dari 100 kursi di Senat, dengan Wakil Presiden Kamala Harris dapat bertindak sebagai tiebreak jika diperlukan.

Sementara itu, menjadi salah satu anggota parlemen yang mengusung banyak undang-undang pro-crypto, Lummis kini telah terang-terangan menyatakan dia membeli Bitcoin (BTC) dan menyebutkan nominalnya.

Lummis memegang aset Bitcoin senilai antara $50.001 dan $100.000 sebagai bagian dari Stop Trading on Congressional Knowledge Act. 

Ada juga anggota kongres lainnya yang dilaporkan ikut berinvestasi dengan instrumen crypto, termasuk Perwakilan Illinois Marie Newman, Perwakilan Texas Michael McCaul, Perwakilan Pennsylvania Pat Toomey, Perwakilan Alabama Barry Moore, Perwakilan New Jersey Jefferson Van Drew, hingga Perwakilan Florida Michael Waltz.

Di sisi lain, anggota parlemen progresif Alexandria Ocasio-Cortez memberi tanggapan berbeda dengan mengatakan, tidak pantas baginya untuk memegang BTC atau aset digital lainnya.

Anggota DPR dari Partai Demokrat tersebut berpendapat, bahwa karena anggota parlemen memiliki akses ke informasi sensitif dan kebijakan yang akan datang, investasi semacam itu dapat memengaruhi ketidakberpihakan mereka.

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Rossetti Syarief

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.